8 Tips on DIY Calligraphy by Veronica Halim of Truffy Pi

By arinda.p on under How To

calligraphy kaligrafi wedding truffypi inspirasi pernikahan

Seni menulis calligraphy memang sedang menjadi trend akhir-akhir ini. But seriously who does not love calligraphy? It’s beautiful and has sentimental value in it.Tingginya intensitas kita berhubungan dengan teknologi membuat kita menjadi sangat menghargai segala sesuatu yang dibuat dengan tangan, termasuk calligraphy. Akhir-akhir ini calligraphy pun semakin sering digunakan untuk banyak wedding items seperti card table dan invitation. Apabila kamu melihat kembali artikel mengenai engagement dinner Katarina Aie, kamu dapat menemukan bahwa ia menggunakan card table dengan sentuhan kaligrafi yang indah tersebut. Hal itu membuat acara dinner tersebut menjadi lebih sophisticated tanpa perlu menambahkan banyak dekorasi.

Akan tetapi, meskipun semakin banyak orang yang tertarik dengan dunia calligraphy ini, tidak sedikit juga yang merasa minder untuk mencoba melakukannya. Hal ini biasanya disebabkan oleh berbagai alasan seperti tulisan tangan yang jelek sehingga tidak mungkin menghasilkan tulisan kaligrafi yang indah atau tidak memiliki kesabaran yang cukup.

Oleh karena itu, hari ini The Bride Dept mengundang Veronica Halim dari Truffy Pi untuk membagikan beberapa tips untuk menulis calligraphy yang indah.

Menurut Veronica ada 8 hal yang harus diperhatikan kalau kamu mau belajar calligraphy!

  1. Berilah waktu lebih untuk persiapan.  It takes time to master a skill!
  2. Belajar online tentang calligraphy dan style yang kamu suka. Banyak banget source yang bisa kamu temukan online. Untuk mudahnya, kamu bisa melihat dari Pinterest atau blog calligraphy artist.
  3. Carilah workshop calligraphy terdekat di kota kamu. Apabila tidak ada, back to number 2! Go online! Belajar lah lewat youtube atau online classes yang tersedia. Make sure you have lots of practice.
  4. Beli peralatan calligraphy sesuai dengan style yang anda inginkan. Pssstt.. insider notes! Apabila style yang diinginkan adalah style copperplate dan modern calligraphy maka nibs yang harus dibeli adalah pointed nibs. Tetapi apabila style-nya adalah roman atau gothic style, maka nibs yang dibutuhkan adalah broad edge nibs.
  5. Pilih material kertas yang kira-kira cocok dengan tinta calligraphy. Carilah yang permukaan nya agak halus, sehingga tidak scratchy dan tinta tidak bleber. Pilih juga ketebalan kertas dan warna yang diinginkan supaya hasilnya benar sesuai dengan yang kamu mau.
  6. Important! Selalu test kertas terlebih dahulu
  7. Siapkan minimal 20% kertas extra untuk writing error.
  8. Untuk penulisan lurus, bisa di garis terlebih dahulu dengan pensil, lalu setelah tinta kering dihapus garis nya.

Nggak susah kan? Veronica mengaku bahwa tulisan tangan dia sendiri pun sebenarnya tidak indah. Dalam mempelajari calligraphy, ia mengaku bahwa ia membutuhkan jam latihan yang banyak dan tingkat kesabaran yang tinggi. Ia juga harus memahami cara penulisan alfabet satu per satu secara detail agar keindahan di setiap huruf dapat terpancar. Veronica pertama kali belajar calligraphy ketika ia masih duduk di bangku kuliah. Ketika itulah, ia merasa jatuh cinta dengan bagaimana tulisan yang simple tetapi bisa dibuat begitu indah dan memorable. Selepas dari bangku kuliah, Veronica pun mendirikan design studio-nya sendiri yang fokus pada Corporate dan Packaging Design. Di design studio inilah Veronica kembali banyak terlibat dengan typography dan hal tersebut membuatnya kembali tertarik untuk belajar calligraphy. Kali ini, Veronica berkomitmen untuk fokus dan akhirnya membuka kelas basic calligraphy di Jakarta dengan gudily.com. Jadi memang Veronica dan Truffy Pi sudah expert untuk bidang calligraphy ini!


Want to know more about Veronica Halim and Truffy Pi? Go directly to her website www.veronicahalim.com or email her at veronicahalim@gmail.com

×