Belle Soiree Shahnaz & Rendy at Grand Hyatt Jakarta

By NSCHY on under The Engagement

Belle Soiree Shahnaz & Rendy at Grand Hyatt Jakarta

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue On Five, Grand Hyatt Jakarta

Catering Grand Hyatt

Event Styling & Decor Lava Gold Design

Photography The Right Wave

Make Up Artist Arie Khayz

Hair Do Erick Latief

Kebaya Renzi Lazuardi

Kain Barli Asmara

Benar adanya kalau ada pepatah yang berkata bahwa “jodoh tak lari ke mana”. Pasalnya, Rendy dan Shahnaz sudah beberapa kali diatur oleh teman-teman dan kerabatnya untuk dipertemukan satu sama lain, bahkan sejak dua tahun lalu.

Rendy dan Shahnaz akhirnya berkenalan berkat Jovita. Keduanya menjalani hubungan yang cukup mesra dan serius yang membawa mereka memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan.

“Waktu itu Rendy membawaku ke sebuah rumah, rumah yang akan kita tinggali setelah menikah nanti. Rendy menghias rumah itu dengan foto-foto dan bunga mawar merah dengan cincin di tengahnya.” cerita Shahnaz.

Perjalanan hubungan Rendy dan Shahnaz bisa dibilang cukup singkat namun sangat berkesan. Setelah proposal sederhana namun manis tersebut, keduanya langsung mengatur acara lamaran yang dihadiri oleh kedua belah keluarga.

Seperti berbagai acara lainnya dengan persiapan yang singkat, Shahnaz dan Rendy juga menemukan beberapa kendala selama tiga minggu persiapan tersebut.

“Jarang ada yang menyanggupi untuk membuat baju hanya dalam waktu 3 minggu. Kebetulan, aku liat karya Renzi saat fashion show dan coba menghubunginya. Untungnya, permintaanku disanggupi: membuat kebaya dalam waktu singkat.”

Meski diburu-buru oleh waktu, namun Shahnaz mendapatkan kebaya yang sesuai dengan keinginan dan ekspektasinya. Kebaya bernuansa rose gold-nya matching dengan kain songket sang Oma yang ia kenakan.

Di hari bahagianya tersebut, Shahnaz dan Rendy menggunakan nuansa peach pink dan orange untuk dekorasi venue-nya tersebut. Sedangkan, untuk temanya, Belle Soiree yang romantis yang menjadi pilihan mereka.

“Kita menikmati hari pada Jumat Agung bersama keluarga ditemani dengan band akustik dan suasana yang romantis.”

Mengingat kedua orang tua Shahnaz berasal dari Minang, Belle Soiree itu tak lepas dari sentuhan adat Minang, mulai dari tukar tando, dan juga sirih dengan sentuhan modern.

Bridal room adalah salah satu ruangan yang banyak menciptakan memori, terutama saat Shahnaz ditemani para saudara perempuan dan sahabat-sahabatnya di tengah perasaannya yang deg-degan, campur-aduk, namun bahagia tersebut.

“Saat ditanya kesediaanku untuk menerima lamaran Rendy, aku nggak kuat menahan air mata bahagia karena perasaan deg-degan karena akan memasuki jenjang hidup baru.”

Top Vendors:

1. Papa

“Papaku sendiri yang mempersiapkan semua kebutuhan, dibantu dengan tim Grand Hyatt, Mba Dewi yang detail-oriented. Mulai dari susunan acara, buku acara, sampai pengaturan kursi, dokumentasi, live, bahkan sampai soal makanan, dekorasi dan perhiasanku dipersiapkan oleh papa. Dia menyiapkan semua yang terbaik untuk saya.”

2. Tim Grand Hyatt

“Tim Grand Hyatt sangat membantu menyiapkan semuanya. Rio P dan tim The Right Wave juga sabar dan jeli untuk mengambil semua momen dari berbagai angle. Renzi pun juga sabar dan teliti saat fitting kebaya.”

Tips untuk brides to be,

“Tenang aja, walau sebenarnya panik. Buat dan siapkan semua ini sesuai dengan hati kamu karena ini adalah salah satu momen yang paling penting dalam hidup, jadi buatlah sesuai dengan kemauan hati.”

×