Classic Vintage Engagement in Sukabumi

By Rebebekka on under The Engagement

Style Guide

Style

Venue

Residential

Colors

Vendor That Make This Happened

Engagement Reception

Venue Private Residence

Event Styling & Decor Loons and Banes

Photography Tosca Pictura

Kebaya Kiki Grenaldi

Azka adalah pemain basket dan Anghia gemar menonton pertandingan basket. Begitulah awal mula sebab pertemuan mereka. Sebenarnya Azka sempat suka dengan Anghia yang merupakan salah satu penonton setia di lapangan basket tersebut, namun saat itu Anghia masih memiliki pacar. Kemudian pada tahun 2008 mereka semakin dekat dan memutuskan untuk pacaran walau hanya bertahan selama setahun lamanya. Mereka sempat putus selama 4 tahun tetapi Anghia merasa Azka tidak pernah berubah terhadapnya. Sampai akhirnya mereka memutuskan untuk kembali pacaran namun kali itu dengan niat yang lebih serius. “Azka melamar aku lebih dahulu kepada ayah dan ketiga abangku tanpa sepengetahuanku. Kemudian Azka mengirimkan satu box bunga ke kantor dengan kartu yang bertuliskan will you? Dilanjutkan dengan makan malam dimana Azka melamar aku dengan cincin. Hari itu merupakan hari paling bahagia dalam hidupku,” kenang Anghia.

Selama 2 bulan lamanya Anghia mempersiapkan acara lamaran yang diadakan di Sukabumi, rumah orangtua Anghia. Anghia yang tinggal di Jakarta sempat merasakan kewalahan karena jarak yang cukup jauh untuk mengurus segala sesuatunya, beruntung orangtua serta para vendor turut membantu Anghia.  

Anghia secara khusus memilih warna putih sebagai warna dominan dalam acara lamarannya bahkan Anghia mewajibkan para tamu untuk datang memakai baju putih. Acara lamaran dibuat simple dan intim karena hanya dihadiri keluarga dan sahabat terdekat saja. Tujuannya agar kedua keluarga dapat saling mengenal satu sama lain. Rumah Anghia yang pada dasarnya sudah bernuansa vintage karena papa Anghia gemar mengoleksi barang antik.

Team Loones and Banes lalu menambah detail – detail dekorasi ala vintage rustic. Loones and Banes menempatkan TV dan koper tua yang diletakkan di salah satu sudut rumah Anghia. Lalu mereka ciptakan dessert table menggunakan barrel kayu kemudian rungan dipenuhi dengan hiasan lampu – lampu kuning serta bunga – bunga yang cantik. Semua detail tersebut membuat suasana rumah Anghia semakin cantik dan romantis. Anghia juga membuat souvenir secara khusus untuk para tamu yaitu CD yang berisikan lagu – lagu favorit Anghia dan Azka.

Highlight dari acara lamaranku adalah ketika Azka diberikan kesempatan untuk menyampaikan perasaannya di depan semua keluarga dan sahabat-sahabat. Aku sampai terharu dan menangis. Kalimat yang paling aku ingat dari Azka adalah saat dimana dia berbicara di hadapan semua orang. Dia berterima kasih karena aku sudah sabar saat menjalani hubungan kami. Azka juga berjanji bahwa kedepannya kami akan terus bahagia. Lucunya, Azka tiba-tiba memberikan aku boneka Teddy Bear dan bunga kemudian membujukku agar menerima lamarannya,” jawab Anghia saat ditanya tentang momen paling berkesan saat acara lamarannya. Angia juga mengungkapkan bahwa meskipun dia sempat pusing karena mengurus segala hal untuk acara lamarannya namun di momen lamaran tersebut dia merasa kembali jatuh cinta kepada Azka. Oleh karena itu Anghia berpesan kepada brides to be untuk tidak lupa menikmati semua proses yang ada dan jangan terbawa stress.

Top 3 vendor pilihan Anghia :

1. Loons & Banes

“Aku suka sekali dengan decor dari tim Loons and Banes. Mereka sangat detail dan sesuai dengan yang aku harapkan.”

2. Kiki Grenaldi

“Aku suka sekali make up-nya, karena natural dan cantik banget!”

3. Tosca Pictura

“Hasil fotonya bagus dan tim-nya on time.”

×