Myra Bram Sundanese Wedding at Soehanna Hall

Balutan Champagne dan Rose Gold dalam Pernikahan Elegant a la Myra dan Bram

Style Guide

Venue Hall
Color Gold Pink White

The Vendors Who Made This Happen

Hubungan jarak jauh memang suatu hal yang menantang, tak heran kalau banyak pasangan yang kandas dan pupus di tengah jalan karena tantangan dari jarak tersebut. Namun tidak untuk Myra dan Bram. Myra yang baru menyelesaikan studi S2nya di Boston sempat tidak mau langsung pulang karena ingin melanjutkan karir. Bram pun mengunjungi Myra untuk berlibur bersama.

“Waktu itu lagi summer break, tiba-tiba Bram nyamperin aku ke Boston dan road trip sepanjang east coast.”

Sebagai pasangan LDR, pasti perjalanan tersebut merupakan momen yang sangat berkesan untuk keduanya. Perjalanan semakin berkesan karena Bram ternyata melamar Myra pada saat itu. “Waktu kita sampai di Cape Cod dan lagi menikmati sunset di Rock Harbor Beach, tiba-tiba Bram berlutut dan melamar! Akhirnya, karena sudah dilamar, aku memutuskan untuk pulang ke Indonesia deh!”

Untuk konsep pernikahan, Myra dan Bram memilih konsep “Elegant and Bold.” Pernikahan dipersiapkan selama kurang lebih 6 bulan. Myra dan Bram menggunakan adat Sunda, mulai dari acara lamaran, pengajian, siraman, ngeyeuh sereuh, akad nikah, saweran dan berbagai prosesi adat Sunda lainnya.

“Untuk pakaian, temanya simple and glamour, kebayaku panjang namun sederhana. Untuk memberikan kesan glamor, aku menambahkan payet yang detail dan penuh dengan warna champagne.”

Dekorasi pernikahan Myra dan Bram dipenuhi dengan dominasi warna champagne dan rose gold dengan sentuhan cantik bunga-bunga berwarna cerah. Di beberapa area pun juga dipasangkan corner gallery yang bisa menjadi tempat para tamu untuk berfoto.

Top 3 vendor:

1. Alphabet

“Kita menggunakan jasa Alphabet untuk hari H dan acara adat sehari sebelumnya. Semua keluarga memuji makanannya! Tim Alphabet juga membantu memberikan saran untuk memperlancar proses pernikahan. Dekor vendor kateringnya juga bagus, menyesuaikan dengan dekorasi gedungnya.”

2. Rumah Kampoeng

“Jujur, aku nggak punya konsep detail untuk dekorasi, yang aku mau hanya warna champagne dan rose gold. Aku cuma kasih beberapa foto dekor yang menurutku bagus dan tim Rumah Kampoeng berhasil menangkap selera dan keinginan aku. Akhirnya, hasilnya melebihi ekspektasi aku.”

3. Antijitters

“Dari semua pernikahan yang pernah kita datangi, kita selalu aware dengan foto grup di pelaminan yang lama dan antri. Meutia dan tim berhasil mengatasi masalah tersebut dengan efektif dan efisien, jadi antrian tidak pernah lebih dari satu menit. Hasil pengambilan gambarnya pun juga berkesan, apalagi kalau liat video same day edit-nya!”

Tips untuk brides to be,

“Acara pernikahan kan milik calon pengantin dan keluarga, jangan sampai malah mengundang keributan, semua harus dikomunikasikan dengan baik untuk menghindari kesalahpahaman agar semuanya senang. Jangan lupa juga untuk meminta bantuan keluarga atau teman sebagai bagian dari perencanaan atau panitia dari acara tersebut. Ingat juga bahwa acara pernikahan adalah acara yang membahagiakan dan bukan ajang untuk berpamer ria. Just do your best saat mempersiapkan pernikahan, percayakan semua orang yang membantu dan mendukungmu dalam mempersiapkan pernikahan ini, dan nikmati seluruh prosesnya!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *