5 Steps Membuat Moodboard Konsep Pernikahan

By arinda.p on under How To

Pada hari Sabtu kemarin, The Bride Dept dan Airy Designs mengadakan private “Wedding Concept Workshop” untuk membuat moodboard konsep pernikahan. Ide workshop ini bermula dari pengalaman Airy Designs yang sering bertemu dengan para calon pengantin yang bingung akan konsep pesta pernikahannya dan juga tidak tahu bagaimana harus mengkomunikasikannya ke vendor pilihan. Iya sih, kalau dipikir-pikir dulu ketika saya merencanakan pernikahan, saya punya banyak sekali ide. Susahnya adalah mengkomunikasikan ide saya yang banyak banget itu ke vendor. Karena terkadang apa yang ada di pikiran kita berbeda dengan yang ada di pikiran vendor.

Acara ini diadakan di Blue Jasmine Restaurant di daerah Mayestik. Pada saat acara dimulai, semua peserta diminta untuk menulis nama dengan cat air yang sudah disediakan. Lucunya, tanpa disengaja kebanyakan warna cat yang mereka gunakan adalah warna yang mereka ingin jadikan tema pernikahan nanti lho! Lucu ya! Ternyata menurut Fradhea dari Airy Designs hal ini sangat wajar karena kebanyakan warna favorit adalah warna yang paling sering digunakan menjadi tema pernikahan.

Ada 5 step yang harus dilakukan dalam membuat moodboard konsep pernikahan ini!

Step 1:  Memilih pattern

Mengetahui pattern apa yang kamu ingin tampilkan dalam pernikahan mu. Ternyata kebanyakan dari para peserta belum menentukan pattern yang ingin mereka tampilkan. Menurut Gerha, salah satu calon pengantin yang mengikuti workshop, dia hanya memikirkan warna saja tanpa memikirkan pattern. Padahal ternyata menurut Fradhea, hal ini sangat penting lho! Pattern itu ternyata digunakan tidak hanya pada undangan saja, tetapi juga pada pelaminan. Mencari inspirasi pattern itu juga ternyata gampang banget! Cara paling mudah adalah memasukkan keyword “wedding pattern” di Pinterest.

Penggunaan pattern pada tema juga bisa membantu untuk membuat pernikahanmu lebih memorable untuk para tamu yang hadir. Misalkan ketika kamu memilih pattern bunga dengan warna tosca, kamu bisa mengimplementasikannya pada undangan. Lalu pattern tersebut juga bisa digunakan pada aksen dekorasi. Sehingga tamu yang datang pun merasa “Wah, ternyata tema bunga tosca ini terasa sekali ya pada pernikahan ini. Mulai dari undangan hingga dekorasi semuanya selaras!”

Step 2: Memilih warna

Menurut Fradhea, pilihlah maksimal 3 warna untuk pernikahanmu. Lebih dari itu, pernikahanmu bisa terlihat terlalu ramai dan malah memusingkan. Tapi feel free untuk menambahkan warna lain yang merupakan warna turunan dari 3 warna dominan tadi untuk ditambahkan ke moodboard ya! Warna turunan tidak akan mengganggu ambiance secara keseluruhan kok!

Pemilihan warna tema ini juga akan menentukan warna dan jenis bunga apa yang akan dipakai. Kalau warna yang kamu pilih sangat spesifik seperti fuschia atau biru, maka kamu harus menggunakan bunga impor. Kalau memang ada budget-nya, go for it! Tapi apabila budget-mu terbatas, tidak ada salahnya kok untuk menggunakan bunga lokal. Meskipun secara kualitas berbeda, tapi ingat pernikahan itu hanya beberapa jam saja! Jangan sampai kamu stress hanya karena memikirkan soal bunga ya!

Step 3: Time to stick!

Next step adalah menempelkan warna, bunga dan pattern yang diinginkan ke board. Nah inilah yang disebut dengan moodboard!

Step 4: Penyusunan warna dan item pada moodboard

Ya, menempelkan semua item (warna, bunga dan pattern) saja tidaklah cukup. Berikutnya tempelkan juga kertas atau pita yang memiliki warna sesuai baju pengantinmu diantara warna bunga yang telah kamu pilih dan juga pita dengan warna yang nanti akan menjadi warna pelaminan-mu. Kenapa? Supaya kamu yakin bahwa baju kamu nanti tidak tenggelam ketika nanti berada di pelaminan dan diantara bunga dekorasi. Pada moodboard ini, salah satu peserta yaitu Kis memilih baju pengantin berwarna hijau untuk nanti dikombinasikan dengan bunga dekorasi berwarna kuning dan pelaminan berwarna champagne gold. Ternyata hijau dan kuning work well ya!

Step 5: Pemilihan warna baju ibu dan calon mertua

Kenapa ibu dan calon mertua? Karena biasanya mereka berdua lah yang paling concern soal warna baju. Fradhea menyarankan untuk memilih warna yang stand out dan tidak sama dengan warna bajumu. Untuk baju pengantin pria, Fradhea menyarankan untuk memilih warna yang setingkat lebih gelap dari warna dasar pelaminan mu. Jangan memaksa calon suami mu untuk mengikuti warna baju pengantin mu. Kalau kamu memakai baju pink, dia tidak harus memakai baju pink juga! Jangan sampai dia bete karena kamu memaksanya ya!

Nah gimana? Sudah lebih jelaskah mengenai cara membuat wedding concept pada moodboard? Kalau ada pertanyaan, please feel free to ask in the comment section below ya!

Check Out The Vendor

Comments

lita

Ada yg bilang bahwa kebaya resepsi pernikahan untuk pengantin harus warna yg mentereng ya? Bagaimana kalo kebaya yg diinginkan adalah warna2 pastel seperti biru mint atau hijau tosca?

Reply
Friska R.

Friska R.

Hi Lita,
Sebagai pengantin tentunya kita ingin menjadi center of attention di hari pernikahan kita, oleh sebab lebih disarankan untuk menggunakan warna-warna yang lebih cerah daripada yang lainnya. Akan tetapi ada beberapa pengantin yang menggunakan warna pastel untuk pernikahannya, seperti Kara dan Andhika. Diskusikan juga pilihan warna kamu dengan dekorator ya, biar lebih serasi.

Reply

nengvaleska

Untuk warna seragam keluarga, apakah harus warna turunan dari warna kebaya kedua ibu atau bisa warna turunan dari warna baju kedua pengantin?

Reply
Friska R.

Friska R.

Hi Valeska,
Pertanyaan kamu sudah kami teruskan ke Fradhea dari Airy Designs ya. Hopefully Fradhea bisa meresponnya segera. Thank you!

Reply

yuni

Workshop seperti ini kapan lagi diadain di Bandung ya? Mau banget!

Reply

arinda.p

halo! Wah pengen banget ngadain di bandung hihi. Nanti coba kita cari partner ya untuk di bandung!

Reply

Mels

Aku bisa bikin moodboard sendiri ga di rumah? Apa aja yg biasanya diperlukan?
Thank you

Reply

arinda.p

Hi Mels! Bisa kok! Kamu perlu board, bunga imitasi warna-warni, pita warna-warni dan juga cat akrilik!

Reply

Bania Cahya

Halo Mbak Rinda, rencananya aku mau pakai baju ungu-silver. Aku masih bingung warna lain yg mau aku gunakan utk pelaminan, dekorasi,dll. Mohon bantuannya. Thanks!

Reply

arinda.p

Halo Bania!

Untuk baju ungu dan silver, kamu bisa mengkombinasikannya dengan warna turunan ungu seperti lavender. Warna lain yang bisa jadi pilihan adalah warna putih dan hijau. Ini ada beberapa inspirasi warna yg mudah-mudahan bisa membantu kamu: https://www.elegantweddinginvites.com/top-5-color-combination-ideas-for-purple-weddings/.

Let me know ya akhirnya pakai warna apa!

Reply

mayanggie

Hai mba,
Aku rencananya ingin memakai baju warna merah (entah itu maroon, marsala, atau burgundy) kalau groomnya pakai warna abu bagus gak ya ?
Kira2 aku harus pilih warna apa untuk pelaminan dan dekorasinya ?
Thanks 🙂

Reply

ayu

hallo mbak, aku rencananya mau pake baju yg nuansanya gold hijau, kira2 bagus gak ya? terus untuk pelaminannya cocoknya warna apa.. thank you

Reply
Friska R.

Friska R.

Halo Ayu, kebetulan pada tanggal 10 dan 11 Oktober mendatang, The Bride Dept mengadakan kelas workshop mengenai menentukan wedding concept. Mungkin kamu bisa ikutan supaya tidak bingung lagi dalam mencari warna yang sesuai untuk konsep pernikahan kamu. Cek thebridedept.com/bridesdayout yaa!

Reply
vinnyaria

vinny ariandari

Hi Mba. Insya allah tema pernikahanku adalah rustic vintage acaranya outdoor malam hari. Warna wedding gown aku peach, nah aku mau tanya kalau peach bagusnya disandingkan dengan warna apa ya untuk pasanganku? Aku coba-coba googling light grey kayaknya cukup bagus, menurutmu bagaimana Mba? 🙂
Ditunggu balasannya ya 🙂

Reply

icaadriani

Hi Mba, mau nanya nih. Aku rencananya mau pakai gaun kebaya warna gold, orangtua kebaya warna lavender. tema pernikahan garden party dengan konsep warna ungu, broken white, dan hijau mint/tosca. Menurut Mba Rinda kira2 dengan tema dekorasi dan gaun kebaya yang saya pakai sudah pas belum ya? Dan kira2 warna apa yang cocok untuk baju pasangan baik untuk orangtua maupun capeng cowo.
Ditunggu balasannya ya mba 🙂

Reply

Indri Raharja

Hi Mba,
boleh aku minta saran. acara pernikahanku, di gedung yang totally berwarna biru muda, gedung TNI gitu. Saya berencana menggunakan kebaya berwarna biru benhur atau seperti kebaya Fedi Nuril & Istrinya atau Nagita dan Rafi. Menurut mba, itu akan tenggelam tdk, dan tolong beri ide untuk warna dekor dong Mba. Aku tunggu balasannya.

Reply

Biancast

Hallo Mbak,
Boleh minta sarannya? Saya berencana dekorasi dengan warna salmon pink, peach & silver. Saya sendiri akan memakai gaun putih. Warna apa yang kira2 cocok untuk kedua mama ya? Mama saya tidak suka dengan warna pink untuk gaunnya. Sedangkan gold sepertinya akan jadi warna mati karena kurang stand out. Jadi binun. Mohon pencerahannya mbak. Thank you..

Reply

Kartika Binakasih

Yuhuu mbak, kapan yaa ada Moodboard class lagi ? Ponakan saya akan menikah bulan Juli tahun 2017. Dia dan pasangannya kerja di Singapore dan sudah mulai merancang acaranya dengan tema rustic wedding. Mudah-mudahan ada kelasnya di bulan Desember karena pas dia cuti utk mulai mempersiapkan pernikahannya 🙂

Thanks yaa

Reply
Friska R.

Friska R.

Halo Mba Kartika, ditunggu ya kelas-nya. Follow terus Instagram kita @thebridedept untuk info lebih lanjut 🙂

Reply
×