6 Cara Menghadapi Pasangan Yang Anak Mami

By NSCHY on under How To, Relationship

Tipe orang memang berbeda-beda. Ada yang mandiri, hidup jauh dari orang tua, ada juga yang sangat manja dan masih ketergantungan dengan orang tua. Nah, kalau rejeki kamu dapatin laki-laki yang masih nempel dengan orang tua, apalagi mamanya, jangan khawatir, kita bakal kasih tips untuk menghadapi mereka nih!

  1. Jalin hubungan baik dengan ibunya
    Karena sang anak mami ini sangat menomersatukan ibunya, selain menarik hati pasanganmu, kamu juga harus bisa mengambil hati ibunya. Percaya atau tidak, secinta apapun pasanganmu denganmu, kalau ia masih ketergantungan dengan ibunya dan sang ibu juga masih tak bisa lepas dengan anak lelakinya, hubunganmu akan berat sebelah. Dengan kamu menjalin hubungan dengan ibunya, secara tidak langsung, anaknyapun pasti semakin cinta denganmu karena merasa sebagai juga “pilihan tepat sang ibu”.
  1. Sempatkan berduaan dengan sang mama
    Sebagai lelaki yang anak mami, ia tak hanya ingin dicintai sebagai pacar, tapi ia juga ingin sang mama dicintai oleh pasangannya. Oleh karena itu, sempatkanlah waktu untuk berduaan dengan mamanya dan dekatkan diri dengan sang mama. Cara ini bisa membuat kamu mengambil hati sang mama dan juga semakin bikin pasanganmu makin cinta.
  1. Tempatkan diri yang sesuai
    Karena pasanganmu tergolong “anak mama”, secara tidak langsung, ia masih ingin bermanja-manja dan ingin dilayani. Lelaki seperti ini biasanya mengidamkan wanita yang juga bisa melayaninya dan memanjakannya. Kalau kamu berniat serius untuk mengambil hatinya, kurang lebihnya kamu bisa menggantikan peran sang ibundanya.
  1. Tetaplah tegas, ungkapkan perasaanmu
    Pada dasarnya, laki-laki diciptakan untuk menjadi kepala rumah tangga. Bermanja-manja boleh, namun jika kalian berniat untuk melanjutkan hubungan yang serius, tegaskan ke pasanganmu bahwa ia harus tetap memperhatikan perannya sebagai kepala rumah tangga nantinya.
  1. Pelan pelan, ajarkan ia untuk mandiri
    Hindari untuk complain ke pasanganmu mengenai perilakunya. Ada baiknya, kamu mengedukasinya dari cara pandang sang ibu. Misalnya, pasanganmu masih suka minta tolong ini itu, atau bahkan minta ditemani ke sini ke sana oleh sang mama, kamu bisa selipkan nasihat dengan nada yang lembut memberikan pandangan kepadanya bahwa sang mama cukup tua dan seharusnya sudah lepas dari tanggung jawab seperti itu. Ajaklah ia untuk bersikap mandiri atau ajukan diri untuk meringankan beban sang calon mama mertua. Berikanlah pandangan kepada pasanganmu untuk meringankan beban sang mama.
  1. Berbicaralah dengan lembut
    Berbicara dengan laki-laki yang masih tergolong seperti anak mama bisa dibilang susah-susah gampang karena biasanya mereka lebih sensitif. Oleh karena itu, kamu harus membiasakan diri untuk berbicara lebih lembut dan berbicara dari hati ke hati dengannya. Salah sedikit, mereka bisa salah asumsi.

Good luck, brides!

×