Batak Wedding of Mita Hutagalung and Daud Sijabat Part 2

By arinda.p on under The Wedding

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hall

Colors

Vendor That Make This Happened

Wedding Reception

Venue Jakarta Hall and Convention Center

Event Styling & Decor Rumah Kampoeng Elite Decor

Photography David Christover

Bride's Attire Edward Hutabarat

Make Up Artist Adi Adrian

Jewellery & Accessories Private Collection

Wedding Entertainment Andrew Lee

Wedding Organizer Faith Wedding Organizer

Nah yuk lanjut cerita mengenai pernikahan Mita dan Daud. Sudah baca kan part 1 nya di sini?

Ya, resepsi pernikahan Mita Hutagalung dilaksanakan pada minggu yang berbeda agar memberikan waktu istirahat bagi pengantin dan keluarganya. Pernikahan di gereja dan acara adat Batak dilakukan terlebih dahulu dan kemudian dilanjutkan minggu depannya dengan resepsi yang diadakan di Jakarta Hall and Convention Center (JHCC). Mita memilih JHCC selain karena berlokasi persis di tengah kota Jakarta, gedung dan area parkirnya yang luas sehingga tidak menyulitkan para tamu.

Untuk makeup resepsi ini Mita memercayakannya pada Adi Adrian. Pst.. Mita punya satu tips makeup untuk para pengantin Batak! Yaitu untuk tidak menggunakan makeup yang terlalu tebal atau berlebihan supaya wajah terlihat lebih soft. “Aku lebih suka make up yang terlihat natural dan gak berlebihan,” ucap Mita. Looking at how flawless she looks above, you girls better trust her!

Sedangkan untuk hiasan pada rambut, Mita memilih untuk menggunakan sortali dan gondang- gondang sebagai perhiasan di kepalanya seperti yang ia gunakan ketika pemberkatan minggu sebelumnya.

Untuk kebaya, Mita masih memercayakannya kepada Edward Hutabarat. Tak hanya kebaya, Mita pun membuat kain ulos untuk resepsi nya di Edward Hutabarat. Mita memilih Edward Hutabarat karena selain dia merupakan designer senior Indonesia, design beliau juga terkenal cantik dan punya ciri khas tersendiri yang hasil karyanya tidak perlu diragukan lagi. Selain itu beliau adalah keturunan Batak sehingga pasti lebih mudah mengerti apa yang Mita inginkan.

Sedangkan kostum untuk Daud sengaja dipilihkan jas tutup seperti di bawah ini. Menurut Mita, kalau Daud hanya memakai jas, dia tidak akan terlihat berbeda dari tamu-tamu yang datang. Jadi diputuskan untuk Daud memakai jas tutup dan juga memakai kain ulos di pinggang agar budaya Bataknya semakin terasa. Don’t you think they look amazing below? So beautiful and so in love.

Untuk dekorasi resepsi, Mita tetap ingin menekankan budaya Batak dalam dekorasi tersebut sehingga tema dekorasi pernikahannya adalah “Sebuah rumah batak yang terletak di tengah hutan”.  Akan tetapi Mita tetap ingin memberikan sentuhan modern pada tema tersebut sehingga dia memberikan lighting yang terang. Hasilnya sangatlah cantik dan sempurna! Untuk menunjang konsep tersebut, Mita secara khusus meminta team dekorasi untuk menambahkan elemen pepohonan yang didominasi dengan warna putih. Mungkin hal ini terkesan agak janggal karena warna dekor tidak senada dengan baju pengantin yang bewarna merah hitam. Tetapi ternyata kombinasi warna yang kontras ini membuat pengantin terlihat lebih stand out! We have to say we really like this idea!

Ketika Mita dan Daud memasuki ruangan resepsi, mereka disambut oleh penari Batak dan juga seorang lelaki Batak yang membawa tombak dan juga serombongan penari Tor-Tor. Hal ini juga dilakukan Mita sebagai bentuk usahanya untuk mengenalkan budaya Batak ke para undangan yang datang.

Sedangkan, fotografer yang dipilih Mita untuk mengabadikan moment ini adalah David Christover. David sendiri memang terkenal sebagai fotografer yang banyak memotret pengantin Batak sehingga Mita merasa nantinya dia tidak perlu lagi menjelaskan mengenai prosesi adat satu per satu.

Rangkaian pernikahan Mita pun ditutup dengan after party yang juga diadakan di JHCC. What a great way to end an amazing wedding reception!

Ditanya mengenai vendor, Mita menyembutkan ada 3 top vendors menurutnya:

  1. Edward Hutabarat

“He’s a maestro! Aku puas banget dengan kebayaku yang dibuat oleh Om Edo (panggilan Edward Hutabarat). Nggak hanya itu, Om Edo bantuin pernikahan aku dari A-Z. Bahkan bantu kasih ide dekor, perhiasan hingga detail lainnya!”

  1. Rumah Kampung Elite Decor

Mita mengaku sangat kagum dengan team Rumah Kampung Elite Decor. “Aku hanya bilang kalau aku mau pelaminanku nanti ada rumah Gorga tanpa ada penjelasan lainnya. Ternyata mereka mampu mewujudkan impianku itu! Aku nggak tahu mereka research dari mana tapi semua ukirannya sama persis dengan ukiran yang ada di Tanah Batak.”

  1. Adi Adrian

Mita sangat puas dengan hasil makeup mas Adi Adrian yang menurut nya bisa menyamarkan garis wajah tegas khas Batak. Mita merekomendasikan mas Adi Adrian ini untuk semua pengantin Batak yang mau menikah!

Oh ya, here’s a little trivia about this wedding

1. Nita Wibowo (brides to be yang lamarannya pernah kita feature di sini caught the hand bouquet from Mita. Jadi mungkin mitos itu benar ya kalau menangkap bouquet, kamu akan segera menikah!

2. Sahabat-sahabat Mita memberikan surprise flashmob pada acara resepsi. Seru ya!

3. After party juga diadakan di JHCC dan Mita menggunakan  putih dari Ronald V. Gaghana

×