5 Faktor Penentu Biaya Cincin Pernikahan

By Valeska on under How To

pernikahan sunda jessica sadikin

Kerap kali The Bride Dept menjumpai pasangan melupakan satu hal penting dari anggaran pernikahan mereka: biaya cincin pernikahan. Ketika akhirnya mereka sadar bahwa biaya cincin pernikahan luput dari perhatian mereka, mereka langsung bergegas pergi ke toko perhiasan dan terkejut mengetahui mahalnya biaya cincin pernikahan. Beberapa bahkan bertanya-tanya, apa sih yang menjadikan cincin pernikahan begitu mahal? The Bride Dept akan membantu menjawab pertanyaan ini dengan menjelaskan faktor-faktor besar yang bisa menentukan biaya cincin pernikahan. Yuk, disimak!

1. Bahan

Biasanya, cincin pernikahan berbahan baku emas. Bagi laki-laki Muslim yang tidak ingin mengenakan cincin emas, maka paladium adalah pilihan yang umum. Ada juga sebagian yang memilih perak atau bahkan platina. Harga perak relatif lebih mudah daripada yang lainnya, sedangkan harga paladium biasanya dipatok sama dengan harga emas. Bagaimana dengan platina? Nah, platina biasanya jauh lebih mahal. Seperti biasa, prinsip ‘ada harga, ada rupa’ berlaku dalam menentukan bahan baku cincin. Harga perak memang lebih murah, tetapi kualitasnya tidak tahan lama. Secara pribadi, saya akan merekomendasikan emas atau paladium yang harganya moderate, tetapi kualitasnya juga oke.

2. Gramasi

Setelah menentukan bahan baku cincin, berikutnya kamu harus menentukan berat cincin. Ya, berat cincin turut menentukan biaya cincin. Untuk mengetahui gramasi cincin kamu dan pasangan kamu, tentukan dulu model cincin yang kalian berdua inginkan. Biasanya, pemilik toko perhiasan bisa membantu dalam menakar gramasi cincin dengan melihat model cincin dan ukuran jari kalian berdua. Kalau jarimu panjang dan gemuk, sedangkan jari pasanganmu panjang dan kurus, mungkin cincin kamu akan membutuhkan 4 gr emas, sedangkan pasanganmu hanya 3 gr emas. Lain halnya kalau jari kalian sama-sama panjang dan gemuk, mungkin kalian akan membutuhkan 8 gr untuk dua cincin. Semakin besar gramasi cincin pernikahan kamu, maka otomatis cincin pernikahanmu akan menjadi semakin mahal.

3. Kadar bahan

Pahamilah bahwa tidak ada cincin yang terbuat dari logam murni. Kalaupun ada, harganya (pasti) selangit. Umumnya, kadar bahan dalam cincin pernikahan yang dijual di toko-toko perhiasan itu besarnya sekitar 75%. 25% sisanya adalah logam campuran. Kalau kamu menginginkan persentase yang lebih besar, misalnya 80%, bisa-bisa saja, tetapi harganya pun akan lebih mahal. Sama seperti gramasi, semakin besar persentase logam murni dalam cincin pernikahan kamu, maka otomatis cincin pernikahanmu akan menjadi semakin mahal.

4. Karat berlian

Sebetulnya karat itu apa sih? Karat adalah satuan massa yang digunakan untuk mengukur berat berlian. 1 karat kurang lebih setara dengan 0,2 gram. Kini berlian memang telah menjadi penghias cincin pernikahan paling umum dan paling populer, tetapi di satu sisi harganya pun relatif mahal. Lagi-lagi, sama seperti kadar bahan dan gramasi, semakin besar karat berlian yang kamu pilih berarti semakin besar juga potongan berlian pada cincin pernikahanmu dan semakin mahal cincin pernikahanmu.

5. Ongkos pengerjaan

Ini adalah faktor penentu yang cukup sulit ditebak, karena tiap toko perhiasan mematok harga yang berbeda-beda. Di satu sisi, ongkos pengerjaan juga menjadi satu-satunya faktor yang memungkinkan kamu untuk mengeluarkan jurus terbaik dalam bernegosiasi alias tawar-menawar. Penting juga untuk kamu ketahui bahwa biasanya toko perhiasan yang berlokasi di mall mematok ongkos pengerjaan yang (jauh) lebih mahal jika dibandingkan toko perhiasan yang berlokasi di pusat perhiasan seperti Melawai.

Kurang lebih lima hal di ataslah yang sangat berpengaruh dan menentukan biaya cincin pernikahan. Semoga tulisan ini dapat membantu kamu dalam menentukan biaya cincin pernikahan tanpa membuat budget kamu bengkak 🙂 Selamat berburu cincin pernikahan, brides!

Featured image – courtesy of Jacky Suharto Photography

×