Ciri-Ciri Kamu Terlalu Fokus Pada Persiapan Pernikahan

Stress, pusing dan kepeningan pasti pernah melanda setiap calon pengantin. Jangan pernah berfikiran negatif karena bukan hanya kamu yang melaluinya. Tapi, di tengah-tengah persiapan pernikahan juga kamu harus mengontrol diri agar tidak kebablasan. Jika kamu memaksakan diri untuk beberapa hal, pasti persiapan pernikahanmu tak akan maksimal.

Nah, ini dia beberapa tanda bahwa kamu harus rehat sejenak dari persiapan pernikahanmu. Bukan menunda, tapi sedikit memperlambat gerakanmu, mengurangi stressmu atau mulai belajar mempercayakan orang lain untuk membantumu.

1. Saat kamu menentukan daftar tamu

Menentukan daftar tamu bukan hal yang mudah, terlebih lagi saat kamu mengadakan pernikahan dengan membatasi jumlah tamu. Kamu harus memilhah-milah mana yang akan kamu undang dan mana yang tidak. Kamu harus menyortir mulai dari teman dekat, teman yang berhubungan dua tahun terakhir, teman yang pernah dekat, bahkan teman yang sudah tinggal berjauhan denganmu.

Tahap ini mungkin tak mudah dan membutuhkan waktu. Oleh karena itu, saat menentukan daftar tamu, sebaiknya jangan terburu-buru dan berikan dirimu waktu untuk memikirkannya agar semuanya berjalan sesuai rencana.

2. Saat kamu merasa sudah tak punya kehidupan lain

Mempersiapkan pernikahan bisa jadi sangat melelahkan, terlebih lagi jika kamu sendiri yang mengurus semuanya. Namun, mempersiapkan pernikahan bukan berarti kamu harus mengisolasi diri dari kehidupan sosial dan juga pekerjaanmu. Saat kamu merasa sudah tak bisa konsentrasi dengan pekerjaan atau bahkan tak berhubungan dengan temanmu dalam waktu yang lama, inilah saatnya kamu untuk rehat sejenak dari persiapan pernikahan sendiri dan memberikan dirimu sedikit istirahat. Satu hari untuk have fun dengan teman-teman lajangmu tak akan membuat persiapan pernikahanmu berantakan kok!

3. Saat kamu terlalu banyak bertengkar dengan pasangan

Di dalam proses menyatukan kedua belah kepala yang berisikan kedua belah keluarga, pastinya akan banyak perbedaan pendapat di dalamnya. Bukan hal yang nggak mungkin perbedaan pendapat keluarga kalian berdua bisa menjadi pemicu pertengkaranmu dengan pasangan. Seluruh saran dan permintaan memang harus didengarkan dan dipertimbangkan, namun bukan berarti malah menjadi kalian berdua bertabrakan. Usahakan untuk menjadi jembatan antara kedua belah keluarga. Toh, ini untuk kalian berdua juga kok!

4. Saat kamu merasa bekerja sendirian

Saat kamu sudah mencoba mengambil jatah cutimu untuk mempersiapkan pernikahan untuk bertemu vendor namun pasanganmu malah tetap asyik bekerja, mungkin akan muncul perasaan bahwa kamu bekerja sendirian. Saat kamu memasuki tahap ini, istirahatkan dirimu sejenak dan sampaikan perasaanmu kepada pasangan. Bisa jadi, ini hanya ungkapan rasa lelahmu saja. Malam mingguan nonton bioskop berdua sang calon suami pasti akan mengademkan dirimu sejenak.

5. Saat kamu tak bisa mengambil keputusan

Terlalu banyak pilihan di depan mata dengan berbagai permintaan dari berbagai pihak bisa membuatmu sulit untuk mengambil keputusan. Di momen yang pertama dan terakhir kali dalam hidupmu ini tak ada salahnya untuk mempertimbangkan setiap hal dengan lebih matang. Tak perlu langsung memutuskan, kamu bisa santai sejenak dan mencoba kulik informasi dari teman dan kerabat terdekatmu.

6. Saat kamu merasa terlalu lelah

Ini merupakan saat yang sangat berbahaya. Persiapan pernikahan seharusnya menyenangkan dan membuatmu excited. Di saat kamu sudah merasa terlalu lelah bahkan merasa tertekan, sebaiknya kamu berhenti sejenak agar bisa merasakan kebahagiaan dalam mempersiapkan hari bahagiamu, bukan malah tertekan selama persiapannya. Ambil istirahat di hari weekend untuk bersantai mengunjungi tempat baru atau acara terkini di daerahmu.

Pada dasarnya, persiapan pernikahan memang menegangkan, namun seharusnya persiapan pernikahan itu juga menyenangkan. Jadi, pastikan kamu tak terburu-buru dan menikmati setiap momennya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *