A Box of Ferrero Collection Proposal from Rizky to Olivia

By NSCHY on under The Engagement

A Box of Ferrero Collection Proposal from Rizky to Olivia - Engagement at Wyl's Kitchen

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Restaurant

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue Wyl's Kitchen

Event Styling & Decor Decor Everywhere

Photography La Voie

Make Up Artist Kartika Sari

Hair Do Wantie Hairstylist

Master of Ceremony Pricilla Justian

Others Ring Box

“Satu kampus, satu angkatan, satu lingkaran pertemanan, di beberapa momen kita sering jalan rame-rame, bahkan untuk beberapa tahun, kostan kita sebelahan. Namun, itu semua kita lewatkan tanpa sekalipun ada kesempatan untuk mengenal satu sama lain lebih jauh.”

Sampai pada akhirnya suatu momen mereka berkumpul di sebuah kafe di Jakarta Selatan, Rizky menawarkan Olive untuk pulang bersamanya karena kebetulan mereka satu arah. Di situlah mereka pertama kalinya benar-benar saling mengenal satu sama lain, “kadang masih aneh, kenapa sudah selama ini kenal, tapi baru punya momen bersama di saat yang tidak terduga. Memang benar, jodoh sudah diatur waktunya,”.

Sejak saat itu, mereka lebih sering untuk berkomunikasi dan bertemu. Dari awal mereka rutin berkomunikasi, Rizky memang sudah punya rencana untuk menjalani hubungan yang serius dengan Olive.

“Setelah pacaran, Rizky bilang, dia sebenarnya nggak mau pacar-pacaran, tapi mau langsung ketemu mama dan papaku untuk meminta izin untuk menikahiku.”

Rizky melamarku dengan cara yang menurutku sangat romantis. Rizky tau, aku kurang menyukai selebrasi atau perayaan yang berlebihan, apalagi di tempat umum.

“Rizky melamarku dengan satu kotak Ferrero Collection dan sebuah surat. Terlihat sederhana memang. Namun ini cokelat kesukaan Rizky yang diberikan oleh Omanya, sambil berkata, ‘my only reason is to share anything. I have committed to make you happy even more than to myself,’.”

Setelah proposal manis tersebut, Olive dan Rizky mengadakan acara lamaran yang resmi dengan dihadiri oleh keluarga dan teman-teman dekat di Wyl’s Kitchen. Acara lamaran ini memang sengaja disiapkan sendiri oleh Olive dan Rizky, mulai dari pemilihan tempat, dekorasi, sampai pencarian barang dan proses menjahit. Namun tentunya, masih dengan bantuan saran dan pendapat dari keluarga.

“Dari awal, kita sudah tekad untuk mandiri dan tidak membebani orang tua. Kita sudah menyiapkan mental, fisik dan finansial tentunya. Sebisa mungkin semua biaya yang dikeluarkan menggunakan tabungan kita, mulai dari lamaran, sampai pernikahan nanti.”

Bagi Olive, ada satu momen yang paling berkesan, yaitu saat sang MC tiba-tiba meminta Rizky untuk memberikan sepatah-dua patah kata dan meminta izin langsung ke orang tua Olive, padahal itu tidak ada di susunan acara. Secara spontan, ternyata momen ini berhasil membuat Olive sangat terharu dan mengeluarkan air mata dengan ucapannya:

“Rizky datang untuk mewujudkan apa yang sebelumnya kita rencanakan. Tepat satu tahun yang lalu aku kenal kamu lebih dalam. Sejak saat itu, aku ingin ada kebahagiaan yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya, dan aku harap aku bisa merasakan kebahagiaan itu sampai nanti sama kamu. Untuk itu, Olivia, maukah kamu melanjutkan hubungan ini ke jenjang pernikahan bersamaku?”

Tentunya, mendengar keberanian dan keseriusan Rizky, Olive menjawab “iya”.

“Hari lamaran kemarin bertepatan dengan anniversary-ku dengan Alis. 14 Oktober 2017, dia mengajakku berpacaran. Dan satu tahun kemudian, dia memintaku jadi istrinya. Sesuatu yang tidak pernah terbayang sebelumnya.”

Top 3 vendor:

  1. La Voie Photography

“Berhubung aku akan melaksanakan pernikahan di Bandung, jadi aku cari vendor Bandung. Tim La Voie yang mengatur acaraku dari mulai lamaran, pre-wedding, sampai hari pernikahan nanti. Mereka cukup komunikatif, dan bisa menyesuaikan dengan seleraku dan Rizky. Mereka memberikan hasil foto-foto dan video secara tepat waktu, dan timnya menyenangkan!”

  1. Kartika Sari Make Up

“Untuk urusan make up, aku memang suka riasan yang soft. Aku tau Mba Tika dari salah satu rekomendasi temanku. Saat cek akun Instagramnya, aku langsung suka. Sangat friendly, fast response, serta tepat waktu dan hasilnya sesuai keinginanku.”

  1. Pricilla MC

“Kita sempat bingung untuk urusan MC karena kita mau acara yang santai, hangat, tanpa unsur adat. Cilla kebetulan teman satu kantorku yang juga memang sering jadi MC di luar. Karakteristiknya pun juga cocok untuk membawakan acara lamaranku. Sebelum acara mulai, Cilla menanyakan beberapa hal mengenai hubunganku dengan Rizky yang menjadi bahannya untuk mencairkan suasana saat acara berlangsung.”

Tips untuk brides to be:

“Buat checklist bersama pasangan, dan pastikan semua poin telah tercatat dengan detail. Tidak ada salahnya untuk bertukar pikiran dengan pasangan, karena ini akan menjadi acara penting, terutama untuk kamu dan pasangan. Jadi, jangan egois. Lalu, berdoa, tenang, dan yang terpenting jaga pola istirahat atau tidur menjelang hari H.”

×