Cliff-And-Ocean Themed Wedding At The Edge Bali

By Septa Mellina on under The Wedding

Style Guide

Style

International

Venue

Outdoor

Colors

Vendor That Make This Happened

Holy Matrimony & Wedding Reception

Venue The Edge

Event Styling & Decor Jonquilla Decor

Photography Danny Halim

Bride's Attire Anne Avantie

Make Up Artist Mimi Kwok

Jewellery & Accessories Rinaldy A Yunardi

Groom's Attire Hugo Boss

Invitation The Paperie

Souvenir Kkum.i

Wedding Cake Ixora Cakes

Wedding Entertainment Treasure Band

Catering ABC Catering

Wedding Organizer Vara Wedding

Berawal dari pertemanan semasa kuliah bersama di Vancouver, Kanada, Shirley Gunawan dan Steven Hartanto akhirnya berpacaran selama tujuh tahun. Keduanya pun mengikat janji sehidup semati beberapa bulan silam. “Steven planned the proposal and it was very sweet. Diam-diam, dia menghubungi orang tuaku untuk melamarku. Then Steven did some coordination with my parents to plan for a surprise proposal. So, it was on Monday and I went to work. Sekitar jam 11, mama telepon dan memintaku untuk pulang sebentar karena mama minta bantu sesuatu. Saat aku pulang, anjing kesayanganku Kudo nyamperin. Tapi saat itu Kudo pakai tuxedo. Lalu mama panggil aku naik ke atas dan lantai 2 sudah didekorasi sedemikian rupa. Steven was there kneeling down. It was priceless! Then when he asked, and I said Yes. We were quite embarrassed because mom was there watching and some of the maids too who helped Steven decorating earlier,” kenang Shirley bahagia.

Karena kecintaan mereka terhadap pemandangan laut, pasangan ini memilih The Edge Bali sebagai lokasi pernikahan mereka. Selain itu, Steven juga mengaku begitu menggandrungi konsep desain minimalis dan modern dengan sentuhan kemewahan. Konsep pernikahan outdoor yang mereka angkat juga menghadapi tantangan cuaca. Untungnya, pernikahan yang berlangsung pada 3 Oktober lalu tersebut didukung oleh cuaca yang hangat dan windy.

Untuk soal desain, ternyata Shirley yang banyak berperan dalam hal ini. Ia memadukan warna kuning dan ungu untuk mempercantik tema rustic yang unik dan cantik. Shirley juga menggabungkan ornamen kerang laut ke wedding bouquet-nya untuk menyesuaikan dengan tema pernikahan.

Selain dekorasi yang cantik, pernikahan Shirley dan Steven juga begitu intimate dan hangat. Rupanya, pasangan ini sengaja hanya mengundang 200 tamu di hari bahagia mereka. “Kita hanya mengundang keluarga, teman dekat dan rekan kerja VIP yang datang dari Indonesia, Singapura, Australia dan Kanada. Semua tamu sebenarnya juga saling kenal jadi suasana sudah hangat dan akrab. Looks like everyone is having a good time. We certainly hope so,” kata Steven.

Di hari pernikahan tersebut, Shirley sendiri menggunakan dua gaun berbeda. Untuk pemberkatan nikah ia mengenakan gaun putih dari Vera Wang. Sementara untuk dinner reception, ia mengenakan kebaya karya Anne Avantie untuk sentuhan pernikahan traditional heritage seperti yang diharapkan Shirley. Sepatu yang Shirley kenakan juga dibuat oleh Anne Avantie agar matching dengan kebayanya. Untuk riasan rambut, Shirley mengenakan simple crown-like bando agar sesuai dengan kebaya tradisionalnya.

Saat ditanya mengenai highlight wedding mereka, pasangan ini mengaku sangat bahagia dengan cuaca yang mendukung di sepanjang hari pernikahan. “Seeing all our happy guests’ faces (especially during the after-party) is also one of our highlights,” kata keduanya bahagia.

Ada pula kejadian lucu saat pasangan ini diminta ke belakang screen projector untuk dibuatkan video. “So we did. But after some time, we ran out of ideas of what to do, so Shirley started to do funny dances. And then we heard laughter from the audience. Jadi ternyata the whole time we do our acting scenes behind the screen, everybody saw the silhouette hahaha,” kenang Steven sembari tertawa.

Menurut The Bride Dept sendiri, selain cantik dan indah, pernikahan pasangan ini juga sangat unik karena melibatkan Kudo, anjing kesayangan mereka. Ternyata, anjing yang satu ini lahir di Kanada dan telah mereka pelihara selama 5 tahun lamanya. Saking sayangnya dengan Kudo, Shirley dan Steven membawa anjing tersebut terbang dari Kanada menuju Indonesia untuk tinggal bersama mereka. Selain ikut memeriahkan acara wedding proposal, Kudo juga menjadi inspirasi mereka untuk desain undangan dan wedding ring box holder.

Top 3 vendors favorit Shirley dan Steven:

Kkum.i

“They are the creative force behind some of our wedding day accessories. We love their packaging and thankful with the final presentation of the products.”

Vara Wedding
Our main coordinator Ivon helped us during the planning stage all the way till the execution. Ivon was helpful and responsive to our questions in Whatsapp chat or emails. She helped us to find some of the best vendors and accompanied us during our site inspections in Bali.”

Jonquilla Decor
“Tania helped to execute some of our decor ideas into reality and is also flexible with dealing last-minute requests.”

Special mentions: MC Arnold (for being fun and spontaneous), Treasure Band (for the wonderful live music) and ABC Catering (for the awesome foods). We received many many compliments about them and would really recommend them to any future couples!!

Tips dari Shirley dan Steven untuk para brides-to-be:

  1. Plan ahead and secure your venue well in advance.Kami harus book The Edge hampir setahun sebelum hari H pernikahan. Maklum, Bali makin sering dipilih para couple untuk melangsungkan pernikahan.
  2. Having a well-organized wedding planner is also definitely a must as they can help you tremendously during the planning and actual day execution. Wedding planner ini membantu kami dalam berbagai legal paperwork, estimating transportation needs and many details need of that day itself such as during Tepai Ceremony if you have one. Mereka juga yang memastikan agar seluruh vendor bekerja dengan baik. Karena mereka juga sudah berpengalaman mengurusi pernikahan, mereka tahu pasti hal-hal detail yang dibutuhkan, seperti kapasitas listrik yang dibutuhkan dan sebagainya.