11 Hal yang Dilalui Sebelum Memutuskan Untuk Menikah

By NSCHY on under How To, Relationship

Di saat umurmu sudah matang dan pasangan yang sudah mantap, kamu dan pasangan sudah pantas untuk memikirkan pernikahan. Ragu, takut, khawatir dan perasaan negatif lain akan senantiasa muncul. Terlebih lagi, perasaan bertanya-tanya “gue udah siap belum ya?” akan selalu terlintas di kepala.

Untuk kalian yang terus bertanya-tanya, ada baiknya perhatikan beberapa hal di bawah ini sebelum memutuskan untuk menikah:

1. Pergi plesir bersama

Pergi plesir bersama pasangan katanya dipercaya bisa lebih mengenal satu sama lain. Jadi ada baiknya paling tidak kalian pergi travelling bersama sekali atau dua kali untuk mengetahui dan mengenal pasanganmu lebih dalam. Pergi plesir juga dapat meningkatkan kemungkinan untuk beradu pendapat, terlebih lagi di saat kalian tersesat, bosan, atau bahkan saat ketinggalan kereta atau pesawat. Jadi pastikan kalian memanfaatkan waktu ini untuk lebih mengenal dan memahami satu sama lain.

2. Bertengkar

Sebelum kalian memutuskan untuk menikah, pastikan kalian sudah melalui berbagai pertengkaran. Ets, jangan salah, bertengkar bukan berarti selalu hal negatif lho. Entah apapun permasalahan kalian, yang terpenting adalah bagaimana kalian mengatasi masalah tersebut dan menghindari hal yang sama di kemudian hari. Dari bertengkar jugalah kalian lebih bisa mengerti dan memahami satu sama lain dan bisa menilai sebagaimana besar pasanganmu berusaha untuk memperbaiki hal-hal.

3. Belajar dari kesalahan masing-masing

Setelah kalian sudah melewatkan waktu yang cukup lama bersama, kurang lebihnya kalian sudah memahami sifat baik dan buruknya pasanganmu. Belajar dari kesalahan, belajar dari pertengkaran dan belajarlah untuk menjadi lebih baik lagi. Di saat kalian sudah memasuki tahap percaya bahwa pasanganmu sudah belajar dari kesalahannya, dari situlah kalian sudah pantas yakin untuk melanjutkan hubungan yang lebih serius.

4. Jatuh cinta, lagi

Konsep pernikahan itu terlihat mudah dan menyenangkan; menghabiskan waktu bersama yang tersayang sepanjang masa. Tapi sadarkah kalian kalau bosan itu pasti ada? Di dalam berpacaran, ketemu seminggu 3-4 kali saja sudah bisa bosan, apalagi setelah menikah kalian akan berada dalam satu ranjang setiap malam? Setelah banyak hal yang sudah kalian lalui, pahit dan manisnya, pastikan kalian telah dan siap jatuh cinta berdua lagi.

5. Mendiskusikan keuangan

Pernikahan yang baik adalah pernikahan yang blak-blakan terhadap keuangan. Tentunya ini merupakan tahap di saat kalian sudah melalui hubungan yang lebih serius. Bila kalian belum masuk ke tahap ini, belajarlah untuk mendiskusikan permasalahan keuangan supaya di saat sudah menikah nanti, kalian lebih memahami yang tentunya akan berhubungan dengan gaya hidup kalian nanti. Jadi, terbukalah!

6. Berbincang mengenai rencana jangka panjang

Apakah benar kamulah impian dia untuk menghabiskan waktu bersama? Apakah kamu menikahi orang yang mempunyai visi misi untuk masa depan? Apakah ia sudah mempunyai rencana masa depan bersamamu? Membahas rencana ke depan juga merupakan tahap awal sebelum menikah untuk menyelaraskan tujuan kalian berdua. Jangan sampai di tengah jalan terbersit kata-kata “kita udah nggak sejalan” ya!

7. Berdiskusilah mengenai perselingkuhan

Ada banyak faktor yang dapat membuat orang selingkuh. Mulai dari pasangan yang sibuk, keuangan rumah tangga yang sedang kacau balau, masalah anak, hingga masalah personal, bosan. Sebelum menikah, pastikan kalian sudah berdiskusi mengenai perselingkuhan, mulai dari kemungkinan alasan yang membuat kalian berselingkuh hingga perjanjian sangsi atas perselingkuhan diantara kalian.

8. Saling menunjukan bagian terburuk

Di saat pasangan sedang jatuh cinta, bagian terbaiknya adalah mereka selalu menunjukan yang terbaik dalam dirinya di depan pasangannya. Ya, tapi itu hanya sementara. Jika kalian berniat untuk menghabiskan hidup bersama, pastikan kalian sudah melihat sisi gelap pasanganmu dan begitu pula sebaliknya serta sudah menerimanya. Di saat kalian sudah mengetahui sisi buruknya, di situlah kalian sudah mengenal pasanganmu sebaik-baiknya.

9. Berdiskusi mengenai anak dan urusan rumah

Saat hubungan kalian sudah mencapai tahap yang lebih serius sebelum pernikahan, ada baiknya kalian berdiskusi mengenai anak. Dalam obrolan ini juga kalian bisa semakin memantapkan hati kepada pasanganmu.

Selain itu, pastikan kalian juga sudah berdiskusi mengenai urusan rumah dan pekerjaan, seperti pembagian tugas rumah, dan bahkan pekerjaan sang istri, apakah calon suamimu kelak mengizinkanmu untuk mengejar karir atau menginginkan ibu rumah tangga saja. Jika ada hal yang memberatkan di bagian ini, ada baiknya kalian berdiskusi sebelum melanjutkan ke tahap yang lebih serius. Ini bukan hal yang sepele karena ini menyangkut karir sang perempuan juga, kan?

10. Mendiskusikan harapan

Apakah kalian sedang menuju jalan yang sama? Apakah kalian memimpikan harapan yang sama? Pernikahan merupakan sebuah perjalanan baru dalam hidup kalian berdua. Di saat suamimu kelaklah yang akan menuntun jalan, pastikan kamu mengawasi dan mengarahkannya ke arah yang sama.

11. Mengenal keluarga satu sama lain dengan baik

Di dalam pernikahan, kalian tidak hanya menikahi orang yang kalian cintai, tapi juga keluarga pasangan kalian. Sebelum memutuskan untuk menikah, rasanya wajib untuk memeluk keluarga pasangan kalian hingga kalian merasa seperti berada di keluarga sendiri. Karena pada akhirnya, keluarga pasanganmu akan menjadi keluargamu juga.

Pada dasarnya, setelah manusia sudah mendapatkan pasangan yang cocok dan saling mencintai dan juga sudah mempunyai pekerjaan tetap untuk menjadi modal di masa depan, keduanya sudah pantas untuk melangsungkan pernikahan. Jadi, jika 11 hal di atas sudah kamu lalui, tidak ada alasan lain untuk menunda pernikahan!

×