7 Tips Ketika Meminta Izin dari Ayah Sang Kekasih

By NSCHY on under How To

Kamu sudah mendapatkan kekasih yang tepat? Bagus! Sudah siap untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius? Itu lebih bagus lagi!

Jika kamu sudah menjalani hubungan dengan jangka waktu yang sudah terbilang cukup untuk mengenal satu sama lain, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah ‘naik kelas’. Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah meminta izin ke orang tua perempuanmu, terlebih lagi meminta restu dari ayahnya.

Deg-degan? Ya, pasti. Tapi jangan khawatir, untuk memperlancar jalanmu, coba perhatikan beberapa hal berikut ini.

1. Bicarakan dengan kekasihmu terlebih dulu

Keluarga memang penting, namun yang utama, ini adalah hubungan kalian. Kalianlah yang akan menjalani hidup berdua kelak. Kalianlah yang menjadi dasar dan pemersatu kedua keluarga. Kalian berdualah juga yang menjadi penentu jalan untuk melangkah.

Sebelum berbicara ke calon mertuamu, pastikan dulu kamu sudah berdiskusi dengan pasanganmu. Pastikan ia sudah yakin denganmu dan siap untuk melangkah bersama. Dengan begitu, kalian akan lebih mudah dan matang untuk jalan berdua. Setelah pasanganmu setuju, mintalah sedikit tips dan masukan bagaimana sebaiknya berbicara dengan orang tuanya, terlebih lagi ayahnya.

2. Pastikan kamu sudah memiliki hubungan yang baik dengan orang tuanya

Sebagai ayah, kemungkinan menyerahkan anaknya ke laki-laki yang ia sendiripun belum kenal baik akan kecil. Ini merupakan hal yang penting. Sebelum kamu memberanikan diri untuk melamar pasanganmu, pastikan kamu sudah memiliki hubungan yang baik dan dekat dengan orang tuanya, terlebih lagi ayahnya. Sehingga merekapun juga sudah memiliki keyakinan terhadapmu.

3. Berpakaian rapi

Kamu akan meminta izin seorang ayah untuk menikahi putrinya. Siapa yang kira kira akan menyerahkan putrinya kepada laki laki yang berpakaian berantakan? Tentunya kamu tidak hanya meminta restu dan izin, kamu juga harus menunjukan respek terhadap calon mertuamu. Laki-laki yang berpakaian rapi akan terlihat lebih meyakinkan dan matang untuk membina rumah tangga kelak.

4. Bicara secara personal

Tergantung bagaimana sifat dan kedekatan kamu dengan ayahnya, kamu bisa mengajaknya untuk minum kopi di sebuah kafe atau bicara berdua di rumahnya. Yang terpenting kamu bicarakan secara personal dengan ayahnya. Pastikan juga kamu memilih waktu yang tepat, bukan di saat libur panjang atau di saat mereka sedang mengalami masalah keluarga ataupun masalah pribadi.

5. Mulai dengan mengungkapkan perasaanmu terhadap anaknya

Berbicara berdua dengan ayah kekasihmu saja sudah deg-degan, apalagi membuka pembicaraan. Untuk mempermudahnya, mulailah dengan menyatakan perasaanmu terhadap anaknya. Dari situ, mulainya mengarahkan ke keinginan yang lebih serius.

6. Tunjukan janji untuk setia dan menjaganya

Menyatakan alasan dan perasaan sudah. Meskipun sang calon ayah ipar sudah menaruh kepercayaan kepadamu, kamu juga wajib menambah kepercayaannya dengan menyatakan janji untuk setia dan menjaganya. Mau tidak mau, pernikahan kan berarti menyerahkan anak gadis kepada teman hidupnya kelak. Setelah menyatakan janji, sang ayah akan semakin yakin kepadamu. Mau tidak mau, lelaki sejati tak pernah ingkar janji lho.

7. Minta restunya

Pertemuanmu itu bukan hanya semata-mata meminta izinnya, tapi meminta restunya juga. Tunjukan respekmu dengan meminta restunya untuk rumah tangga yang akan kalian bina. Bagaimanapun, ayahnya juga akan segera menjadi ayahmu dan akan menjadi bagian penting dalam rumah tangga kalian nanti.

Jangan khawatir, kalau kalian berdua sudah sama sama yakin satu sama lain dan sudah bersedia untuk melangkah, pasti jalannya akan lancar. Jangan lupa bantu dengan doa ya!

Shop