Apa Pendapat Pria mengenai Online Dating?

Hello readers, untuk kalian yang belum tahu aku siapa, perkenalkan namaku Langen. Aku merupakan salah satu contributor di The Bride Dept, mungkin kamu pernah membaca salah satu artikel yang aku tulis disini. Seperti kalian, aku juga rajin membaca artikel-artikel yang di publish setiap hari oleh The Bride Dept. Suatu hari aku menemukan artikel pernikahan Caca & Ical serta Maqeba & Irvan, dua pasangan yang bertemu di Tinder, buat kamu yang belum membacanya kamu bisa lihat artikelnya disini. The idea of meeting a complete stranger who turns out to be the love of your life on the Internet intrigued me. Jadi aku memutuskan untuk menulis three-part article series tentang online dating untuk mengetahui lebih lanjut mengenai dunia ini. Di artikel yang akan kamu baca sekarang, aku berbicara dengan empat pria seputar pengalaman mereka mengikuti online dating.

Adam, 24 tahun

Sebagai seorang filmmaker, Adam memiliki jam kerja yang cukup padat. Sedikitnya waktu luang yang kadang dimiliki pun dia habiskan untuk istirahat. Karena kesibukannya itu, Adam memutuskan mencoba online dating untuk mencari teman baru, pacar, sekaligus untuk menawarkan casting di film buatannya. Selama sekitar tiga bulan Adam mencoba berbagai dating app, mulai dari Badoo, Wavoo, BeeTalk hingga Tinder sudah pernah dia gunakan. Sekarang ini Adam hanya menggunakan Tinder dan melalui app tersebut, Adam berhasil mendapatkan 282 matches, 70% diantaranya sudah dia temui langsung, meskipun dia mengakui sebagian besar hanya untuk keperluan casting.

Ketika ditanya apa yang membuat dia tertarik dengan profile seorang perempuan, Adam menjawab, “Gue like karena fotonya terlihat cerdas, cantik dan menurut gue ada kesamaan yang mungkin bisa jadi bahan obrolan.” Saat membuat profile online dating, Adam berpesan supaya jangan berlebihan dalam mencantumkan info, menurutnya foto sudah sangat cukup menunjukkan kita orang seperti apa. Meskipun sudah menemukan banyak perempuan lewat online dating, Adam tidak merekomendasikan orang-orang untuk mencobanya. “Memang mau beli kucing dalam karung? Banyak fake accounts,” begitu alasannya. Selain itu, menurutnya jika dibandingkan dengan dating in real life, online dating memakan waktu lebih lama di proses perkenalannya dan itu pun belum tentu berujung ke sebuah pertemuan.

Agus, 25 tahun

Saat diwawancarai oleh The Bride Dept, Agus mengaku baru mencoba peruntungannya di dunia online dating selama tiga hari. Agus yang saat ini sedang menyelesaikan studinya di bidang pertanian, memutuskan untuk bergabung di Setipe demi satu tujuan, mencari seorang istri. Meskipun tujuan utamanya untuk mendapatkan istri, Agus juga menggunakan online dating untuk mencari teman. “Biar banyak saudara,” begitu ujarnya.

Agus memiliki beberapa kriteria perempuan ideal yang dia cari. Kriteria terpenting yang dicari olehnya yaitu wanita tersebut harus religius dan rajin shalat. Agus mengatakan bahwa dia menghindari profile perempuan yang di fotonya terlihat terlalu seksi. Sejauh ini Agus belum menemukan seorang wanita yang dia rasa dapat menjadi pasangan hidupnya. Tetapi Agus masih optimis dan menyarankan kepada orang-orang supaya mencoba online dating. “Coba saja biar ga penasaran,” begitu sarannya.

Tri, 28 tahun

Online dating bukanlah suatu hal yang baru bagi Tri, dia mengaku sudah aktif di dunia ini selama hampir dua tahun. “Tapi intensitasnya tidak sering, kalau bosan dihapus, kalau iseng download lagi,” ugkapnya. Saat ini Tri sedang menggunakan dua aplikasi, Badoo dan Twoo, dari sekian perempuan yang dia kenal lewat app tersebut, baru empat orang yang sudah pernah dia temui. Tri mengaku dia tertarik untuk mencoba online dating karena penasaran dan ingin mencari teman mengobrol. “Cari teman untuk sharing informasi dan pengalaman, untuk something more serious belum untuk saat ini,” ujarnya.

Tri membagi dos and don’t’s berikut perihal membuat profile online dating, “Dos, batasi identitas yang dicantumkan, komunikasi awal di app saja, don’t’s cantumkan identitas pribadi seperti kontak, domisili atau tempat kerja.” Saat melihat profile perempuan Tri mencari perempuan yang menurutnya pintar “Saya cari yang terlihat pintar, itu nomor satu, kalau cantik dan menarik ya setiap orang punya selera masing-masing,” begitu jawabnya. Menurut Tri, online dating tidak jauh berbeda dengan dating in real life. Meski begitu, saat ditanyakan apakah dia merekomendasikan orang untuk mencoba online dating, Tri menjawab, “Lebih baik hindari.”

Michael, 30

Kesibukan pekerjaan Michael sebagai koki menyisakan sedikit waktu baginya untuk bertemu dengan perempuan di dunia nyata, karena itu sepuluh bulan yang lalu dia memutuskan untuk mencoba online dating. Setelah sebelumnya menggunakan aplikasi Tinder dan Badoo, Michael sekarang memakai aplikasi OkCupid untuk mencari pasangan di dunia maya. Michael sendiri bergabung di OkCupid awalnya untuk mencari teman, akan tetapi dia tidak menutup kesempatan untuk mencari pasangan disana “Kalau memang nyambung mungkin lanjut ke level berikutnya, pacaran atau menikah,” ungkap Michael.

Di dalam profile online dating, Michael menyarankan untuk menulis apa yang kamu cari. Saat melihat profile perempuan, Michael mengatakan kalau dia tidak tertarik dengan perempuan yang memiliki foto yang bertato. Online dating sendiri menurut Michael jauh lebih menantang karena setiap orang harus dapat menjelaskan diri mereka dengan baik di profilenya. Mencari kecocokan dengan orang yang ditemui online juga diakuinya sebagai tantangan besar. Sampai saat ini upaya Michael mencari pasangan baru berujung ke satu pertemuan saja. “Mostly I don’t have enough time to meet up,” ucap Michael. Walaupun online dating belum berhasil baginya, Michael tetap menganjurkan orang-orang untuk mencobanya. Menurutnya online dating sudah terbukti hasilnya karena sudah ada beberapa orang yang menemukan pasangan bahkan hingga menikah dengan orang yang ditemui online.

So that’s the first part on our three article series about online dating, what do you think? Is there anything else you want to know about online dating? Buat kalian yang masih penasaran tentang online dating, nantikan artikel berikutnya dari The Bride Dept dimana pasangan yang bertemu lewat online dating akan berbagi pengalaman dan saran mereka. Tunggu juga artikel terakhir dari article series ini dimana aku akan bercerita tentang pengalamanku mencoba online dating selama sebulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *