8 Tips Persiapan Menikah di Luar Negeri

By Penna on under How To

Kesibukan mengurus pernikahan pasti akan membuat pusing calon pengantin paling tangguh sekalipun. Lalu bagaimana dengan mereka yang memilih atau harus menikah di luar negeri? Tak pelak, tantangan mengurus persiapan menikah di luar negeri menjadi berlipat ganda atau bahkan lebih. Tapi jangan keburu panik, ikuti saja 8 tips persiapan menikah di luar negeri berikut ini:

1. Memeriksa Legalitas

Hukum marital di tiap negara pasti memiliki aturan yang berbeda- beda. Contohnya, pasangan yang menikah di Prancis harus sudah memiliki histori menetap minimal 40 hari sebelum menikah.

Oleh karena itu, buat kalian yang merencanakan menikah di luar negeri, gali informasi sebanyak-banyaknya seputar hukum pernikahan yang berlaku. Atau, banyak juga yang memilih terlebih dahulu menyelesaikan persyaratan atau akta nikah dan lalu mengadakan acara syukuran menikah di luar negeri.

2. Menggunakan Jasa Wedding Planner

Jika kamu tidak memiliki pengetahuan yang awam di destinasi pernikahan, jangan mengambil risiko dan segera gunakan jasa wedding planner di lokasi tujuan. Pastikan kalau wedding planner yang kamu pilih untuk persiapan menikah di luar negeri ini berpengalaman, mampu memberikan masukan seputar lokasi, tradisi, hingga hal-hal lainnya.

Wedding planner pilihanmu untuk menikah di luar negeri juga harus punya koneksi vendor yang bisa memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan budget pernikahan yang kamu punya.

3. Diskusikan Sarana Transportasi & Akomodasi

Tiap pasangan memiliki rencana menikah di luar negeri yang berbeda dengan pasangan lainnya. Pastikan kalau tamu undangan sudah punya ekspektasi atas transportasi dan penginapan, baik dari pengeluaran sendiri ataupun ditanggung total/sebagian oleh pasangan.

4. Cek Kalender

Berbeda dengan negara Indonesia atau negara Asia lainnya yang didominasi sinar matahari, persiapan menikah luar negeri harus terlebih dahulu melibatkan riset tentang cuaca yang paling tepat untuk berkunjung. Bukan saja cuaca yang harus menjadi pertimbangan saat menikah di luar negeri, tetapi musim- musim liburan juga akan punya efek drastis terhadap harga tiket pesawat dan hotel. Jadi usahakan untuk merencanakan persiapan menikah di luar negeri pada tanggal-tanggal yang low season.

5. Periksa Waktu Keberangkatan

Usahakan agar ada minimal 48 jam waktu persiapan antara ketibaan dengan waktu acara pernikahan. Ini penting untuk meminimalisir jetlag sekaligus mempersiapkan stamina yang paling prima saat menikah di luar negeri.

6. Packing Wedding Dress

Berpergian dengan gaun pengantin via pesawat tentu bukan hal yang mudah. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk mengecek terlebih dahulu dengan pihak pesawat terbang yang akan digunakan. Pertanyakan apakah ada regulasi atau biaya tertentu supaya kamu bisa mengantisipasi sekaligus menjaga kondisi gaun pengantin milikmu.

7. Periksa Ulang Vendor

Konfirmasi ulang seluruh vendor list dengan wedding planner yang kamu gunakan dan pastikan kamu sudah mendapatkan penawaran terbaik dan terlengkap yang memudahkanmu. Tak lupa, vendor seperti makeup artist dan penata rambut juga sudah harus mendapatkan instruksi tentang tata cara rias yang kamu inginkan, termasuk sudah sesuai dengan cuaca dan keinginanmu.

8. Rencanakan Bulan Madu

Persiapan menikah luar negeri tentu tidak akan lengkap tanpa rencana bulan madu yang indah. Jika memungkinkan, atur supaya honeymoon bisa kamu nikmati dalam momen yang sama, bukan saja demi penghematan tetapi juga supaya masih ada suasana pengantin baru yang serba romantis saat bulan madu.