Greenery Rustic Geometric Chic Wedding by Andien & Bimo

By NSCHY on under The Wedding

Greenery Rustic Geometric Chic Wedding by Andien & Bimo

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Outdoor

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue Bumi Samami

Event Styling & Decor Vnize Bandung

Photography POLAR PHOTOGRAPH

Make Up Artist Kirana Fary

Hair Do Rani

Bride's Attire Akad by Ayung Berinda

Bride's Attire Reception by Clara Octaviana

Groom's Attire Ayung Berinda

Catering Samudra Catering

Pemandu Adat Mayang Gita Kencana

Wedding Organizer Lina Herman Production

Master of Ceremony Lina Herman

“Dulu kita pernah tidak saling mengenal. Tapi dulu kita pernah menabrak mata kita untuk saling memandang. Dulu kita pernah tidak saling peduli, karena kita bukanlah siapa-siapa.” cerita Andien mengawali.

Andien dan Bimo hanya berkenalan dan berkomunikasi lewat dunia maya, sampai akhirnya tahun 2010 ada sebuah band musik yang membutuhkan additional, dan kebetulan mereka adalah seorang drummer dan synthesizer. Di situlah mereka berkenalan, ngobrol, bercanda, sampai bertukar pandang.

Dari awal bertemu, keduanya sudah mulai merasakan chemistry yang hadir di tengah-tengah mereka. Tahun 2012 silam, mereka mengawali perjalanannya dan mulai melalui berbagai rintangan, sampai akhirnya mulai terbuka soal masa depan di tahun 2013 silam.

“Aku nggak pernah mengira bahwa Bimo yang rendah hati , tulus dan sabar bisa membuatku terkesima. Dia mengajarkanku untuk banyak menyebar kebaikan. Dia selalu punya cara untuk membuatkan merasa istimewa” kata Andien.

Begitu pula Andien di mata Bimo, perempuan dengan kepribadian unik, manis, penebar keceriaan dan lucu yang menjadi tempat sandaran ternyaman baginya. Bagi Bimo, Andien adalah orang yang kuat dan tangguh, selalu menjadi kebanggaan bagi Bimo.

Tahun 2018 silam adalah 5 tahun perjalanan yang cukup banyak menanamkan harapan bagi keduanya, baik suka maupun duka, sampai akhirnya mereka berdua sama-sama matang untuk mengikrarkan janji manis di jari manis masing-masing.

“Acara pernikahan kita berkonsep outdoor. Tadinya, kita ingin menyelenggarakan Akad di luar juga, di bawah pohon, tapi karena pertimbangan hujan dan untuk membuat suasana lebih khidmat dan khusyuk atas saran orang tua, akhirnya kita memutuskan untuk menyelenggarakan akad di dalam ruangan. Dan ternyata benar, pas Akad, turunlah hujan” cerita Andien.

Greenery Rustic Geometric Chic Wedding by Andien & Bimo

Setelah Akad selesai, cuaca semakin bersahabat dan membuat suasana menjadi sangat nyaman menjelang resepsi.

Greenery Rustic Geometric Chic Wedding by Andien & Bimo“Dengan harap-harap cemas supaya hujan tidak turun, kita bersiap untuk Akad, karena kita nekat untuk tidak menggunakan tenda pada panggung pelaminan. Ternyata modal nekat bisa membuahkan hasil yang tidak mengecewakan, selain mempercantik dekorasi, ini juga salah satu tips untuk irit budget. Untungnya, saat resepsi berlangsung, langit cerah tertutup kabut dan benar ada bulan sabit muncul, tanpa hujan,” cerita Andien.

Bandung menjadi pilihan tempat Andien dan Bimo menyelenggarakan pesta pernikahannya. Selain banyak vendor dengan harga bersahabat, Bandung juga merupakan kota wisata dan pas untuk konsep outdoor.

Sebagai pecinta alam dan budaya Indonesia, Andien dan Bimo mengenakan pakaian konsep tradisional dengan tema Greenery Rustic Geometric Chic. Andien mengenakan siger Betawi pada saat akad, sedangkan untuk resepsi, semuanya mengenakan pakaian adat Sunda.

Greenery Rustic Geometric Chic Wedding by Andien & Bimo“Untuk resepsi di malam hari, kita mengenakan baju dengan perpaduan warna kuning dan cokelat pastel untuk memberikan nuansa cerah dan memancarkan aura pengantin saat bersanding di pelaminan. Orang tua, keluarga dan bridesmaid mengenakan baju dengan warna berbeda, tapi tetap dengan nuansa soft.”

Untuk dekorasi, Bimo dan Andien memilih tema Geometric Rustic Chic dengan pelaminan tanpa tenda, dengan pohon sebagai atap. Lalu ada kayu Hexagon sebagai pintu masuk yang kemudian masuk ke sebuah lorong berbentuk rumah dengan lampu-lampu tumblr yang disebut fairy lights yang membuat malam tampak lebih cantik.

“Kita menyediakan backdrop galeri foto dia 2 area untuk tamu berfoto-foto. Bagian lapangan rumput diberikan flooring sepanjang jalan ke arah pelaminan.” cerita Andien.Greenery Rustic Geometric Chic Wedding by Andien & Bimo

Greenery Rustic Geometric Chic Wedding by Andien & BimoUntuk pelaminannya sendiri, terlihat dekorasi kayu minimalis berbentuk simetris yang digantung lampu terranium di atasnya. Untuk area makanan dilengkapi dengan bangku taman dan lampu-lampu paralel.

Greenery Rustic Geometric Chic Wedding by Andien & Bimo

“Di hari itu, ada momen lain yang berkesan, yaitu kejutan dari WO, keluarga, bridesmaid dan para tamu yang mengucapkan selamat ulang tahun untuk kita berdua. Hari pernikahan kita bertepatan dengan hari ulang tahun Bimo, sedangkan ulang tahunku 7 hari yang lalu.”

Bagi Andien dan Bimo, tantangan dalam mempersiapkan pernikahannya adalah mental, pikiran dan batin. Bagi mereka, kesiapan diri untuk benar-benar menghadapi pernikahan bukanlah hal termudah, apalagi dalam segi materi, karena mereka berdua teguh pendirian ingin mandiri soal materi. Lalu, selalu berpikir logis juga menjadi tantangan untuk menentukan pilihan. Ketiga, batin, tantangan membangun kekuatan perasaan diri sendiri dalam mempersiapkan pernikahan.

Greenery Rustic Geometric Chic Wedding by Andien & Bimo Greenery Rustic Geometric Chic Wedding by Andien & Bimo

Greenery Rustic Geometric Chic Wedding by Andien & Bimo

Greenery Rustic Geometric Chic Wedding by Andien & BimoTop 3 vendor:

1. Kreasijemariku

“Ini adalah projekku sendiri untuk membuat seserahan, ring bearer dan mahar. Awalnya, kita enggan mengeluarkan banyak untuk perintilan untuk ketiga hal ini. Maknaya, kita coba bikin handmade dan bisa aku selesaikan H-7. Hasilnya lebih puas, bebas berkreasi dan benar-benar buatan tangan sendiri. Berawal dari niat tersebut, jadi malah banyak orang yang minta dibuatkan juga. Jadi, setelah menikah, aku coba memulai usaha tersebut lewat Instagram “@kreasijemariku”.”

2. Polar_photograph

“Nggak salah pilih vendor ini, agak menyesal nggak pakai vendor ini dari lamaran dan pre wedding. Aku hanya pakai Polar untuk pengajian, siraman dan hari pernikahan. Ternyata Mas Adit orangnya asik, santai, humble dan banyak membantu mengarahkan gaya, jadi luwes saat berpose. Asiknya lagi, videografernya ternyata adalah teman lamaku sendiri, jadi semakin menyenangkan kerjanya.”

3. Linahermanpro

“Ini tim WO terbaik yang membantuku sejak lamaran. Saat fitting ke galeri dan kewalahan, semuanya dibantu oleh mereka. Tim yang kompak dan nggak kaku sama sekali, dan membantu apa yang kliennya mau. Terbaik!”

Tips untuk brides to be:

“Yang utama adalah list budgeting, bikin perbandingan antar vendor, sampai total biaya supaya budget-nya nggak bengkak seperti yang kita alami. Intinya, di manapun acaranya, mau outdoor ataupun indoor, tetap berpikir positif dan hilangkan kecemasan yang tidak perlu, apalagi komentar negatif orang lain yang menakut-nakuti. Fokuslah ke ibadah akad, sisanya serahkan kepada Allah dengan berlapang dada dan tetap berpikir positif. Jaga mood, jaga makan, nggak usah diet-diet, yang penting terus happy dan selalu dalam kondisi mood yang bagus.”