Dipingit Sebelum Hari Pernikahan. Perlu atau Tidak?

By NSCHY on under How To, Wedding Day

Pingitan punya nama yang berbeda-beda dari setiap adat dan tradisi di Indonesia. Ada Bapingit, Dipiare dan masih banyak yang lain. Tradisi Pingitan ini sudah menjadi tradisi di Indonesia bagi pasangan yang akan melakukan pernikahan, namun seiring berkembangnya zaman, tentunya ada sedikit banyak perubahan yang terjadi dalam tradisi Pingitan ini.

Untuk kamu yang akan menyelenggarakan pernikahan dan ingin tau lebih lanjut mengenai tradisi Pingitan, yuk kita bahas lebih jauh!

Untuk meningkatkan rasa pada pasangan

Sebenarnya, fungsi Pingitan ini adalah untuk menahan rindu calon pengantin dan membawakan perasaan hangat dan bahagia yang berlebih-lebih di hari pernikahannya nanti. Selain itu, Pingitan juga dilakukan untuk melatih dan memperdalam rasa kepercayaan di antara kedua calon mempelai tersebut. Zaman dulu, Pingitan dilakukan tanpa bertemu dan juga tanpa komunikasi, tapi seiring berjalannya waktu, masyarakat moderen yang melakukan tradisi Pingitan masih berkomunikasi lewat chat dan telepon.

Dulu dilakukan dalam hitungan bulan

Kalau hanya satu dua hari, mungkin greget-nya kurang berasa. Zaman dulu, tradisi Pingitan dilakukan satu sampai dua bulan menjelang pernikahan. Kebayang kan gimana rindu dan deg-degannya? Itu dia yang dulu membuat tradisi Pingitan dipertahankan. Tapi seiring berjalannya waktu, durasi Pingitan ini semakin berkurang, ada yang menjalaninya dalam hitungan minggu, bahkan hitungan hari.

Perempuan dilarang ke luar rumah

Tradisi Pingitan zaman dulu mengajarkan bukan hanya calon pengantin dilarang bertemu, tapi calon mempelai perempuan pun juga dilarang keluar rumah dan beraktivitas untuk menjaga diri dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tapi rasanya, untuk zaman sekarang, hal ini agak sulit untuk dilakukan karena kepentingan kerja, dan juga hal-hal lainnya.

Waktu Pingitan dilakukan untuk merawat diri

Karena sang perempuan tidak diperbolehkan keluar rumah selama masa Pingitan, kegiatan yang dianjurkan untuk dilakukan adalah merawat diri untuk persiapan hari H supaya terlihat manglingi.

Pingitan itu pilihan

Meskipun sudah mulai ditinggalkan, namun Pingitan itu sendiri merupakan kebebasan dan pilihan tersendiri untuk setiap pasangan. Kalau kamu dan pasangan ingin menumbuhkan rasa rindu dan memperdalam rasa percaya terhadap satu sama lain, tradisi Pingitan bisa kalian coba.

Pingitan itu pilihan, dan untuk kalian. Jadi, kira-kira kamu dan pasangan mau ikutin tradisi Pingitan kah, girls?