Garden Rustic Engagement ala Nadya dan Dinov

By Pravita Hapsari on under The Engagement

Garden Rustic Engagement ala Nadya dan Dinov di Wyl's Kitchen

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Restaurant

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue Wyl's Kitchen

Bride's Attire Diguci

Groom's Attire Studio Gatri

Event Styling & Decor Kava Studio

Photography Dekraft Wedding

Videography Dekraft Wedding

Make Up Artist January Christy

Hair Do Novita Andriani

Bagaimana jika sebelum dilamar oleh pasangan, kamu dilamar terlebih dahulu oleh orangtua pasanganmu? Bahagia, santai, atau malah panik? Nadya pernah mengalami ini sebelum benar-benar serius melanjutkan hubungannya. Yuk kita simak cerita selengkapnya!

Dinov yang saat itu sedang jomblo, meminta temannya untuk mencarikan pacar. Setelah melihat foto dan instagram Nadya, Dinov tertarik dan ingin berkenalan sama Nadya yang saat itu baru putus dan belum kepikiran untuk cari pacar lagi. Singkat cerita, akhirnya mereka pacaran selama 4 tahun.

Yang beda dari kebanyakan orang, Nadya langsung dilamar oleh orang tua Dinov. Saat itu Nadya, Dinov dan mamanya sedang ngopi bareng, lalu tiba-tiba Mama Dinov langsung bertanya “Nad, kalau dilamar mau tidak?” Nadya langsung speechless dan Dinov pun juga kaget karena tidak menyangka Mamanya akan bilang seperti itu. Jawaban Nadya saat itu masih iya-iya saja karena Nadya pun belum begitu yakin. Sampai akhirnya Dinov meyakinkannya dengan datang langsung meminta izin ke orangtua Nadya. Dari usaha Dinov itu, Nadya baru yakin untuk serius ke jenjang berikutnya dan mulai merencanakan acara lamaran.

Tidak sampai disitu, Dinov yang menurut Nadya keromantisannya sangat minim ini ternyata sudah berencana untuk melamar Nadya secara personal. Mereka pergi makan malam lalu Dinov pun bertanya, “Kamu mau nggak jadi istri aku?” sambil mengeluarkan cincin. “Tidak ada alasan untuk aku berkata tidak, karena bagaimanapun aku sudah mengambil keputusan tersebut jauh sebelum dia melamar aku secara pribadi,” kata Nadya.

Persiapan Lamaran

Nadya menginginkan kesan yang natural sehingga memilih garden rustic sebagai tema acara lamarannya. Backdrop daun dengan sentuhan bunga pada dekor juga hanya menggunakan warna-warna natural seperti hijau, putih, dan coklat ditambah sedikit warna pink agar senada dengan seragam keluarga. Agar lebih senada lagi, Nadya sengaja meminta keluarga untuk memakai busana warna krem dan teman-temannya yang hadir untuk memakai busana warna putih serta batik sehingga nuansa natural semakin terasa. Nadya memang menginginkan agar semuanya terlihat kompak sehingga dapat merealisasikan perpaduan warna yang senada secara keseluruhan.

Untuk kebaya, dari awal Nadya berniat memakai loose kebaya yang berwarna silver di acara lamarannya. Nadya berusaha sendiri untuk mencari bahan yang sesuai keinginannya. Setelah mencari beberapa vendor kebaya di Instagram, lalu ia pun memilih Diguci. Entah kenapa Nadya merasa desain-desain busana karya Diguci terlihat sederhana namun ada kesan cantik dan elegant.

Nadya langsung mengontak via Whatsapp dan langsung dibalas oleh desainernya sendiri, yaitu Gena. Saat datang ke workshop Diguci, Nadya menyampaikan kebaya yang diinginkan dengan sangat detail. Nadya hanya butuh dua kali fitting. Saat fitting pertama, kebaya Nadya sudah sesuai dengan yang ia bayangkan dan hanya saja ada revisi di bagian tangan. Saat fitting, Nadya dan Gena sempat mengobrol dan baru mengetahui bahwa ternyata Gena adalah teman SD Dinov, “Menurutku ini kebetulan yang lucu banget!”. Lalu saat fitting kedua, kebaya Nadya sudah sempurna dan sesuai dengan keinginannya.

Ketika ditanya apa momen yang paling berkesan di acara lamarannya, Nadya langsung bercerita saat ia menanyakan kembali keseriusan Dinov melamarnya. Dinov termasuk orang yang canggung saat berbicara didepan banyak orang, tapi saat itu dia berdiri dan menyampaikan maksud serta kesungguhannya untuk melamar Nadya dihadapan keluarga dan kerabat dekat. Mereka sempat dikerjain oleh MC yaitu harus berbalas pantun yang sudah disiapkan. Nadya juga sempat ngerjain Dinov dengan memintanya untuk memberikan bunga sambil berlutut dihadapannya. Saat itu tawa dari keluarga dan para kerabat pun pecah, “Benar-benar momen yang priceless!”

Top 3 vendor menurut Nadya:

1. Wyl’s Kitchen

“Dari awal mencari venue lamaran, kami langsung cocok banget sama Wyl’s. Mba Rina dan team dari Wyl’s benar-benar membantu. Komunikasi dan informasi yang diberikan juga sangat baik. Porsi makanannya pas, bahkan lebih. Dan sisa makanannya bisa untuk dibawa pulang jadi tidak mubazir. Kualitas makanannya pun enak. Semua tamu undangan yang hadir memberikan compliment yang baik untuk rasa makanannya. Spot untuk berfoto disana juga sangat mendukung tema acara lamaranku. So happy!”

2. January Christy

“Baru pertama kali di makeup dengan kak Ojan dan sangat suka sama hasilnya. Kak Ojan pun baik banget! Dia mau bantu mengancingkan kebaya dan pakein lotion ke tanganku, dimana saat itu orang-orang pada sibuk dan nggak ada yang bisa bantu aku. Dia juga sabar me-retouch mataku yang super sensitif jadi berair terus hahaha. Partner hairdo nya juga sangat membantuku. Highly recommended!”

3. Diguci

“Kak Gena bisa menangkap semua yang aku sampaikan dan membuat kebaya lamaranku menjadi sangat cantik sesuai dengan keinginanku.”

Nadya juga memberikan tips untuk para brides-to-be, yaitu untuk mempersiapkan konsep serta fokus dengan tujuan acara lamaran. “Jangan stres dalam mempersiapkan acara karena pasti ada saja masalahnya. Selama kalian bisa saling support dengan pasangan, semuanya pasti dapat diatasi dengan baik. Komunikasi dengan keluarga juga sangat penting loh! Adanya kekurangan dalam acara itu adalah hal yang wajar, tapi yang terpenting adalah acara dapat berjalan dengan lancar, keluarga nyaman, tamu puas dan yang pasti kalian senang. Good luck!”

×