Pernikahan Adat Jawa Di Rumah ala Aliyah dan Eka

By arinda.p on under The Wedding

Style Guide

Style

International

Venue

Residential

Colors

Vendor That Make This Happened

Akad Nikah

Venue Private Residence

Make Up Artist Mamie Hardo

Wedding Reception

Event Styling & Decor Akasya Catering

Photography The Leonardi

Bride's Attire Sapto Djojokartiko

Make Up Artist Irwan Riady

Catering Akasya Catering

Wedding Organizer MKE

Wedding Entertainment MC - Bigson Alandro

Hari ini kami akan berbagi cerita mengenai Aliyah dan Eka yang menikah pada awal tahun 2015. Mereka seharusnya menikah pada penghujung tahun 2015, tetapi pernikahan mereka dimajukan karena permintaan Ayah Aliyah yang sudah cukup sepuh. Beliau merasa bahwa tidak ada yang perlu ditunda lagi, apalagi pernikahan merupakan sebuah niat yang baik. Hal ini tentu saja disambut dengan bahagia namun juga kaget oleh Aliyah dan Eka. Seharusnya mereka masih memiliki waktu lama untuk mempersiapkan pernikahannya adat Jawa ini, tapi sekarang mereka hanya punya waktu 3 bulan saja.

Hal pertama yang Aliyah lakukan saat itu adalah mencari lokasi pernikahan. Sempat terpikir untuk menikah di beberapa gedung maupun hotel di Jakarta. Tapi sebenarnya Aliyah dari kecil punya mimpi untuk menikah di rumah nya sendiri. Menurutnya menikah di rumah sangatlah sentimentil dan memiliki nilai personal yang tidak akan tergantikan. Keinginan Aliyah ini sempat ditentang juga oleh keluarga karena alasan kapasitas dan juga keribetan yang pastinya akan jauh lebih complicated dibandingkan menikah di gedung ataupun hotel. Tapi akhirnya keluarga Aliyah pun mengerti da justru mendukung idenya ini. Untuk mengakali masalah kapasitas, undangan pun dibagi menjadi beberapa slot waktu yang berbeda sehingga semua tamu pun bisa hadir dengan nyaman. Aliyah merasa sangat beruntung karena keluarganya mendukung keinginannya untuk menikah di rumah. Bahkan rumahnya sempat direnovasi lho supaya flow tamu bisa lebih lancar. She’s really one lucky daughter!

Ya, pernikahan ini bisa dibilang pernikahan yang sangat personal dan kekeluargaan. Bagaimana tidak, hampir semua elemen dari pernikahan ini dikerjakan sendiri dan juga oleh keluarga. Aliyah, yang juga merupakan salah satu chef di bisnis keluarganya, Akasya Catering, secara spesial mengkreasikan menu baru untuk pernikahannya ini. Salah satu menu yang Aliyah ciptakan dan menjadi andalan ketika pernikahan kemarin adalah Nasi Indonesia Raya dan juga martabak manis mini. Nasi Indonesia Raya ini terinspirasi dari kaya nya kuliner Indonesia sedangkan martabak manis mini ini dibuat karena Aliyah memang menyukai martabak. Untuk membuat martabak manis ini lebih appropriate dan mudah dimakan di untuk pesta pernikahan, ia membuatnya dengan ukuran mini. Ternyata menu ini menjadi favorit dan bahkan sekarang dijual di restaurant keluarga mereka, Akasya Express di Kemang.

Dekorasi pernikahan Aliyah pun ditangani langsung oleh sang kakak yang memang memegang divisi dekorasi di Akasya. Aliyah tidak memiliki banyak request, dia hanya meminta pernikahannya didominasi dengan warna royal blue. Tak disangka, sang kakak sangat all out dalam menyiapkan dekorasi ini bahkan mencari beberapa item dekorasi sampai keluar kota. Hasilnya? Sangat cantik! Seperti yang kita bisa lihat di foto-foto disini.

Pernikahan dengan persiapan yang tidak terlalu lama tentu saja ada kendalanya. Salah satunya adalah perihal undangan. Awalnya Aliyah dan Eka tidak mau mengundang terlalu banyak orang sehingga memesan undangan pun hanya secukupnya. Ternyata seiring dengan berjalannya waktu, bertambah pula jumlah orang yang mereka undang. Hal ini pun cukup membuat Aliyah panik. Beruntungnya, vendor undangan mereka, Peony Design & Invitation, mampu untuk memenuhi tambahan quantity undangan tersebut. “Aku bersyukur banget karena meskipun waktu persiapan ini sedikit tapi banyak banget terjadi keajaiban selama persiapan ini. Salah satu contohnya ya soal jumlah undangan ini. Aku percaya selama kita berpikir positive, maka kita juga akan mendapatkan bantuan dari sekeliling yang positive juga.” ujar Aliyah.

Acara pernikahan yang meriah dan kekeluargaan ini pun ditutup dengan adanya after party di Bali yang diadakan setelah perayaan di Jakarta. It was definitely a sweet icing on the cake!

 

×