Acara Lamaran Penuh Warna ala Dherra dan Septian

By NSCHY on under The Engagement

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Restaurant

Colors

Vendor That Make This Happened

Lamaran

Venue The Westlake Resto Yogyakarta

Event Styling & Decor Toko Bunga Asri

Photography Askara Photography

Kebaya Allussan Batik

Make Up Artist Mayrindra

Dalam teman sejurusan di kampus, belum tentu kamu mengenal satu per satu mahasiswanya dengan dekat, seperti Dherra dan Septian yang sama-sama merupakan mahasiswa Psikologi Universitas Gadjah Mada.

Septian, senior Dherra yang terpaut dua tahun ini adalah mahasiswa yang aktif dalam organisasi, salah satunya ia pernah menjabat sebagai ketua pencinta alam. Sedangkan Dherra, ia sangat kebalikannya, enggan untuk berorganisasi. From stranger to be a lover, begitu Dherra mewakilkan kisah hubungannya.

Keduanya saling mengenal sejak tahun 2010 sebatas teman sejurusan. Tahun 2013, saat Septian pindah ke Jakarta untuk bekerja, keduanya bertemu lagi dan mulai menjalani hubungan yang lebih dekat berkat buku sastra. Ya, mereka berdua merasa klik karena kesamaan hobinya yaitu membaca buku sastra. Dari situlah keduanya mulai aktif ber-BBM-an. Namun karena Dherra bekerja di Jawa Timur, mereka baru bertemu kembali pada lebaran tahun 2014 di salah satu toko buku di Yogyakarta. Karena saat itu posisinya Dherra sedang berhubungan dengan seseorang, pertemuan mereka murni sebatas senior-junior berhobi sama yang sedang bertukar pikiran: mengenai buku sastra, kehidupan perjombloan bahagia dan LDRan.

Ternyata, LDR tidak membuat Dherra dan pasangannya berjodoh, malah memberikan kesempatan untuk Septian mengisi kekosongannya. Bertemu kembali pada lebaran tahun 2015, Dherra minta ditemani Septian untuk berkunjung ke rumah dosen pembimbing skripsinya yang mengarahkan mereka untuk pertemuan ketiganya pada bulan Oktober tahun lalu saat Dherra berkunjung ke Jakarta untuk menjadi bridesmaid sahabatnya. Pertemuan selanjutnya, gantian Septian yang berkunjung ke Malang untuk menghadiri pernikahan temannya dan meminta Dherra untuk menemaninya hadir.

Pertemuan mereka tidak hanya sampai situ. Sebelum pulang ke Jakarta, Septian singgah di Surabaya untuk mengantarkan Dherra kembali ke kota menetapnya saat itu. Perjalanan dari Malang ke Surabayalah yang menjadi saksi diskusi mereka.

“Septian nanyain kriteria teman hidup saya dan mengenai resiko menjadi istri seorang pekerja bank yang rentan dengan mutasi.”

Saat tiba di Bandara Juanda, Surabaya, Septian melamar Dherra dan mengutarakan maksudnya untuk menikahi Dherra.

“Aku awalnya sempat ragu karena kami berdua belum mengenal satu sama lain dan akhirnya memutuskan untuk menjalankannya dengan kesepakatan dan komitmen bahwa hubungan ini nggak sekedar pacaran, tapi serius untuk menuju pernikahan.”

Keduanya yang sama-sama menyadari resiko bahwa keduanya belum saling mengenal lebih dalam mulai menjalani LDR yang mereka anggap sebagai latihan untuk Long Distance Marriage. Berkat usaha keduanya, Dherra kembali di pelukan Septian karena diterima bekerja di sebuah perusahaan di Jakarta.

Berada dalam satu kota membuat keduanya menjalani hubungan dengan lancar dan mulai mempersiapkan pertunangan satu setengah bulan sebelum hari H karena keduanya memilih untuk menyelenggarakan pertunangan di hari ke tiga Lebaran dan diadakan di Jogja.

Dherra memilih kebaya emas kemerahan brokat kutubaru yang dipadukan dengan kalung milik Eyang Putrinya yang dipadankan dengan batik tulis Jawa Klasik bermotif Wahyu Tumurun yang sama dengan Septian.

“Kita pilih motif ini karena menyiratkan berkah kehidupan lahir batin, keharmonisan dan kebahagiaan yang langgeng dan terjaga dengan harapan hubungan kami yang juga akan penuh berkah, harmonis, langgeng dan bahagia.”

Pertunangan dengan konsep kekeluargaan ini memang sengaja hanya mengundang keluarga dan kerabat dekat. Untuk semakin mengakrabkan, sahabat dan para anggota keluarga juga ikut berkontribusi dalam pelaksanaan acara. Yang membuatnya semakin spesial adalah kehadiran Eyang Putri ditengah kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan untuk duduk berlama-lama setelah menjalani operasi patah tulang pinggang.

Bagi Dherra, saat pemasangan cincin dari sang ibu di jari manis tangan kiri Dherra dan Septian adalah momen yang paling berkesan dan membahagiakan.

Untuk dekorasi, Dherra dan Septian memilih berbagai jenis bunga untuk tanaman hias mulai dari Bunga Anyelir, Daisy berwarna merah, pink dan kuning serta bunga merak berwarna putih dan ungu.

Tips untuk para brides to be,

Pertama, siapkan sebuah media untuk mencatat baik ditulis dalam buku ataupun notes dalam smartphone, catatan ini penting karena akan ada banyak ide yang muncul, atau hal-hal penting yang perlu dicatat agar tidak lupa. Beberapa hal yang perlu dicatat: Konsep Acara, Persiapan Cincin, Persiapan Attire, Target dan Daftar Tamu Undangan, Budget, Dekorasi, Hantaran, dll.

Kedua, susun rencana lamaran berdua dengan pasangan. Proses ini akan seru dan membuat kalian saling mengenal karakter masing-masing dan juga jembatan untuk saling mengenalkan tradisi masing-masing keluarga yang berbeda-beda.

Ketiga, check dan pastikan semua yang direncanakan telah sesuai. Jangan pernah membiarkan satu hal pun dalam ketidakpastian. Yang pasti-pasti aja pasti lebih asik.

Keempat, kehadiran sahabat akan membuat harimu lebih berarti. Selain mengundang mereka ke acara bahagiamu, melibatkan mereka sebagai “pengisi” acaramu juga ngga kalah seru, lho!

Kelima, perbanyak energi positif (khususnya kesabaran) satu sama lain, karena menjelang hari H segala-galanya akan menjadi super sensitif.

Selamat mempersiapkan hari bahagiamu, dan terima kasih untuk The Bride Dept!

Top 3 Vendors,

1. Toko Bunga Asri

“Kami hanya memberikan konsep dan garis besarnya saja serta mendiskusikan beberapa jenis bunga dan warna, tapi surprise sekali karena Toko Bunga Asri betul-betul mewujudkan keinginan kami lebih dari ekspektasi.”

2. Askara Photography

“Ini tahun kedua keluarga besar saya menggunakan jasa Askara Photography untuk yearly family portrait, dan saya memutuskan untuk memakai jasa mereka lagi di tahun ini, sekaligus mengabadikan momen bahagia saya. Askara betul-betul totalitas dalam memberikan pelayanan jasa, dari mulai datang on time, hasil yang bagus, juga sabar dalam melayani request-request tertentu dari kami.”

3. The Westlake Resto

Venue-nya ok, menu makanannya enak, dan bersedia memberikan service yang maksimal sesuai dengan request dari kami.”

4. Mayrindra

“Puas banget, terutama dengan hasil make up di bagian mata. Make up-nya ringan, haluuus, dan awet sampai dengan malam hari.”

×