Botanical Garden Wedding a la Marshia dan David

Botanical Garden Wedding a la Marshia dan David

Style Guide

Venue Church

The Vendors Who Made This Happen

Holy Matrimony
Wedding Reception

Kalau bicara tentang cinta lama bersemi kembali, pasangan yang The Bride Dept liput kali ini, Marshia dan David, punya cerita yang menarik menarik untuk dibagikan. David memang merupakan salah satu senior Marshia, namun mereka tidak pernah bertemu dan bahkan bertegur sapa saat masih di sekolah. Sampai suatu ketika, Marshia sedang merayakan ulang tahun di sebuah tempat makan yang kebetulan ada David dan keluarganya yang sedang berkumpul di lokasi yang sama. Dari situlah mereka saling melihat satu sama lain dan sadar bahwa mereka satu sekolah.

“Seminggu setelah pertemuan itu, David SMS aku, ngajak kenalan.”

Perjuangan David membuahkan hasil dan membuat mereka menjalin hubungan di tahun 2004 selama 2 tahun. Namun sayangnya mereka menyudahi hubungan tersebut dan Marshia melanjutkan studi di Amerika.

Di tahun 2010 saat Marshia masih sekolah di Amerika, David kembali menjalin komunikasi lewat MSN. Mereka pun melanjutkan hubungan saat Marshia berlibur ke Indonesia hingga ke jenjang pernikahan.

“David melamar saat aku ulang tahun di tahun 2016 lalu. Tepat jam 12 malam, dia ke rumah, bawa bunga dan ambil cincin di mobil. Saat ngasih kotaknya, aku sendiri pun yang buka dan nanya, ‘ini apa?’, dan dia nanya ‘will you marry me?’.”

Meskipun niat awal Marshia dan David hanya ingin mengundang 200 tamu, namun keluarga sedikit keberatan dan menyarankan untuk mengundang 500 tamu. On Five dipilih mereka sebagai venue pernikahan. “Pertama kali liat On Five, aku langsung jatuh cinta, desainnya sangat mirip dengan rumah!”

Marshia dan David memilih tema botanical garden dengan banyak pemilihan warna bunga, yaitu perpaduan hijau daun, putih, biru muda dan sedikit sentuhan warna merah lengkap dengan aksen rantingnya. Marshia tampil cantik mengenakan baju semi mermaid yang sederhana namun elegan.

“Warna biru muda diambil dari warna burung yang ada di undanganku, dan jadi tema untuk jadi kue pernikahanku juga.”

Tips untuk brides to be,

“Cari vendor yang benar-benar klop sama kamu, terutama untuk wedding organizer!”

Top 3 vendor:

1. Artea

“Kalau tidak ada mereka, aku tidak tahu  akan jadi apa persiapan aku di hari H-nya. Mereka juga super profesional menghadapi semua vendor!”

2. Yulika

“Yulika membuat foto-foto pernikahanku jadi super cantik!”

3. Andreas Odang

“Super puas dengan semua hasilnya!”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *