Agar Pacaran Jarak Jauh Bisa Berhasil

Saya suka sekali dengan lagu RAN yang berjudul “jauh di mata dekat di hati.” Saya jadi ingat masa – masa pacaran dulu dengan suami saya. Ketika itu, setelah pacar saya melamar untuk jadi pacar dan sekaligus istri, keesokan harinya ia langsung kembali ke Korea untuk bertugas di sana. Jadi begitu resmi berpacaran, kami langsung dipisahkan jarak dan waktu. Selama setahun hubungan kami mengalami berbagai rintangan dan ujian. Namun karena kami berdua tahu kemana tujuan dari hubungan kami, maka semua bisa dilewati dengan mudah (dan sedikit air mata).

Suka dan duka kami lewati bersama. Apalagi waktu di Korea lebih maju dua jam dari Indonesia. Memang sih tidak terlalu besar perbedaannya seperti jika dibandingkan dengan negara di benua lain. Namun seringkali ketika saya masih ingin mengobrol via Skype saat pulang dari lembur di kantor, pacar saya sudah tertidur lelap.

Sedikit tips agar hubungan LDR tidak perlu diwarnai dengan drama yang berlebihan agar semuanya bisa terlewati dengan mudah:

1. Jangan Membandingkan Dengan Pasangan Lain

Tidak ada gunanya membandingkan kondisi kita dengan orang lain. Ketika menjalani LDR, jujur saya selalu drama dan mengeluh kepada pasangan saya jika sudah waktunya sabtu malam. Saya merasa kesal karena saya hanya bisa pacaran melalui video call sedangkan teman – teman saya bisa pergi bersama pacarnya. Seharusnya saya tidak perlu membanding – bandingkan seperti itu karena selain tidak ada gunanya, hanya akan membuat pasangan kita menjadi merasa bersalah.

2. Percaya

Memang wajar ketika kita tidak memantau dan melihat sendiri bagaimana kegiatan pasangan dan siapa saja temannya lalu kita menjadi khawatir jika pasangan berpaling dari kita. Namun lagi – lagi hal seperti itu tidak ada gunanya. Ketika kita dan pasangan sudah berkomitmen untuk menjalani hubungan, kita harus menjaga komitmen tersebut dan juga percaya penuh kepada pasangan kita. Rasa cemburu yang berlebihan hanya akan merugikan diri kamu sendiri dan membuat hubungan jarak jauh ini semakin sulit.

3. Komunikasi

Beruntung kita sudah hidup di zaman yang canggih. Kebayang ga sih, pasangan – pasangan seangkatan orang tua kita dulu yang menjalani hubungan jarak jauh tanpa teknologi secanggih sekarang. Handphone saja belum ada. Nah, komunikasi sangat penting untuk menjalani masa LDR. Usahakan untuk selalu menyapanya di pagi hari dan sebelum tidur. Beritahukan segala aktivitas yang kamu jalani dan jaga agar komunikasi kalian selalu lancar walaupun jauh.

4. Lakukan Hal Seru

Buatlah aktivitas – aktivitas seru bersama pasangan. Putar lagu favorit kalian berdua dan buka liriknya lalu bernyanyilah berdua seperti sedang karaoke di tempat yang sama. Kamu juga bisa challenge diri kalian masing – masing sebelum waktunya bertemu. Misalkan, kamu taruhan bahwa nanti saat ia pulang, kamu akan turun atau naik berat badan sekian kilogram.  Begitu pula dengan pasangan. Buat seru – seruan aja. Supaya lebih seru nanti siapa yang berhasil akan ditraktir oleh yang kalah.

5. Sabar

Sabar adalah kunci yang paling penting dalam menjalani hubungan LDR. Segala sesuatu ada waktunya. Jika memang harus seperti ini dulu maka jalani saja dengan ikhlas dan sepenuh hati. Kesabaran saya ketika itu juga membuahkan hasil yang manis. Setahun menunggu dengan sabar, lalu dia datang dan kami menikah. Kemudian ia memboyong saya bersamanya hingga kini kami terus bersama.

Untuk para brides yang sedang menjalani LDR jangan sedih dan tetap semangat ya. Jaga komitmen dan kesetiaan karena kalian tahu kemana akhir dari hubungan kalian. ‘Cause love has no distance! Cheers!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *