You’re my Deer and I’m Owl yours

By Friska R. on under The Wedding

Style Guide

Style

International

Venue

Outdoor

Colors

Vendor That Make This Happened

Wedding Reception

Venue Maxi's Resto Bandung

Event Styling & Decor D'Value Decor

Photography Axioo - @akuaha

Videography Axioo - @otjep

Bride's Attire Faeonie Boutique

Make Up Artist Thirsa Nastasia

Groom's Attire Ishak and Kezia Widiarsa (shoes)

Wedding Cake Sukha Delights

Wedding Entertainment Ali and Friends

Wedding Entertainment Harry Benk - MC

Wedding Organizer Kinanti Wedding

Apabila beberapa hari yang lalu The Bride Dept membahas pernikahan dengan tema Big Fish The Movie, hari ini kami juga akan membahas mengenai pernikahan yang memiliki tema unik dan dirancang dengan konsep casual garden party.

You’re my Deer and I’m Owl yours adalah tema yang dipilih Febri dan Fania. Mereka memilih tema tersebut karena Fania sangat menyukai reindeer, yang selalu mengingatkannya akan suasana Natal, dan juga owl yang memiliki mata besar seperti suaminya. Cute and kreatif banget ya!

Pertemuan pertama antara Febri dan Fania terjadi pada tahun 2012 di saat mereka terlibat project yang sama. Setelah saling mengenal selama satu tahun, mereka pun memutuskan untuk berpacaran. Fania mengaku bahwa tidak ada proposal khusus dari Febri, kebetulan pada waktu itu mereka sedang membicarakan masa depan dan juga mimpi-mimpi mereka, pembicaraan itu pun berlanjut ke topik pernikahan. Acara lamaran pun dilakukan Febri dengan datang ke rumah Fania dengan membawa orang tuanya.

Most of my inspiration come from Pinterest! Haha. However the biggest inspiration comes from the place and people I used to work with, Axioo Team,” jawaban Fania ketika kami menanyakan sumber inspirasinya.

Fania dan Febri sama-sama menyukai segala sesuatu yang berbau desain, oleh sebab itu mereka banyak melakukan membuat sendiri elemen-elemen pada resepsi pernikahan mereka, seperti undangan, ring bearer, corsages & boutonnieres, dan souvenirs. Mereka juga membuat konsep dan design dari dekorasi acara pernikahan mereka, tetapi mereka menyerahkannya kepada Ko Andy dari D’Value untuk mewujudkannya.

Mereka sengaja memulai resepsi pernikahannya pada pukul 3 siang karena masih diterangi oleh cahaya sore dan juga akan mendapatkan lighting romantis pada senja harinya. Acaranya pun diakhiri sekitar pukul 7 malam agar tidak terlalu larut bagi tamu.

We’re so blessed! We’re surrounded by a lot of wonderful things and beautiful people. Kita memang ngga begitu banyak undang orang karena kita pengen suasana yang hangat dan dekat, di mana semua bisa menikmati acara dan bisa se-bahagia kita, and it happened just like what we’ve been dreaming about. Banyak banget cerita lucu di pernikahan kita, tapi yang paling lucu adalah ketika Opa dan Oma memberi contoh bagaimana mereka sayang-sayangan dan mesra sampai tua. Haha.”

Bagi Fania, tantangan terbesar dalam mempersiapkan pernikahan adalah menyatukan keinginan 2 keluarga yang memiliki latar belakang berbeda. Tak hanya itu, ternyata mereka berdua memiliki idealisme yang berbeda dalam menentukan konsep dan design dari pernikahan sehingga keduanya harus saling mengalah.

Tips dari Fania untuk para brides-to-be adalah untuk stay sane karena persiapan pernikahan memang memusingkan dan membuat kita menjadi bridezilla jadi never let your stress grow bigger than your happiness! Selain itu, Fania juga menyarankan apabila kamu dan pasangan ingin membuat sendiri beberapa elemen di pernikahan, rencanakanlah di awal dan mulailah setidaknya 1 bulan sebelum hari H.

Top vendors versi Fania dan Febri adalah

  • Axioo

“Karena temen sendiri hihihi. Selain karena fotonya bagus, mereka bisa menciptakan suasana yang fun sehingga kita juga lebih relax dan enjoy.”

  • Ko Andy D’Value

“Bisa mewujudkan apa yang kita inginkan dan bagusss. :)”

  • Ko Harry Benk

“Kata Febri pertama kali ketemu langsung nyambung dan bisa membawa suasana di kita ataupun orang tua.”

  • Ali & Friends

“Hampir semua playlist kita dinyanyiin dan kereennnn bgt suaranya :D”