4 Tanda Mertua Tidak Sreg Denganmu

By NSCHY on under How To, Relationship

Permasalahan “tak akur dengan mertua” masih menjadi misteri di kalangan rumah tangga. Pasalnya, sebaik apapun menantu, terkadang, masih kurang cukup baik di hadapan sang mertua. Nah, agar kamu bisa langsung mengatasi hubungan yang renggang itu, ada baiknya kamu mengetahui gerak-geriknya dari awal. Ini dia beberapa tanda kalau mertuamu kurang suka denganmu.

  1. Ia seringkali ingin menjadi pusat perhatian
    Sebelum kamu resmi menjadi milik anaknya atau bahkan di awal pernikahan, biasanya sang mertua ingin menjadi pusat perhatian dan ingin menunjukan kekuatan keluarga tersebut sebelum kamu datang. Biasanya, ia ingin menunjukan bahwa sebelum kamu datang, keluarganya baik-baik saja dan menunjukan ketakutan kamu datang dan membuat anaknya membagi perhatiannya. Nah, untuk hal seperti ini kamu bisa atasi dengan memberikan perhatian lebih juga kepada sang mertua agar ia tidak berpendapat bahwa menyerahkan anaknya kepadamu tak membuatnya kehilangan perhatian, malah berganda darimu juga.
  1. Ia menunjukkan kekuasannya
    Tak lain tak bukan, biasanya di saat sang mertua menunjukan kekuasaannya dan memberikan kesan bahwa ia bertahta lebih tinggi di depanmu karena ia takut kehilangan perhatian dari anaknya. Biasanya, mertua seperti ini akan terlihat galak dan judes terhadapmu. Tak menutup kemungkinan juga ia seringkali bertolak belakang dengan pendapatmu hanya untuk menunjukan kekuasaannya. Kalau kamu menemukan hal seperti ini, ada baiknya kamu manut saja dengan sang mertua. Namun kalau sudah dirasa terlalu jauh, kamu bisa membicarakannya dengan pasanganmu namun tetap mencoba untuk menunjukan perhatian dan rasa hormat ya.
  1. Tak memberimu waktu untuk berduaan
    Biasanya, di awal pernikahan, sang ibu mertua masih tak rela jika melihat anaknya bermesraan dengan menantunya sehingga segala macam cara dilakukan, mulai dari meminta tolong melakukan sesuatu, mengantarkan ke suatu tempat atau bahkan ikut-ikutan di saat kalian lagi berduaan. Untuk mengatasinya, kamu mungkin bisa menyempatkan akhir pekan untuk dihabiskan bersama dengan mertuamu dan pasangan. Ini dapat membantu merekatkan hubunganmu dengan sang mertua lho. Dengan begitu, mereka akan merasa dianggap, bukan “diusir” dari hidup anaknya.
  1. Menyuruh ini itu
    Ada tipe mertua yang menahan komunikasi dengan menantu yang tak ia suka, ada juga yang malah memerintah menantu untuk melakukan ini itu. Wajar, namanya mertua, ia pasti ingin dihormati dan ingin selalu dituruti. Ada baiknya kamu melakukan apa yang ia minta, asal masih dalam batas wajar ya.

Permasalahan menantu dan mertua itu biasa di kalangan rumah tangga. Bukan hanya karena menantu yang dianggap kurang cukup, kadangkala ini juga karena sang mertua sendiri yang tak ingin berbagi anak. Makanya, untuk menghindari permasalahan lebih lanjut dengan mertua, ada baiknya kamu segera berpindah rumah. Bukan untuk menghindar, namun untuk menjaga hubungan. Setelah pindah, bukan berarti juga kamu menghilang begitu saja, wajib hukumnya untuk bersilaturahmi ke rumah mertua paling tidak dua minggu atau satu bulan sekali. Siapa tau, dengan berjauhan, mertuamu lebih menjadi pengertian.

×