Berkeluarga di Perantauan

By The Bride Dept on under How To, Relationship

Sebagai seorang istri, adalah kewajiban kita untuk mengikuti suami, termasuk saat suami ditugaskan untuk menjalani dinas di luar kota ataupun di luar negeri. Meninggalkan kota yang menjadi kampung halaman tentunya bukan merupakan hal yang mudah, bahkan tidak jarang terjadi pertengkaran antara suami dan istri karenanya. Tentunya kamu tidak ingin hal ini terjadi kan? Maka dari itu, ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan sebelum berkeluarga di perantauan.

Pertama, kamu harus mampu beradaptasi dan bersosialisasi dengan lingkungan baru. Hidup di perantauan berarti hidup jauh dari orang tua, sanak saudara, dan teman-teman. Kamu akan bertemu dengan orang-orang baru, baik di lingkungan tempat kamu akan tinggal nantinya ataupun di kantor. Orang-orang baru inilah yang akan menjadi teman-teman baru kamu. Agar bisa cepat beradaptasi dan bersosialisasi dengan lingkungan baru, perhatikan adat istiadat yang berlaku. Hal ini juga dapat membantu kamu agar terhindar dari konflik dengan lingkungan baru kamu sekaligus membantu kamu menghadapi culture shock. Pelajari juga bahasa lokal, ini akan sangat berguna jika kamu ikut merantau dengan suami yang ditempatkan di luar negeri.

Kedua, cobalah untuk meningkatkan kemampuan diri kamu dalam memasak untuk menghemat pengeluaran rumah tangga bulanan. Kalau kamu ikut merantau ke luar negeri bersama suami, kemampuan memasak akan terasa sangat membantu. Bayangkan jika kalian harus makan di luar setiap hari, pengeluaran pasti membengkak, kan? Akan tetapi hal itu tidak akan terjadi kalau kamu ataupun suami memasak sendiri di rumah. Otomatis pengeluaran rumah tangga bulanan juga akan lebih irit, karena kalian tidak makan di luar setiap hari dan hanya perlu berbelanja bahan makanan saja.

And last, but surely not the least, team up with your husband. Sebagaimana telah dijelaskan di awal, adalah kewajiban seorang istri untuk mengikuti suami, maka dari itu, bekerja sama dengan suami juga penting. Sebagai langkah awal, kamu bisa meminta tolong suami kamu untuk membantu kamu dalam beradaptasi dan bersosialisasi. Memasak secara bergantian juga merupakan salah satu bentuk kerja sama, lho. Kalau kalian ingin berhemat dengan cara tidak menyewa jasa pembantu rumah tangga, membagi tugas dalam membersihkan rumah juga bisa. Ke depanya, saat kelak kalian memiliki anak, buatlah kesepakatan untuk mengurus anak secara bergantian ketimbang harus menyewa jasa pengasuh anak. Psst, biaya jasa pembantu rumah tangga dan jasa pengasuh anak di luar negeri itu sangat mahal lho! Alangkah baiknya kalau kalian dapat dengan bijak mengatur keuangan rumah tangga dengan meminimalisir pengeluaran yang tidak perlu dengan mengerjakan apa yang kalian bisa kerjakan sendiri.

Apakah di antara teman-teman pembaca The Bride Dept ada yang sudah menikah dan berkeluarga di perantauan? Have more tips for other brides-to-be? Silakan isi kolom komentar untuk berbagi pengalaman kamu, ya!

×