Glamorous Intimate Wedding at Villa Phalosa

By Friska R. on under The Wedding

Style Guide

Style

International

Venue

Outdoor

Colors

Vendor That Make This Happened

Wedding Reception

Venue Villa Phalosa

Event Styling & Decor DesignMill & Co

Photography Axioo

Bride's Attire Hian Tjen

Make Up Artist Mimi Kwok

Catering Bali Bakery

Jewellery & Accessories Hummingroad

Faustine dan Jason pertama kali bertemu beberapa tahun lalu di sebuah acara gereja. Menurut Faustine, ketika itu mereka hanya tahu satu sama lain tetapi tidak pernah mengobrol sama sekali. Lucunya, Jason mengaku ia pernah beberapa kali mengajak Faustine untuk ngobrol.

Beberapa tahun setelah perkenalan tersebut, mereka berdua tidak sengaja bertemu kembali karena memiliki mutual friends yang sama. Di sanalah Jason memberanikan diri untuk bertanya-bertanya mengenai Faustine melalui teman mereka. “Pada akhirnya teman kami membantu untuk mengatur lunch bareng dan Jason menanyakan nomorku. It went really fast, sampai akhirnya 14 bulan kemudian kita menikah,” jelas Faustine.

Cara Jason melamar Faustine pun bisa dibilang sangat istimewa dan tidak terlupakan. Di suatu sore, Jason mengajak Faustine untuk ke sebuah cafe dengan alasan ada urusan pernikahan gereja yang harus diurus. Sesampainya di cafe tersebut, Jason dan Faustine diajak untuk menonton short movie baru oleh pemilik cafe tersebut yang kebetulan adalah teman mereka berdua.

“Ternyata short movie yang dimaksud adalah video yang sudah dibuat Jason untuk melamarku. Dan sesudah video itu diputar, aku baru sadar kalau ruangan itu sudah dipenuhi oleh orang-orang terdekat kita berdua,” ungkap Faustine.

Pernikahan yang dipersiapkan sekitar 6 bulan mengangkat tema glamorous intimate. Sedangkan untuk warna yang mendominasi, mereka memilih warna biru muda, warna favorit Jason. Untuk menambahkan kesan glamour, Faustine pun memberikan sentuhan emas.

Faustine mengaku bahwa kebanyakan inspirasinya datang dari Pinterest dan Axioo, salah satu vendor fotografi di Jakarta yang juga merupakan tempat di mana Faustine bekerja.

“Tantangan terbesarku dalam mempersiapkan pernikahan ini adalah ketika aku membuat daftar tamu karena keterbatasan tempat membuat kami tidak bisa mengundang banyak teman dan saudara. On the other hand, kami juga ingin pesta yang intimate,” jelas Faustine lagi.

Bagi Jason dan Faustine, hal yang paling berkesan pada pernikahannya ini adalah ketika pemberkatan. “We’re so thrilled karena pernikahan kita bisa diberkati oleh Pastor favorit kami berdua dari JPCC, yaitu Pastor Jose Carol,” tambah Faustine.

Menurut Faustine, semua vendor yang terlibat di wedding-nya adalah vendor yang terbaik dan professional. “We are honored to be their client. Axioo has inspired me throughout the wedding preparation til the wedding day. DesignMill Co has delivered beyond my imagination! Top notch!”

Tips dari Faustine untuk pembaca The Bride Dept adalah “I know wedding preparation sometimes can be really frustrating but try to listen more and be selfless, pasti bakal less arguments and headache. Yang terpenting adalah kamu harus tahu apa yang kamu inginkan dan kamu yakin dengan calon dengan calon suami kamu. Be sure to relax and enjoy the moment because you will it when it’s over. Beneran aku kangen lho dengan masa-masa persiapan pernikahan aku.”

×