5 Pro dan Kontra Menunda Bulan Madu

By NSCHY on under Honeymoon, How To

Ada berbagai anggapan dalam melaksanakan bulan madu: ada yang langsung ingin berangkat di pagi hari setelah pesta pernikahan, ada yang menunggu satu minggu kemudian, namun ada juga yang menundanya beberapa waktu setelah pernikahan. Biasanya, penundaan ini dikarenakan alasan keuangan hingga pekerjaan yang tidak bisa ditinggal. Ada juga yang beranggapan bahwa “nanti saja lah setelah pernikahan baru kita rundingkan bersama ke mana tempat yang tepat”. Sebelum kamu sudah tegas memutuskan untuk menunda pernikahan, yuk simak pertimbangan berikut ini:

PRO:

  1. Persiapan bulan madu lebih maksimal
    Ada anggapan bahwa saat menyiapkan pernikahan sekaligus bulan madu, kamu cenderung untuk lebih fokus kepada persiapan pernikahan dan sedikit ‘mengalah’ untuk urusan bulan madu karena anggapan bahwa “mau kemanapun, ngapainpun dan bagaimanapun, yang penting kita pergi bersama sebagai pasangan suami-istri yang sah”. Itu merupakan hal yang lumrah sebagai pasangan suami-istri yang baru saja mensahkan hubungan. Jika kamu menunda bulan madu, kamu bisa lebih menaruh lebih banyak fokus untuk mengatur bulan madu tersebut karena pesta pernikahanmu telah selesai.
  1. Destinasi lebih sesuai
    Di saat kamu memutuskan destinasi bulan madu setelah menghabiskan beberapa waktu bersama sebagai pasangan suami istri yang sah. Saat penentuan destinasi, kamu merasa akan mendapatkan destinasi yang lebih sempurna dan sesuai dengan hubungan kalian.
  1. Kamu mempunyai budget yang lebih besar
    Ada pendapat bahwa kamu dapat menggunakan angpao pernikahanmu untuk dialokasikan ke budget untuk bulan madu. Di saat kamu sudah mempersiapkan budget yang minimal, kamu bisa mengupgrade kualitas, kuantitas atau bahkan meningkatkan destinasi dengan menggunakan angpao yang kamu dapatkan dari pesta pernikahan kemarin. Dengan kata lain, saat kamu menunda bulan madu, kamu bisa mendapatkan bulan madu yang lebih berkualitas dan juga maksimal.
  1. Kamu bisa mendapatkan cuti yang lebih panjang
    Di saat kamu menggabungkan cuti pernikahan dan juga bulan madu, tentunya waktu bulan madumu pasti akan lebih pendek. Kamu akan cuti satu hingga dua hari sebelum pernikahan, saat pernikahan dan mungkin baru berangkat ke tempat bulan madu di hari ke tiga atau empat hari cuti. Kalau kamu menunda bulan madu, bisa jadi kamu mendapatkan satu minggu full hanya untuk bulan madu yang tak terpotong dengan kebutuhan lain.
  1. Tekanannya berkurang
    Tidak menutup kemungkinan stress-mu hilang sehari setelah pernikahan. Bisa jadi kamu masih kepikirian soal makanan yang sudah habis duluan, ada beberapa kerabat yang berhalangan hadir hingga kualitas kerja vendor yang tidak sesuai dengan harapanmu. Di saat kamu menunda pernikahan, kamu mungkin sudah lupa dengan tekanan yang berhubungan dengan pesta pernikahan kemarin sehingga kamu bisa berlibur dengan lebih tenang dan bahagia.

KONTRA

  1. Persiapan bulan madu terhalang oleh pekerjaan
    Di saat kamu sudah kembali bekerja dan baru akan merencanakan bulan madu, mungkin pikiranmu sudah terlepas dari pesta pernikahan yang menegangkan itu, tapi tidak menutup kemungkinan persiapan pernikahanmu terganggu dengan pekerjaan yang menumpuk akibat cuti kemarin, kan?
  1. Bukan ke mana, yang penting bersama siapa
    Bulan madu itu bukanlah sebuah vakansi liburan untuk menghilangkan beban, namun merupakan tahap di mana kamu mulai belajar menjalani hubungan rumah tangga dengan pasanganmu dan belajar untuk saling memahami satu sama lain. Bulan madu juga merupakan sebuah tanda dimulainya hubungan kalian. Jadi, tak ada salahnya memulainya dengan sebuah liburan.
  1. Kamu punya pengeluaran lebih setelah pesta pernikahan
    Pindah ke rumah baru, menyicil untuk membeli mobil, melengkapi kebutuhan rumah atau bahkan memikirkan untuk rencana jangka panjang, yaitu anak, bisa jadi kamu menjadi ragu untuk menggunakan angpao hasil pernikahanmu itu dan malah uang tabunganmu yang tadinya sudah diniatkan untuk bulan madu malah terpakai untuk yang lainnya.
  1. Cuti kantor itu ada batasnya
    Di saat kamu sudah mengambil jatah cuti yang banyak di tahun ini, apa mungkin kamu bisa cuti lagi? Pun saat kalian merencanakan cuti bersama tahun depan, apakah kesempatannya masih sama? Tak menutup kemungkinan pasanganmu sedang tidak berkesempatan untuk bisa cuti di waktu yang bersamaan denganmu karena alasan pekerjaan.
  1. Kamu sudah tidak begitu bersemangat dengan bulan madu- momennya sudah lewat
    Di saat kamu menunda bulan madu terlalu lama, bisa jadi namanya sudah berubah menjadi hanya sekedar liburan. Lagipula, memutuskan untuk menunda bulan madu terlalu lama akan membuat momennya sudah hilang, lho!