5 Cara Membahas Rencana Pernikahanmu Bersama Teman Dekat

By NSCHY on under How To

Mempersiapkan pernikahan memang tak pernah mudah. Untuk mendapatkan satu hari yang sesuai dengan impian, kamu harus rela mengorbankan banyak hal untuk mewujudkannya, salah satunya waktu tidur, uang dan juga masih banyak lagi.

Untuk menyiapkan suatu hal agar menjadi sempurna tentunya tak akan mudah. Kamu akan ditemui dengan berbagai hambatan dan persoalan, mulai dari dengan vendor hingga perbedaan pendapat dengan pasangan. Sama siapa lagi kalau bukan teman kamu akan bercerita mengenai keluh kesahmu?

Tapi, berkali-kali mengeluh soal persiapan pernikahanmu tak akan membuat hal lebih baik. Curhat dengan teman terdekat memang bisa jadi obat, tapi kamu juga harus tau porsinya biar mereka nggak bête atau ngasih pikiran negatif.

  1. Dengarkan sebelum bercerita
    Tak perlu banyak bicara, seluruh teman dekatmu pasti sudah tau bahwa sebentar lagi kamu akan resmi menjadi milik seseorang. Jadi, sebelum kamu bercerita mengenai keluh kesah dan juga kebahagiaanmu, lebih baik kamu mendengarkan keluh kesah mereka dulu. Mungkin mereka tak akan bercerita soal hal yang sama, namun tak ada salahnya untuk mendengarkan dulu sebelum kamu bercerita.
    Menunjukan perhatikan sebelum meminta perhatian juga dengan sendirinya mendorong mereka untuk memperhatikan progress persiapan pernikahanmu dan akan bertanya mengenai pengalamanmu ini. Jadi, jangan sampai dianggap self-centered ya!
  1. Sadar kepada siapa kamu bercerita
    Sebelum kamu mengeluarkan seluruh isi unek-unek, mulai dari yang negatif hingga positif, ada baiknya kamu memandang lawan bicaramu. Apakah dia orang yang sudah berpasangan? Jika belum, sebaiknya kamu harus memilih-milih pembahasan yang akan kamu lontarkan. Jangan sampai lawan bicaramu malah jadi bersedih karena belum mempunyai pasangan sedangkan kamu, banyak mengeluh padahal sudah mempunyai gandengan. Bicarakan seadanya, kalau kamu terlalu banyak menceritakan hal negatif, lawan bicaramu pasti akan terlintas, “duh, udah mau nikah kok bukannya bersyukur malah banyak mengeluh ya!”, tapi kalau kamu terlalu banyak pamer kebahagiaan, nggak menutup kemungkinan juga dia akan berfikiran, “iya deh tau yang udah mau nikah. Nggak mandang gue banget sih yang masih jomblo.”. Sadar atau ngga, pikiran seperti itu bisa saja terlintas di pikiran mereka lho.
  1. Batasi pembicaraanmu
    Dalam proses beranjak untuk membangun sebuah rumah tangga, kamu harus pintar memilih mana yang bisa menjadi komsumsi publik mana yang harus menjadi rahasia rumah tangga, begitu juga dengan persiapan pernikahanmu. Tak perlu kamu menceritakan perbedaan pendapatmu dengan sang calon mama mertua ke teman dekat atau bagaimana keluarga pasanganmu mempunyai selera yang berbeda denganmu. Bagaimanapun, seluruh aspek yang ikut ambil andil dalam pernikahanmu adalah bagian dari rumah tanggamu nantinya juga!
  1. Ketahuilah bahwa itu hal wajar
    Pada dasarnya, bukan hanya kamu saja yang mengalami hal ini. Namun, seluruh pasangan suami-istri dulunya juga pernah mengalami hal yang serupa denganmu. Oleh karena itu, bersikaplah sepatutnya dan hindari bersikap berlebihan dengan tidak membatasi omonganmu. Ketahuilah bahwa semuanya hal wajar yang harus kamu nikmati.
  1. Berbicaralah hal yang lain
    Hindari membicarakan pernikahanmu terus-menerus setiap kali bertemu dengan teman-teman dekatmu. Sejatinya, lama-lama mereka bisa mempunyai fikiran bahwa kamu sedang pamer atau “lupa daratan”. Kamu memang bersama mereka, tapi fikiranmu jauh di sana. Jadi, selama kamu sedang bersama mereka, tak ada salahnya memberikan seluruh perhatianmu kepada mereka, mumpung kamu masih menyandang status single.

Pernikahan adalah momen sekali seumur hidup, oleh karena itu, kamu harus menikmati seluruh prosesnya, mulai dari yang menyedihkan, menjengkelkan hingga membahagiakan.

×