Cara PDKT Dengan Calon Mama Mertua

By NSCHY on under How To, Relationship

Mertua bukan hanya orang tua pasangan, namun sebentar lagi juga akan menjadi orang tuamu setelah kamu menikahi anaknya nanti. Menjelang pernikahan adalah waktu yang paling tepat untuk mengakrabkan diri dengan calon mertua, terutama sang ibu, sehingga saat harinya tiba, hubunganmu dengan mertua sudah seperti dengan orang tua sendiri.

Melibatkan calon ibu mertua dalam proses persiapan pernikahan itu bisa dibilang susah-susah gampang karena akan adaberbagai perbedaan pendapat, keinginan dan tujuan. Namun sisi positifnya, di posisi inilah kamu dapat lebih mengenal calon ibu mertuamu lebih dalam dan lebih baik lagi, ia dapat menjadi teman bertukar pikiran, tempat bertanya saran dan tempat bercerita keluh kesah.

Nah, akan nggak ada yang namanya silang pikiran dengan calon ibu mertua, gimana sih caranya untuk mendekatkan diri selama persiapan pernikahan?

1. Me time bareng

Mau sudah baya atau masih muda, yang namanya wanita pasti paling bahagia jika diajak bersantai di salon. Sambil menemanimu merawat diri, manjakanlah calon ibu mertuamu dengan luluran, spa, atau perawatan tubuh lainnya. Di tempat seperti ini, komunikasi akan terasa lebih tenang dengan suasana yang juga kondusif, mendukung untuk pembicaraan dari hati ke hati.

2. Ajaklah ke pameran

Sesekali, ajaklah calon ibu mertuamu untuk jalan-jalan ke pameran dan melihat-lihat vendor yang kira-kira cocok untuk pernikahanmu. Mintalah saran dan masukan dari calon ibu mertua dan lihatlah dari sudut pandangnya. Dengan begini, calon ibu mertuamu pasti merasa sangat bangga bisa dipercaya berkontribusi untuk mengurus pernikahanmu.

3. Shopping bersama

Menjelang pernikahan, sediakan satu hari untuk berbelanja bersama calon ibu mertuamu untuk keperluan pernikahan nanti. Dijamin kamu akan lebih merasa dekat dan nyaman dengannya. Terlebih lagi, calon ibu mertuamu akan merasa benar-benar berkontribusi dalam hubungan rumah tangga kalian nanti dan merasa benar-benar yakin bahwa kamulah orang yang tepat untuk menjadi pendamping anaknya.

4. Jangan terlalu egois

Mustahil jika nggak ada hal yang bertolak belakang antara kamu dan pihak calon ibu mertua. Seperti kamu yang ingin pernikahan yang sederhana dan modern namun pihak calon ibu mertua yang ingin mengikut tradisi adat. Kamu yang ingin mengundang tamu terbatas tapi calon ibu mertua yang berbahagia dan ingin mengundang sebanyak-banyaknya. Jangan memaksakan kehendakmu karena ini bukan hanya merupakan pernikahanmu, tapi juga pernikahan keluarga jadi usahakan untuk tetap bijak dan menerima masukan dan harapan calon mertuamu.

5. Bersama memilih menu katering

Jika calon ibu mertuamu pintar dalam hal masak-memasak, jangan ragu untuk menjadikannya juri untuk memilih menu makanan untuk pesta pernikahanmu nanti. Biarlah calon ibu mertuamu menjadi juri dalam segi rasa dan juga kekhasan makanan tersebut. Kalian akan menjadi lebih klop deh!

6. Panggil ‘Mama’

Jika hubunganmu dan calon ibu mertua sudah semakin dekat menjelang pernikahan, tak ada salahnya kamu memulai memanggilnya dengan sebutan mama. Toh lama kelamaan ia juga akan menjadi ibumu sendiri. Memanggilnya dengan sebutan mama akan membuatnya menjadi lebih tersentuh dan terharu melihat kesungguhanmu dalam menyayanginya dan menganggapnya seperti ibumu sendiri.