Earthy Tone Engagement by Maya & Cokky

By NSCHY on under The Engagement

Style Guide

Style

Venue

Restaurant

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue Rumahku Restaurant

Photography Ghilbran Wellem

Make Up Artist Kartika Sari

Hair Do Wantie Hairstylist

Seserahan Thistle.Fleur

Others Ring by Rockologist

Maya dan Cokky bertemu karena kebetulan, dan karena lingkungan. Rumah Maya terletak di antara rumah nenek dan tante Cokky, mau nggak mau, mereka sering tidak sengaja bertemu saat Cokky sedang berlibur di sana.

“Awalnya, aku ngga suka sama gayanya Cokky, songong abis. Pas tahun baru 2010, keluarga Cokky ngajak keluargaku untuk liburan bareng di rumah dinasnya. Di situlah aku dan Cokky bisa ngobrol lama, dan benar-benar berkenalan.” cerita Maya.

Singkat cerita, sepulang liburan itu, Cokky mendekati Maya. Menurut cerita, Maya menolak, karena Cokky bukanlah tipe laki-laki idamannya.

Di tahun 2012, Cokky datang lagi. Tapi lagi-lagi, ditolak Maya.

“Aku merasa kita dekat ya memang karena keluarga kita dekat, jadi nggak ada kepikiran untuk menjalin hubungan lebih, nggak kebayang kalau kita pacaran, nggak kebayang respon keluarga.” cerita Maya.

Tahun 2013, Maya punya pacar, dan di tahun itu pula Cokky mulai sering stalking Instagramnya, dia tau kapan Maya punya pacar, tau kondisi kuliah Maya, tau masalah yang Maya bagikan ke sosial media, dan Cokky sama sekali nggak mengganggu saat Maya punya pacar.

Tahun 2016, Maya kembali lajang dan sedikit mengalami trauma terhadap menjalani sebuah hubungan. Di tahun itu, Maya kembali fokus sama dirinya sendiri, mulai dari karir, pertemanan, dan juga fokus dengan hobinya sendiri. Tapi di tahun 2018, Maya dikenalin dengan seorang cowok. Tapi baru beberapa bulan berkenalan dengan orang baru, Cokky muncul lagi.

 

“Dia datang dengan usaha terakhirnya, katanya. Dia bilang, 8 tahun terakhir belum pol-polan. Karena lagi deket sama cowok lain, aku bilang, ‘yaudah, tunjukin aja kalau serius, nanti aku tau mana yang terbaik’,” kata Maya.

Bagi Maya, kedatangan Cokky kali ini terasa berbeda. Saat dia enggan untuk hubungan serius, Cokky datang dengan keseriusannya. Entah kenapa, kali ini, Maya jadi mempertimbangkan keputusannya lagi, mulai dari berdoa, sampai cerita ke orang tua. Maya sadar bahwa selama ini dia terlalu menginginkan orang yang terlalu spesifik, dari mulai suku, sifat, dan ternyata semuanya ada di Cokky.

“Akhirnya, Cokky mengutarakan maksud dan tujuannya, trus kemudian menantang balik aku, ‘kalau kamu nggak bisa jawab, atau menolak, aku nggak akan usaha lagi’. Tanpa proposal romantis kayak orang lain, waktu itu Cokky nyamperin aku ke kantor, saat makan siang, bawa bunga, cincin dan satu buku yang isinya cerita tentang kita dari awal ketemu. Menurutku, usahanya hebat, dia ingat setiap detailnya, dan aku terharu. Dengan segala pikir panjang dan menimbang, aku jawab ‘iya’, trus dia langsung datang ke rumah, izin sama orang tuaku.” cerita Maya.

Maya suka earthy tone color, makanya dia memilih baju silver dengan model 3D applique dress dengan kain batik Jawa berwarna cokelat untuk bawahannya. Untuk dekorasi, Maya dan Cokky memutuskan untuk hanya menggunakan warna putih dan peach untuk warna bunganya yang mendukung dekorasi kayu dan lampu kuning yang ada di restoran tersebut.

“Waktu lamaran, tangis ayahku pecah. Kata tanteku, dari awal acara, ayahku nggak berhenti mengusap air mata, sampai akhirnya aku datang dan duduk di sebelahku. Aku nggak berani menengok ke ayahku selama acara. FYI, aku anak pertama dan sangat dekat dengan ayah.” cerita Maya.

TOP 3 Vendor:

1. Thsitle.fleur

“Apa yang aku mau bisa direalisasikan untuk seserahanku. Mereka semuanya sangat helpful. Nggak perlu ragu menyatakan apa yang diinginkan, mulai dari bunga, ukuran kotak, sampai desain dan isi seserahannya. Bouquet bungaku pun dari mereka!”

2. Rockologist

“Kita pesan cincin secara online, sebuah keputusan yang cukup berani mengingat cincin akan menjadi hal yang penting dalam momen ini. Setelah menghubungi admin yang kebetulan langsung terhubung dengan owner-nya, konsultasi keinginan dan sempat resize karena ukurannya kurang pas, hasilnya memuaskan. Hasilnya bagus, packaging spesial, bahkan tempat cincinnya juga unik. Sertifikat diamond-nya dicetak dengan pelepah daun pisang, dan bisa menyesuaikan dengan budget.”

3. Bysuaroi

“Ini adalah pilihan utama aku saat mencari MUA. Mba Sari tau apa yang aku mau tanpa banyak minta. Riasannya nggak cracky, nggak berat dan nggak mengubah mukaku. Benar-benar cocok untuk momen lamaran. Kebetulan, mamaku juga dirias oleh Mba Sari, dan belum pernah aku liat mamaku puas dan senang dirias orang lain seperti dirias oleh Mba Sari.”

Tips untuk bride to be:

“Komunikasikan, apapun itu, tidak hanya dengan pasangan, tapi dengan keluarga dan semua yang terlibat. Tentukan budget yang kalian miliki, dan jangan sepelekan hal apapun, bahkan sampai detail. Meski akan ada hal yang terlupa saat acara, paling tidak, semuanya sudah disiapkan dengan baik. Siapkan dengan matang agar semua berjalan dengan lancar, dan usahakan untuk melibatkan teman dekat sebagai vendor untuk menghemat budget. Kurangi referensi yang bukan selera sendiri yang hanya mengatasnamakan tren, tetap santai dan nikmati segala keribetannya.”

×