Lamaran Hangat Nan Sederhana di Mirasari Kemang

By Leni Marlin on under The Engagement

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Colors

Tak pernah terpikir di benak Ayu untuk menjalin hubungan yang lebih dari sekadar teman dengan Irham, teman kuliahnya. “Kami sudah mulai berteman sejak Semester 2. Physically, he’s not my type. Aku sukanya cowok yang rugged, agak-agak berantakan gitu. Sementara Irham orangnya rapi dan bersih banget, tipe clean cut.”

Dari pengamatan Ayu, Irham juga memiliki track record yang kurang baik dalam menjalin hubungan serius. Ia sering dan gampang banget gonta-ganti cewek. Namun, di sisi lain, Ayu tetap merasa Irham adalah teman yang baik dan nyambung kalau diajak ngobrol. Irham pun selalu bisa diandalkan saat Ayu membutuhkannya.

Pada suatu saat, tiba-tiba Irham mengungkapkan perasaannya pada Ayu. Ia ingin hubungan mereka lebih dari sekadar teman. Meskipun saat itu Ayu sedang single, ia menampik ajakan Irham untuk berpacaran karena sudah merasa nyaman dengan hubungan pertemanan mereka. Selain itu, Ayu juga masih ragu dengan keseriusan Irham.

Namun, Irham tak putus asa. Ia terus mencoba membuktikan keseriusannya pada Ayu. “Akhirnya aku luluh juga dan memberikan kesempatan untuk melanjutkan hubungan yang lebih dari sekadar teman. Saat teman-teman tahu kalau aku jadian sama Irham, banyak yang kaget dan khawatir aku bakal kecewa. Tapi, aku memilih mengabaikan mereka dan mencoba menjalani saja. Toh, jika memang nggak cocok tinggal putus,” ujar Ayu.

Tak disangka, hubungan tersebut awet hingga 2 tahun. Bahkan, pada awal Januari 2016, Irham melamar Ayu. “Saat kami sedang berdua, tiba-tiba ia mengeluarkan sebuah cincin dan bertanya apakah aku bersedia menjadi pendamping hidupnya. Aku kaget, tetapi bahagia. Aku pun menjawab iya.”

Ternyata, sebelum melamar Ayu secara personal, Irham terlebih dahulu sudah berbicara dengan orangtua Ayu yang tinggal di Medan. Supaya pelaksanaan acara lebih mudah diatur, acara lamaran diputuskan diadakan di Jakarta. Pilihan venue jatuh pada Thirty Three Café by Mirasari, Kemang. Sebelum mengubah konsep menjadi café, Mirasari adalah restoran yang menjadi favorit keluarga Irham.

Acara yang dilaksanakan pada 29 Februari 2016 ini berlangsung sederhana dan intimate karena dihadiri oleh keluarga dan kerabat dekat saja. Karena interior Mirasari sudah bagus, Ayu dan Irham tidak menambahkan dekorasi lagi. Hal ini juga untuk menghindari kesan sempit karena ukuran café yang tidak terlalu luas.

Dalam acara ini, kedua pihak keluarga saling mengenal dalam suasana yang santai. Tidak ada prosesi adat yang dilakukan. Poinnya adalah menyampaikan maksud dan tujuan Irham dan keluarga, diikuti oleh penerimaan lamaran, pemberian seserahan, dan doa. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan makan bersama dan silahturami antar keluarga.

Acara lamaran yang diadakan pada malam hari ini sangat berkesan bagi Ayu. Apalagi karena banyak anggota keluarga yang menyempatkan diri untuk hadir meskipun mereka tinggal di luar Jakarta.

Top vendors rekomendasi Ayu adalah:

 Nirwana Foto

“Mas Tomy dari Nirwana Foto sangat tanggap menangkap momen. Kebanyakan foto diambil secara candid sehingga ekspresinya terlihat tulus. Mas Tomy juga sudah hadir di lokasi 1 jam sebelumnya untuk foto stok prewedding.”

Mbak Rina Latif

Make up-nya tahan lama. Ia juga mau mengikuti permintaanku yang pengen make up glam Hollywood dengan lipstick merah tua. Padahal, lamaran biasanya pasti menggunakan warna-warna ceria. Aku suka sama hasilnya. So, as long as I love it, I go with it. In the end, it’s my day.”

Tips dari Ayu supaya acara lamaran berjalan lancar adalah harus sabar dan tenang. “Kalau dua hal itu sudah kita lakuin, Insyaallah, segalanya bakal lebih mudah. Kita juga harus inget tujuan lamaran itu apa dan harus bisa misahin mana yang penting dan mana yang cuma pelengkap. Semua cewek pasti pengen hari lamarannya menjadi yang paling indah, tetapi jangan terbawa emosi saat mengambil keputusan. Kita harus tetap berpikir dengan logika,” tutup Ayu seraya tersenyum.