Cerita Pernikahan Elegant Rustic di Plataran Cilandak dari Nadya & Dinov

By NSCHY on under The Wedding

Cerita Pernikahan Elegant Rustic di Plataran Cilandak dari Nadya & Dinov

Style Guide

Style

International

Venue

Outdoor

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue Plataran Cilandak

Catering Dwi Tunggal Citra

Event Styling & Decor Every Decoration

Photography Dekraft Wedding

Wedding Organizer Lagali Wedding Organizer

Make Up Artist Maharani Nilla

Hair Do Fajri Salon

Bride's Attire Akad Nikah by Citra

Bride's Attire Resepsi by Lukman Abadi

Wedding Shoes Naima Shoes

Seserahan Riefinka Seserahan

Master of Ceremony Faizal Aprialdi

Wedding Entertainment HLDYS

Wedding Entertainment DJ Byanos

Others Photobooth by LOL

Others Bridal Robe by Maraville Atelier

Setelah acara Garden Rustic Engagement Nadya & Dinov yang sudah diselenggarakan beberapa waktu lalu yang sempat juga di-feature di The Bride Dept, kali ini kita berkesempatan untuk kembali bercerita mengenai perjalanan hubungan Nadya dan Dinov, yaitu hari pernikahan mereka.

Sejak awal, Nadya dan Dinov memang sudah sepakat untuk mengadakan pernikahan outdoor. Dari berbagai pertimbangan, akhirnya mereka memantapkan hati untuk memilih Plataran Cilandak sebagai venue pernikahan mereka.

“Kita hanya menggunakan setengah area yang ada di Plataran Cilandak karena ingin membuat acara yang intim dan membagi resepsi menjadi dua sesi. Setelah akad di pagi hari, kita langsung lanjutkan dengan resepsi dengan keluarga besar dan rekan orang tua kita. Malamnya, acara bersama teman-teman dekat kita.” cerita Nadya.

Nadya dan Dinov memilih konsep yang berbeda untuk akad dan resepsi. Karena keduanya berasal dari Palembang, adat Palembanglah yang dipilih dalam prosesi akad. Sedangkan, saat resepsi, mereka mengusung konsep internasional dengan tema “Elegant Rustic”.

Untuk dekorasi, Nadya dan Dinov memberikan kepercayaan utuh kepada vendor, hanya bermodalkan “tolong buat semuanya semanis mungkin, dan tambahkan properti adat Palembang seperti lemari”, sedangkan untuk malam hari, Nadya hari meminta untuk menghias sederhana pelaminannya namun tetap berikan kesan cantik, dan memastikan bahwa pelaminannya memiliki pencahayaan yang baik.

“Untuk wedding dress, aku percaya kepada Lukman Abadi karena kami sudah cukup kenal dekat. Karena acaranya outdoor, aku ingin pakaian yang sederhana, aku tidak ingin jadi ribet sendiri dan membuatku susah bergerak.” cerita Nadya.

Untuk permintaannya tersebut, Lukman menciptakan sebuah gaun pengantin membentuk badan dengan flow ekor yang tidak terlalu panjang, namun diperindah dengan detail mutiara dan Swarovski di seluruh bagian, “dengan ide backless, aku merasa gaun pengantinku cukup unik, aku puas dan senang dengan hasilnya!” ungkap Nadya.

Namun, selama persiapan pembuatan gaun pernikahan itu ternyata ada drama yang terjadi, yaitu adanya kesalahan dalam desain gaun tersebut yang diketahui H-4 sebelum acara, “sempat terjadi miskomunikasi antara aku dan desainer, aku sempat stres sampai nangis karena gaun yang diberikan salah,”, kilas Nadya. Untungnya, gaun tersebut dapat dirombak ulang sesuai dengan keinginannya dan sudah sempurna di hari pernikahannya.

Seperti pengantin lainnya, momen first dance merupakan momen yang paling menyentuh dan juga berkesan, sama seperti Nadya dan Dinov. Walaupun awalnya Dinov sempat menolak, namun Nadya senang pada akhirnya Dinov mau melakukannya demi dirinya.

Selain itu, mereka juga melakukan flash mob bersama bridesmaid dan bestman. Di momen itu, para anggota keluarga pun juga ikut menari bersama sampai pada momen dinyalakannya kembang api, dan momen yang tidak kalah berharganya adalah saat mendapatkan kejutan dari teman-teman berupa video ucapan dari personil Slank, band favorit Dinov.

“Dinov sangat mengagumi Slank. Aku mencoba minta kepada temanku yang merupakan keponakan dari salah satu personil Slank untuk merekam video ucapan tersebut tanpa sepengetahuan Dinov. Padahal, Slank lagi sibuk tour ke luar kota, namun videonya berhasil dibuatkan.” kata Nadya.

Meski ada banyak tantangan dan kendala selama pernikahan, namun Nadya bersyukur bahwa ia memiliki Dinov yang bisa diajak kerjasama dan sangat membantu dalam mempersiapkan pernikahan ini, begitu pula dengan teman-teman dekatnya, keluarga, dan tim WO, dan seluruh vendor yang sangat koperatif.

Top 3 vendor:

  1. Every Decoration

“Dari awal berhubungan dengan Mba Aisy, komunikasi kami lancar, meskipun lebih banyak lewat WhatsApp daripada bertemu langsung. Tapi, semua keinginanku dan revisi yang cukup mendadak dapat ditangkap dan direalisasikannya dengan baik. Alhasil, hasil dekorasinya melebihi ekspektasiku. Semua keluarga, tamu dan kerabat kita banyak yang memberikan pujian.”

  1. Dwi Tunggal Citra

“Dekorasi stall makanannya bagus banget. Mereka bisa menyesuaikan dengan konsep pernikahanku. Dan yang terpenting, makanan yang disajikan pun juga enak, tidak sedikit tamu yang memberikan pujian karena rasanya.”

  1. Dekraft Wedding

“Aku sampai lupa berapa jumlah kru yang turun ke lapangan untuk mendokumentasikan pernikahanku, karena memang sebanyak itu. Sampai founder-nya sendiri turun ke lapangan. Karena krunya masih seumuran denganku, jadi komunikasinya pun juga enak. Semua permintaanku dipenuhi oleh Dekraft. Aku ingin mengucapkan rasa terima kasihku untuk Ingga, salah satu kru Dekraft. Ingga, kalau kamu baca ini, terima kasih ya!”

Tips untuk brides to be:

“Bangunlah komunikasi yang baik dengan pasangan dan keluarga selama menyiapkan pernikahan. Matangkan konsep pernikahan kalian, dari mulai venue, sampai pemilihan vendor. Harus banyak cari referensi dan bandingkan setiap vendor, sampai ketemu yang benar-benar pas di hatI. Karena ini momen sekali seumur hidup, jangan sampai ada yang kurang pas di hati, karena itu akan mempengaruhi mood pada hari H. Lalu, jangan lupa untuk terus berdoa untuk kelancaran setiap persiapan sampai hari H. Belajar ikhlas juga, karena biasanya semua hal tidak selalu berjalan mulus sesuai rencana.”

×