9 Hal Fatal dalam Undangan Pernikahan yang Harus Kamu Ketahui

Dibandingkan dengan mencari vendor, menyewa venue pernikahan dan bahkan mengurus persiapan gaun pernikahan, undangan memang terlihat hanya sebagai hal kecil dalam bagian persiapan tersebut.  Meskipun terlihat sederhana, namun ternyata menyepelekan hal tersebut dapat membawa permasalahn di kemudian hari. Bahkan, beberapa di antaranya tidak dapat ditolerir dan krusial.

Oleh karena itu, sebelum mempersiapkan undangan pernikahan, yuk pastikan kembali kamu sama sekali tidak melakukan hal di bawah ini.

  1. Orang yang salah dengan cara yang salah
    Menggunakan undangan digital memang sedang populer sekarang ini. Selain lebih hemat, undangan digital juga terlihat sangat kekinian. Namun, bukan berarti kamu bisa semudah itu mengirimkan undangan digital kepada mantan dosen di Universitas, atau bahkan saat mengundang direktur perusahaan tempat kamu bekerja. Kamu tetap harus mempersiapkan undangan cetak untuk orang-orang tersebut, lho!
  2. Kurang teliti dalam menyantumkan nama tujuan
    Kalau untuk mengirimkan ke teman sebaya atau keluarga, mungkin masih sah-sah saja jika hanya menggunakan nama panjang. Tapi, kalau undangan tersebut dikirimkan kepada mantan dosen di Universitas atau bahkan bos di perusahaanmu bekerja, mencatumkan gelar adalah hal yang cukup krusial. Tak semudah itu, kamu juga harus memastikan kebenaran tata cara penulisan gelar tersebut dan juga menuliskan sejumlah gelar lengkap yang dimiliki pihak tersebut sebagai tanda respekmu.
  3. Alamat yang tidak lengkap
    Tidak teliti adalah salah satu penyepelean yang sering ditemukan dalam mempersiapkan undangan pernikahan. Hanya mencantumkan alamat tanpa nomor rumah pasti dapat mengakibatkan undangan tersebut tidak sampai ke tujuannya, terlebih lagi jika menggunakan kurir atau jasa pengiriman.
    Begitu juga halnya dengan mencantumkan alamat venue pernikahanmu. Kalau kamu mengadakan pernikahan di gedung, hanya menyebutkan nama gedung dan area serta kota saja, sang tamu bisa menemukan venue-nya. Namun, kalau kamu mengadakan pernikahan di rumah pribadi atau bahkan rumah sewaan, pastikan kamu mencantumkan alamat lengkap agar tidak membuat para tamu mengundurkan diri untuk hadir karena alasan tersasar atau alamat yang kurang jelas.
  4. Waktu pengiriman yang tidak tepat
    Waktu yang paling ideal untuk mengirimkan undangan pernikahan adalah sekitar 2 minggu sebelum tanggal pernikahan. Kalau kamu mengirimkan undangan dengan jarak yang terlalu jauh dari hari H, bisa jadi undangan tersebut tercecer dan hilang atau bahkan lupa karena jarak yang terlalu jauh dari hari H.
    Begitu juga kalau kamu mengirimkan undangan dalam waktu yang terlampau dekat atau mepet dari hari H, bisa jadi, orang tersebut sudah memiliki rencana kegiatan dan berhalangan untuk hadir di acara pernikahanmu.
  5. Informasi yang tidak lengkap
    Kalau kamu menginginkan para tamu untuk datang dengan menggunakan dress code, pastikan kamu mencantumkan hal tersebut dengan jelas. Misalnya, kamu mengadakan pernikahan di taman kota, pastikan kamu menghimbau tamu undaganmu untuk menggunakan flat shoesi dan menghindari high heels dan sebagainya.
  6. Tidak memahami isi konten di dalam undangan
    Biasanya, dalam undangan versi keagamaan, banyak yang mencantumkan ayat-ayat atau potongan dari kitab suci. Namun, sebelum kamu mencetak undangan tersebut, pastikan kamu sudah memverifikasi kembali tulisan dan juga artinya agar kamu tidak melakukan kesalahan atau salah paham terhadap konten yang kamu gunakan. Meskipun mengambil template dari internet, tetap saja kamu harus teliti.
  7. Grafis atau kaligrafi yang estetik, namun tidak terbaca
    Tulisan kaligrafi modern memang sedang menjadi trend. Namun, bukan berarti kamu menggunakan seluruh konten tulisan dengan menggunakan model kaligrafi. Terkadang, tidak semua orang dapat membaca dengan jelas tulisan dengan menggunakan kaligrafi tersebut. Jadi, untuk informasi-informasi penting, pastikan kamu menggunakan huruf balok saja.
  8. Memesan undangan pas-pasan
    Meski kamu sudah yakin berapa tamu yang akan kamu undang, namun bukan berarti kamu memesan undangan cetak sebanyak angka tersebut. Human eror pasti ada, kan? Daripada kamu pusing karena kehabisan undangan, lebih baik kamu cetak undangan lebih, misalnya 20 atau 30 dari tamu undangan yang sudah masuk ke dalam daftar namamu.
  9. Typo
    Ini juga kesalahan terakhir yang tidak dapat ditolerir dan tidak boleh terjadi dalam menyiapkan undangan pernikahan. Satu huruf saja yang typo pasti dapat merusak estetika undanganmu tersebut. Makanya, sebelum mencetak, pastikan kamu sudah mengecek semuanya berkali-kali untuk memastikan semuanya sudah siap naik cetak.

Agar tidak melakukan hal yang fatal, pastikan berkali-kali ya bahwa undanganmu sudah benar-benar sempurna dan benar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *