5 Tips Berkenalan dengan Calon Ipar

By Valeska on under How To, Relationship

Berkenalan dengan keluarga pacar, siapa yang tidak deg-degan? Merasa senang sudah pasti, namun tidak dapat dipungkiri bahwa rasa nervous itu pasti ada ketika pacar ingin mengenalkan kita kepada keluarganya. Nah, selain tips berkenalan dengan calon mertua yang tim The Bride Dept telah share beberapa waktu lalu, kini tim The Bride Dept juga ingin membagi tips yang tidak kalah pentingnya, yaitu berkenalan dengan calon ipar, baik kakak ataupun adiknya. Yuk, kita simak!

1. Pacar kamu pasti pernah bercerita mengenai kakak/adiknya, kan? Cerita-cerita pacar sebetulnya dapat membantu kamu untuk mendapatkan gambaran karakter kakak/adiknya, namun tidak perlu menggali informasi mengenai kakak/adiknya terlalu dalam. Lebih baik kamu mengenal mereka lebih dalam secara langsung. Saya pun sering mendengar cerita dari pacar saya mengenai adiknya. Bagi saya, cerita-cerita tersebut sebatas referensi saja. Ketika pertama kali bertemu dengan adiknya, pembicaraan antara kami mengalir begitu saja dan saya sangat senang karena kami akhirnya bisa saling mengenal lebih dalam secara langsung.

2. Pastikan kamu mengetahui topik-topik pembicaraan yang sensitif bagi calon kakak/adik ipar kamu, misalnya terkait paham politik. Tanyakan dulu kepada pacar tentang topik pembicaraan yang perlu dihindari. Hal ini juga untuk meminimalisir slip of tongue. Better safe than sorry, right?

3. Bukalah percakapan dengan obrolan-obrolan ringan. Kamu dapat menanyakan kegiatan atau komunitas yang aktif diikuti oleh calon kakak/adik ipar kamu, bisa jadi kalian memiliki banyak kesamaan. Saya sendiri secara tidak sengaja menemukan kesamaan dengan calon adik ipar saya pada pertemuan pertama kami di restoran Padang, yaitu sama-sama tidak bisa makan makanan yang terlalu pedas hehe.

4. You must know when to lead the conversation and when you are being lead in the conversation. Jangan selalu mendominasi pembicaraan, karena tidak hanya calon kakak/adik iparmu yang perlu untuk mendengar kamu bicara, tetapi kamu juga perlu menjadi pendengar yang baik bagi mereka.

5. Apabila kamu adalah orang yang pembawaannya humoris, it’s okay to tell a joke when it’s proper to do so. Adanya canda tawa tentu dapat menghilangkan rasa nervous atau tegang yang kamu rasakan dan mungkin yang calon kakak/adik iparmu rasakan juga. Karena interaksi saya dan pacar dipenuhi oleh candaan, saya juga membawa suasana yang sama dalam berinteraksi dengan adiknya pacar saya. Alhasil, dia sering menganggap bahwa saya sama jayusnya dengan kakaknya hahaha.

Tidak terlalu sulit untuk dilakukan, kan? Jangan khawatir, pacar kamu juga pasti akan membantu kamu agar bisa akrab dengan keluarganya. Ingatlah untuk tetap menjadi diri kamu sendiri, karena jika kamu merasa nyaman dengan diri kamu sendiri, mereka juga akan merasa nyaman dengan kamu. Belajarlah untuk menyayangi kakak/adik pacar seperti menyayangi kakak/adik kamu sendiri.

Apakah kamu punya pengalaman berkesan saat awal perkenalan dengan calon kakak/adik ipar? Share di bagian comment ya!

Check Out The Vendor

Comments

Dita

Aku pertama kali ketemu sm kakaknya (pr) pacarku disalah satu mall di jkt tp cuma sekilas aja karena waktu itu ketemu cm untuk kasih sesuatu, pertemuan ke2 itu diacara lamaran kakaknya tp ya semacem aku rasa diacuhin gt sm kakaknya, dan smpe skrg hubunganku kurang baik menurutku.. Padahal aku udah pacaran 3th😥 bisa kasih solusi untuk cairin hubunganku sm kakaknya? Please😂

Reply

Bina

Haha kok sama sih, trs sekarang udah baik belum sm kaka iparnya?

Reply

Sharastia Dwika

pacarku punya adik perempuan, dari awal memang pcrku bilang adiknya jutek. aku bukan tipe yg bisa “caper” atau semacamnya, walaupun baru 1tahun aku pcaran. aku ngerasa aku ga akan bisa masuk ke adiknya, karena usianya lebih tua dariku dan dia pun keliatan ga welcome bgt sama aku. (dan sedihnya dulu mantannya pacarku deket sama adiknya) 🙁 padahal aku udah sering bgt basa basi dan be nice. aku harus gimana ya?

Reply

dita

Alhamdulillah if my first experience to meet my sister-in-law very welcome even though meetup in mall.
Meet new tastes already know a long time, hopefully my relationship and my sister-in-law rich so keep up to be brother-in-law real girl hihi

Reply

Lavishka

Hubungan saya dengan calon adik ipar saya sebenarnya baik baik saja. Tetapi ketika tiga bulan sebelum menikah ada internal problem antara saya dengan pasangan dan salah satu penyebabnya adalah karena adiknya yang perempuan bersahabat dengan perempuan yang ingin merusak pernikahan kami berdua, dan membela perempuan itu, maka saya tidak ada contact lagi dengan adiknya dan berakibat membatalkan pernikahan kami berdua. Jika tidak ada rasa percaya lagi dan terlalu banyak pihak yang ikut campur dengan pernikahan yang saya lakukan, lebih baik mundur pelan pelan. Karena menikah adalah menyatukan dua keluarga dan kita berhak bahagia dengan cara kita masing masing ..

Reply
×