5 Keluhan Tamu Di Pesta Pernikahan yang Sering Didengar

By Septa Mellina on under How To

Dekorasi, gaun, katering, entertainment hingga souvenir sudah kamu siapkan untuk resepsi pernikahan. All seems perfect! Tapi, jangan lupa untuk memperhatikan lima keluhan tamu di pesta pernikahan berikut ini ya, brides-to-be. Meskipun kelihatan sepele, hal-hal berikut ini sering bikin tamu jadi bete lho. Apa saja hal yang kerap dikeluhkan tamu di resepsi pernikahan?

Parkir Yang Sulit

“Waktu itu saya pernah kondangan di daerah Jakarta Utara. Lokasinya sangat strategis, begitu keluar tol langsung sampai ke gedung pernikahan. Parkirannya juga luas, dekat dengan gedung, dan lokasi parkirnya nggak gelap,” kata Nindy, 27 tahun, berbagi kisah.

Tentu semua pasangan mengharapkan testimonial serupa ya, brides, dari tamunya. Kebayang dong ribetnya para tamu harus mutar-mutar cari tempat parkir hanya untuk menghadiri resepsi kamu. Pastikan bahwa kapasitas parkir bisa mengakomodasi jumlah tamu yang kamu undang. Nggak mau dong melihat tamu keburu kesal dan capek nyari tempat parkir begitu masuk ke ruang resepsi? Yang nggak kalah penting, aspek keamanan di lokasi parkir juga harus kamu perhatikan ya.

Kebersihan

Sekitar 5 tahun lalu, aku pernah ke resepsi temanku di salah satu gedung di Jakarta Timur. All seemed good sampai aku melihat desserts yang dikerumuni lalat dan semut. Selera makanku langsung hilang, padahal pengen banget nyoba pudingnya. Bahkan saat itu ada kucing lewat di dalam ruang resepsi! Tahun ini, aku juga kondangan ke pernikahan temanku lainnya di gedung yang sama. Dan ternyata kebersihan gedung tersebut masih saja nggak di-maintain. Banyak tumpahan makanan, tetesan air minum dan bunga yang tercecer di lantai. Karpetnya pun terlipat-lipat dan nggak dipasang dengan baik. Aku kapok kondangan di gedung itu,” kenang Dina yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai swasta.

Kisah Dina ini bisa menjadi pertimbangan kamu, brides, dalam memilih wedding venue. Selain lokasi strategis dan kapasitas gedung, pastikan pula kebersihan ruang resepsi terjaga dengan baik. Jangan sampai tamu hanya berdiri kelaparan karena melihat sajian makanan dan minuman yang tidak layak dikonsumsi.

Ruangan Yang Panas

Jika resepsi pernikahan kamu diadakan di dalam ruangan, pastikan ruangan tersebut memiliki beberapa air conditioning yang berfungsi dengan baik. Ruangan yang dipenuhi ratusan orang bisa berubah menjadi giant microwave jika tidak dilengkapi pendingin dan sirkulasi udara yang baik.

Nah, kalau kamu mengangkat konsep outdoor untuk resepsi pernikahanmu, sediakan pula beberapa air conditioning serta lokasi beratap untuk melindungi tamu dari terik matahari atau tetesan hujan jika tiba-tiba cuaca tidak mendukung.

Lagu Yang Salah

“Waktu itu saya pernah ke nikahan teman. Saat lagi makan dan ngobrol bareng teman-teman, tiba-tiba wedding singer-nya nyanyi lagu galau gitu. Lupa judulnya apa, tapi liriknya tentang patah hati karena perpisahan. Saya cuma bengong dengarnya hahaha…” kata Asty sembari tertawa geli.

Pengalaman Asty barusan jangan sampai terulang di pernikahan kamu ya, brides-to-be. Untuk menghindari kasus serupa, The Bride Dept sudah menyiapkan daftar lagu untuk pernikahan kamu. Kamu juga bisa memilih lagu lainnya untuk first dance kamu.

Selain mengandalkan referensi di situs pernikahan, kamu juga bisa memeriksa dengan teliti lirik lagu tersebut. Kalau ada lirik broken heart, sebaiknya kamu tidak memasukkan lagu tersebut ke wedding song list. Kamu harus hati-hati memilih lagu pernikahan, karena beberapa lagu romantis . Remember, wedding songs are prayers too.

Pengantin Yang Jaim

“Tiga atau empat tahun lalu gue ke nikahan teman baik gue. The wedding was great. Dekorasinya cantik, kateringnya enak, pakaian pengantinnya juga bagus. Menurut gue, pernikahan dia hampir sempurna. Sampai saat sesi foto bareng pengantin, di situ gue melihat teman gue kurang mingle, padahal aslinya dia nggak begitu. Dia seperti nggak excited saat foto bareng kita teman-teman kuliahnya. Ternyata nggak cuma sama kita, dengan tamu lainnya pun dia begitu. Senyumnya jaim banget,” tutur Eva, 28 tahun.

Pengalaman yang dialami Eva mungkin hanya segelintir kasus yang terjadi. Sebagus apapun konsep resepsi pernikahan, kamu dan pasangan tetap menjadi pusat perhatian tamu. Namanya juga pasangan raja dan ratu sehari. Itu sebabnya kamu perlu bersikap hangat kepada tamu yang turut bahagia atas dimulainya kehidupanmu yang baru.

Semoga tips ini bermanfaat ya. We wish you the best for your wedding preparation!

×