An Elegant Yet Memorable Wedding of Mella and Jo at Raffles Jakarta

By Renya Nuringtyas on under The Wedding

An Elegant Yet Memorable Wedding of Mella and Jo at Raffles Jakarta

Style Guide

Style

International

Venue

Church

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue Holy Matrimony at Gereja Regina Caeli

Venue Reception at Raffles Jakarta

Event Styling & Decor Aislyn Decor

Photography Loxia

Photography Prewedding by Atipattra

Hair Do Fifi Iskandar

Make Up Artist Rain Makeup

Bride's Attire Dominique Nadine

Groom's Attire Wong Hang Tailor

Catering Holy Matrimony by Umara Catering

Catering Reception by Raffles Jakarta

Wedding Shoes Louboutin

Wedding Shoes Reception by Cava Prive

Wedding Organizer Artea Organizer

Hand Bouquet Holy Matrimony by Bulat Florist

Hand Bouquet Reception by Darlene Florist

Wedding Entertainment Holy Matrimony by Voice of Great Moments

Wedding Entertainment Reception by LeVerie Entertainment

Jewellery & Accessories The Palace

Master of Ceremony Kemal Mochtar

Wedding Cake LeNovelle

Invitation Design by The Paperlogy

Invitation Printed by Jaya Agung Indonesia

Others Wedding Car by Fendi

Others Angpao Girls by Stiletto Pagar Ayu

Mella dan Jo pertama kali berkenalan saat kuliah di kampus yang sama, tepatnya saat keduanya sama-sama aktif mengikuti salah satu organisasi kampus UPH yang dinamakan Dream UPH. Walaupun berbeda jurusan, tapi aktivitas kegiatan Dream UPH yang lumayan padat membuat mereka berdua jadi sering bertemu dan semakin dekat, sampai akhirnya mereka pun pacaran.

Mella dan Jo berpacaran selama lima tahun sebelum akhirnya Jo melamar Mella dan memutuskan untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. Selama lima tahun itu, mereka juga sempat menjalani hubungan LDR selama dua tahun karena Mella melanjutkan kuliahnya di Berlin, Jerman, sementara Jo melanjutkan kuliahnya di Jakarta, Indonesia.

Jo melamar Mella tepat di hari jadi hubungan mereka yang ke-lima. Dengan manisnya, Jo melamar Mella di SeaWorld Ancol yang dilanjutkan dengan romantic dinner yang ternyata juga dihadiri oleh kedua keluarga mereka. Jo merencanakan momen lamaran ini dengan sangat baik dan rapi sampai menyewa videographer dan event organizer untuk memastikan momen ini berjalan dengan lancar dan terdokumentasi dengan baik, yang tentunya semuanya direncanakan tanpa sepengetahuan Mella.

“Saya termasuk orang yang ‘polos’ (kata lainnya lemot, hehehe..) jadi ketika Jo bilang kalau anniversary ke-lima akan dirayakan dengan mengajak videographer, saya hanya bingung tanpa berprasangka apa-apa,” cerita Mella. Saat mereka memasuki lorong bawah air yang ada di SeaWorld, tiba-tiba Mella melihat ada dua orang penyelam yang membawa banner besar bertuliskan “Caecilia Mella Melia, would you marry me?”, dan sesaat setelahnya Jo langsung melamar sambil berlutut di depan Mella. Saat itu Jo membawa cincin yang langsung disematkannya di jari Mella.

Satu hal yang paling diingat oleh Mella dari momen itu adalah ketika tangan Jo gemetar ketika memegang tangannya, sampai-sampai Mella lupa dengan apa yang Jo ucapkan saat itu karena terlalu fokus melihat Jo yang sangat gugup. “Saat itu saya tidak menangis, hanya bingung karena terlalu senang. Tapi begitu saya pulang, saya baca lagi kertas yang berisi speech lamaran Jo dan akhirnya saya menangis karena bahagia. That was our sweet proposal,” tutup Mella haru.

Dalam mempersiapkan acara pernikahan, Mella dan Jo mengaku awalnya mereka tidak memiliki konsep. Tapi mereka berdua memiliki keinginan yang berbeda; Mella menginginkan acara pernikahan yang intimate dan simple, sedangkan Jo menginginkan acara yang lebih berkesan glam. Jadi, akhirnya mereka memutuskan untuk menggabungkan kedua konsep tersebut.

Raffles Jakarta dipilih menjadi venue acara pernikahan Mella dan Jo karena kapasitasnya yang besar dengan desain dan struktur bangunannya yang sangat elegan. Kapasitas yang besar menjadi syarat utama karena kedua orang tua Mella dan Jo menginginkan acara yang besar, mengingat Mella dan Jo merupakan anak tertua dari masing-masing keluarga. Untuk dekorasi Mella memilih dominasi warna putih untuk menghiasi ruangan saat upacara Holy Matrimony. Sedangkan untuk resepsi, mereka mengangkat konsep taman dengan dominasi warna champagne gold yang berpadu cantik dengan tone warna warm neutrals. Kedua ibu mempelai mengenakan busana dengan paduan warna champagne gold dan pink, dan para adik perempuan mengenakan busana berwarna peach pink. Untuk busana yang dikenakan oleh kedua mempelai, Mella memilih busana hasil rancangan Dominique Nadine yang anggun namun memiliki desain yang unik, sedangkan Jo memilih busana hasil rancangan Wong Hang karena Wong Hang memang sudah sangat dikenal untuk desain busana pria yang berkualitas.

“The best moment is when I walked down the aisle with my Father and I saw Jo standing in front of the Altar smiling at me. Plus, he told me that I look so beautiful. We can’t stop smiling and looking at each other during the ceremony,” kenang Mella.

Dalam mempersiapkan acara pernikahannya, Mella dan Jo tentunya juga merasakan tantangan. Menurut Mella, ada tiga hal yang dirasakannya paling menantang dari seluruh proses persiapan acara pernikahannya. Tantangan yang pertama menurutnya adalah Budget, “that is the first concern, to have a wedding that is not over-budget or too much but still looks beautiful,” ujarnya. Tantangan yang kedua adalah Waktu, karena Mella dan Jo sama-sama bekerja dan terkadang sulit bagi mereka untuk mengatur waktu diantara jadwal meeting dan pekerjaan yang lumayan padat. Terakhir, tantangan yang terberat bagi Mella adalah Tenaga karena mempersiapkan acara pernikahan dengan jadwal yang padat juga dirasakannya cukup melelahkan, “the planning and meetings usually held after office hours and weekends, so it was pretty exhausting for us,” tambahnya.

Top 3 vendor pilihan Mella:

  1. Atipattra. “We never regret and forget about our beautiful yet intimate prewedding session with them. In fact, they are our first vendor that we sealed in the a deal. Love their work so much!”
  2. Wong Hang. “Jonathan Wongso was very attending to us. He was so humble and professional. Created this handsome suit for Jo and he looked so handsome in it. He even attended our wedding despite the fact that his beloved father had just gone through surgery.”
  3. Artea Organizer. “The dream team that personally makes us feel comfortable. Handled everything at ease, well executed and professional. The best!”

Mella juga memberikan tips buat kamu yang sedang mempersiapkan acara pernikahan:

“Focus on you and your partner. Because this is your marriage. Wedding is just a party. But the marriage itself is worth a lifetime memory. And don’t rush. Take your time.”

 

 

×