Acara Lamaran Sederhana dan Intimate yang Penuh Haru ala Sheila dan Toro

By Renya Nuringtyas on under The Engagement

Lamaran

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Residential

Colors

Vendor That Make This Happened

Event Styling & Decor Al'PartyPlanner

Photography Tabitaphotoworks

Make Up Artist Tamy Kalza

Bride's Attire anidjokorumahjahit

Wedding Shoes V A I A

Sheila dan Toro sudah saling mengenal sejak sama-sama masih duduk di bangku SMA. Meskipun tidak satu sekolah, saat itu mereka sama-sama mengikuti kegiatan ekstra kurikuler basket dan tim basket sekolah Sheila dan sekolah Toro memiliki tempat latihan yang sama, dengan jadwal yang juga sering berbarengan. Tapi, saat itu mereka hanya saling kenal nama dan wajah saja tanpa pernah berkenalan secara resmi. Setelah lulus SMA mereka tidak pernah bertemu lagi karena Toro melanjutkan kuliah di Yogyakarta sedangkan Sheila melanjutkan kuliah di Depok dan Australia. 

Setelah lulus kuliah, tepatnya saat Sheila sedang bekerja di salah satu perusahaan swasta di Jakarta, salah satu teman kantornya mengajak Sheila untuk menonton World Cup 2018 di salah satu café di Bogor. Selang beberapa hari, Sheila menerima DM Instagram dari Toro yang out of nowhere karena Sheila mengaku kalau ia bahkan tidak berteman di Instagram dengan Toro. Di DM-nya Toro bercerita kalau ia melihat Sheila di café saat ia sedang menonton World Cup 2018 dan mengatakan kalau malam itu, ia duduk tepat di belakang Sheila.

Semenjak itu mereka mulai sering ngobrol sampai bertukar nomor Whatsapp dan akhirnya memutuskan untuk ketemuan dan jalan bareng. “Saat pertama kali bertemu Toro entah mengapa aku langsung tahu kalau he’s the one, padahal baru pertama kali ketemu dan ngobrol secara langsung. Konsep jodoh itu lucu ya! hehe..” kenang Sheila. 

 

Sebulan kemudian, mereka memutuskan untuk pacaran dan langsung merencanakan untuk menikah di tahun 2020. Tanpa disangka, kedua orang tua mereka menyambut baik rencana itu dengan memberikan restu serta support yang luar biasa, sampai akhirnya keluarga besar memutuskan untuk memajukan waktu pernikahan dari tahun 2020 ke tahun 2019. “Kami berdua merasa kalau tidak ada waktu yang pasti untuk mengenal seseorang dan untuk siap menjadi suami istri, karena seumur hidup kami berdua akan terus mempelajari satu sama lain. Oleh karena itu, tidak butuh waktu lama bagi kami untuk akhirnya memutuskan untuk menikah,” tambahnya.

Tanpa ada momen sweet proposal, bagi Sheila ajakan Toro untuk berkomitmen dan menjalin hubungan serius dengannya sudah menjadi bukti dari keseriusan Toro dan menjadi momen yang sangat manis, “it was definitely the sweetest proposal, ever! No rings and no romantic dinner at that time, but his sincere words and treats are priceless!,” kenang Sheila.

Acara lamaran resmi Sheila dan Toro mengangkat tema Sederhana dan Intimate. Sheila, Toro dan keluarga sengaja memisahkan waktu untuk keluarga dan teman-teman, termasuk bridesmaids dan bestman. Undangan keluarga dibuat khusus dari awal hingga akhir acara, sedangkan undangan teman-teman dimulai dari pertengahan sampai akhir acara. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesakralan acara, karena menurut Sheila acara ini merupakan acara yang sangat penting bagi perjalanan kisah cinta mereka dari awal hingga akhirnya sampai di tahap ini.

Untuk busana, Sheila dan Toro memilih mengenakan kain songket berwarna dustry blue yang senada dengan warna seragam yang dikenakan oleh keluarga inti. Seluruh rangkaian acara juga didukung oleh dekorasi ruangan yang cantik dengan nuansa warna hijau, putih dan biru.

Bagi Sheila, momen yang paling berkesan dari acara lamarannya dengan Toro adalah momen disaat ia dan Toro diminta untuk memberikan speech. Mulai dari bercerita mengenai alasan kenapa mereka memilih satu sama lain untuk menjadi pasangan hidup, sampai alasan kenapa mereka memutuskan untuk menikah berdasarkan perspektif masing-masing. “Ketika giliranku memberikan speech, aku meneteskan air mata dan suasana seketika berubah menjadi sangat mengharukan,” kenang Sheila. Saat itu Sheila menceritakan bahwa alasan ia memilih Toro menjadi suaminya selain karena alasan dari sisi agama, perilaku dan juga rasa tanggung jawab adalah juga karena Toro memiliki banyak kemiripan dengan Almarhum Papa Sheila, “seketika semua tamu undangan yang hadir pun meneteskan air mata dan ikut merasakan kebahagiaan yang aku rasakan saat itu,” tambahnya.

Lamaran

Top 3 Vendor pilihan Sheila dan Toro:

1. Anidjokorumahjahit

Seriously, vendor busana lamaran aku dan Toro ini the best banget. Untuk para calon pengantin yang ingin membuat baju lamaran atau bahkan pernikahan sekalipun aku rekomen banget ke Tante Ani! Beliau bukan hanya sukses membuat aku dan Toro mendapat banyak pujian karna baju kami yang dipadukan dengan kain songket terlihat mewah, elegan, dan sederhana, tapi beliau juga banyak sekali memberikan masukan dan saran dalam memilih model pakaian yang cocok untuk bentuk tubuh kami. Selain itu, beliau juga sering sekali memberikann wejangan-wejangan pernikahan untuk para calon bride & groom-to-be yang berguna banget, dan aku jadikan pegangan sampai sekarang, lho!”

2. Beautybykalza

“Saat aku sedang cari-cari MUA untuk acara lamaranku, tidak perlu waktu lama bagi aku untuk memutuskan memilih Mbak Tamy dari Beautybykalza karena literally semua orang cocok banget dengan hasilnya dan aku merasa jadi semakin cantik 1000x lipat ketika di make-up oleh Mbak Tamy. She is so friendly, perfectionist, helpful and warm. Very recommended!

3. Tabitaphotoworks

“Photo & Videographer ini lolos sensor aku dan Toro setelah kami melakukan survei dan melihat dokumentasi puluhan vendor lainnya. Dengan tone yang warm, owner dan crew yang friendly, helpful dan sabar banget, aku jadi merasa sangat nyaman dan tidak tegang ketika di foto oleh mereka! Mereka juga on time banget dalam mengirim hasil fotonya, dan saat mengirim video, dari aku tidak ada revisi sama sekali, langsung perfect! Definitely worth it!”

Sheila juga memberikan tips buat kamu dan para brides-to-be yang sedang mempersiapkan acara lamaran. Yuk langsung simak tipsnya berikut ini!

“Jangan ragu dan malu untuk approach para pemakai jasa calon vendor sebelumnya, sebelum kamu mem-booking vendor tersebut untuk acara bahagia kamu! Aku approach beberapa orang lewat Instagram to ask their honest review about the vendor and its totally worth the effort! Untuk para bride-to-be yang mempersiapkan acara pernikahan dan lamaran secara bersamaan, try to seperate apa yang menjadi prioritas supaya kamu tidak merasa overwhelmed dengan persiapan dua acara sekaligus. Bisa mulai mempersiapkan acara dengan melakukan kordinasi bersama vendor-vendor besar di acara pernikahan terlebih dahulu dan bahas konsep utamanya dengan mereka, dan setelah itu baru mulai fokus mempersiapkan acara lamaran supaya tidak keteteran. And last but not least, EAT, DRINK, and SLEEP WELL!”

Acara Lamaran Sederhana dan Intimate yang Penuh Haru ala Sheila dan Toro