Acara Lamaran dengan Tema Warna Mint Green

By Rebebekka on under The Engagement

Style Guide

Style

Venue

Residential

Colors

Vendor That Make This Happened

Engagement Reception

Venue Private Residence

Event Styling & Decor Mafleur Indo

Photography Fotologue Photo

Make Up Artist Galuh Wulandari

Catering Akasya Catering

Wedding Organizer Pranatacara

Wanda pertama kali bertemu Landi ketika sedang kursus menari di salah satu studio menari milik sahabat Landi. Di sanalah mereka saling berkenalan. Setelah perkenalan itu, komunikasi mereka hanya berlanjut via Blackberry Messenger karena Landi harus melanjutkan studinya di UK. Beberapa bulan kemudian, Landi memberi tahu Wanda bahwa ia akan berlibur ke Jakarta, namun Landi tidak memberi tahu tanggal pastinya. Ternyata tepat pada saat Wanda berulang tahun, Landi datang dan memberi kejutan padanya. Sejak itulah mereka berkomitmen untuk pacaran dan serius menjalani hubungan mereka selama 3,5 tahun.

Ketika sudah kembali menetap di Jakarta, Landi mengajak Wanda untuk menikah. “Waktu itu Landi dan aku makan malam di daerah Kemang. Tiba – tiba dia memberikan aku amplop. Awalnya aku kira isinya CD, namun ternyata kartu yang di dalamnya ada tempat selipan cincin. Aku langsung tertawa dan tanya apa maksudnya. Kemudian Landi propose aku, hihihi,” kenang Wanda bahagia.

 

Tidak lebih dari dua bulan Wanda dan Landi mempersiapkan acara lamaran. Mereka meminta bantuan dari tim WO Pranatacara. Keputusan mereka untuk menghire WO didasarkan karena kesibukan mereka dalam pekerjaannya masing – masing dan waktu yang sangat singkat.

Wanda yang menyukai warna hijau pastel memilih warna tersebut untuk kebayanya. “Aku sengaja memilih sendiri bahan kebaya yang akan aku kenakan di hari lamaranku. Cukup sulit mencari bahan kebaya berwarna hijau dengan shade yang benar-benar aku mau. Akhirnya secara tidak sengaja aku menemukan warna hijau yang aku mau dan langsung aku pilih. Untuk modelnya aku memang sengaja request design simple berbentuk baju kurung. Aku minta untuk lebih dihias dengan batu dan payet tabur. Karena Ayah Landi berasal dari Cirebon, kami sepakat untuk menggunakan unsur Cirebon pada acara lamaran kami. Kain bawahan yang aku kenakan dan kemeja batik yang dikenakan Landi sengaja kami pilih dengan motif yang serupa tapi tidak sama dengan khas batik Cirebon,” jelas Wanda.

Untuk keluarga inti dan keluarga besar, Wanda menentukan dresscode yaitu warna abu – abu, silver dan baby blue. Dekorasi pun dibuat senada dengan pilihan warna abu – abu, baby blue, putih dan hijau. Wanda menerima seserahan bernuansa adat Minang berupa ayam singgang, ketan kuning, rendang daging, daging pedas dan songket Padang.

“Di hari lamaranku, kedatangan keluarga Landi langsung diwakilkan langsung oleh ayahnya sendiri. Dari mengungkapkan maksud dan tujuan hingga perkenalan keluarga. Begitu juga dari keluargaku, penyambutan keluarga besar Landi hingga perkenalan keluarga juga dilakukan sendiri oleh papaku. Hal ini menjadi highlight bagi aku dan Landi, karena pada umumnya juru bicara diwakilkan oleh anggota keluarga lainnya,” ungkap Wanda. Lucunya, pada saat Wanda masih bersiap – siap dirias dan memakai kebaya, keluarga Landi sudah berdatangan. Mereka lebih cepat datang dari waktu yang diperkirakan. Alhasil, keluarga Wanda menjadi kelabakan menyambut keluarga Landi dan acara makan siang berubah menjadi brunch.

Persiapkan kebutuhan-kebutuhan utama dari elemen lamaran seperti tenda, catering, dan MUA dari jauh-jauh hari. Lakukan booking dan bayar DP agar dipastikan mereka available di tanggal acara. Persiapkan juga semua teks dan catatan yang diperlukan pada prosesi lamaran misalnya rundown acara dan list nama keluarga besar. Jangan lupa komunikasikan seluruh rangkaian acara kepada keluarga pasangan. Jika menggunakan jasa WO, minta bantuan juga untuk mengkoordinasikan semua vendor pilihan dengan teknis acara. Terakhir, buatlah acara prosesi lamaran sesimple mungkin dan intimate,” pesan Wanda kepada brides to be dalam mempersiapkan acara lamaran.  

Top 3 vendor pilihan Wanda :

1. Gal makeup

“Aku suka banget dan sangat puas dengan hasil makeup Mbak Galuh. Natural tetapi glowing dan tidak merubah wajah kita. Selama dirias, Mbak Galuh juga selalu ajak ngobrol dan bercanda sehingga membuat aku santai dan tidak grogi.”

2. Fotologue Photography

“Mas Dimas dan Mas Lukas sangat on time, baik, dan sabar dalam mengarahkan Aku dan Landi serta keluarga besar. Hasil foto candid dari Mas Dimas dan Mas Lukas juga bagus-bagus.”

3. Akasya Catering

“Aku selalu suka semua makanan dari Akasya. Tampilannya cantik dan porsinya pas.”