Inspirasi Prewedding di Kota Melbourne di Kala Winter

The Vendors Who Made This Happen

Pre-wedding

Sungguh beruntung pasangan-pasangan yang bisa saling mengenal satu sama lain hampir seluruh hidup mereka. Paul dan Kath adalah salah satu pasangan tersebut. Perkenalan yang dimulai 14 tahun lalu di Melbourne mengantarkan mereka ke jenjang selanjutnya sebagai pasangan.

Melbourne adalah kota yang menyaksikan kisah cinta mereka berdua. Oleh karena itulah mereka memilih Melbourne sebagai lokasi foto pre-wedding mereka.

 

“Semua lokasi pre-wedding itu mengandung memori perjalanan kita, mulai dari Campbell House, jalan Degraves, tempat aku tinggal dulu, halaman belakang sekolah kita, winery, tempat kita nge-date dulu dan sampai jalan Fitzroy, tempat kita suka ngemil bareng.”

Karena lokasi pre-wedding-nya cukup beragam, oleh karena itu Kathlyne dan Paul menghabiskan tiga hari untuk melaksanakan pre-wedding tersebut. Hari pertama di Winery, hari kedua di sekitaran kota dan hari ketiga di Campbell House. “Semuanya dimulai dari pukul 9 pagi dan selesai pukul 5 atau 6 sore.”

Karena Kathlyne sudah lama tinggal di Australia, hal tersebut membuatnya jatuh cinta terhadap para desainer Australia, mulai dari Asilio, Lover, Manning Cartell dan Camilia & Marc. Namun, kecintaannya terhadap desainer Australia tak membuatnya lupa dengan desainer Indonesia, seperti Hian Tjen.

Top 3 vendors:

  1. Akahare
  2. Jey Nelson
  3. Elly Liana

Tips untuk brides-to-be,

“Jangan terlalu khawatir gimana hasil foto prewedding-mu, yang terpenting adalah kalian berdua menikmati setiap proses dan momen saat shooting, pasti ekspresi bahagianya bisa tertangkap dengan sendirinya di kamera. Harus selektif juga saat memilih vendor, pastiin kamu mengecek portfolio mereka untuk menyocokkan gaya mereka dengan gaya kalian. Have a lot of fun!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *