Intimate Engagement of Paras and Febri at Rantang Ibu

By Divia Ghasani on under The Engagement

Intimate Engagement of Paras and Febri at Rantang Ibu

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Restaurant

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue Rantang Ibu

Make Up Artist Bening Subianti

Hair Do Hair Do By Yuka

Bride's Attire Kanye Kebaya

Master of Ceremony Adiyat Yori

Photography Soe Weddings

Jewellery & Accessories Engagement Ring : LITANY

Pertemuan pertama Paras dan Febri terjadi pada tahun 2010 di backstage acara ajang pencarian model majalah Gogirl!. Namun, saat itu mereka tidak langsung saling berkenalan. Mereka hanya saling mengetahui satu sama lain sebatas dari social media saja.

“Pertama kenal Febri agak lucu sih ceritanya, dulu tahun 2010 sempat ikut ajang model majalah Gogirl! Kebetulan HiVi masih di awal sekali belum mengeluarkan lagu apalagi album. Ketemu di backstage tapi kita saling ngga berkenalan. Hanya berteman di sosial media.” Ujar Paras.

Ibarat pepatah jodoh akan menemukan jalannya, selang 3 tahun berlalu, mereka kembali dipertemukan ketika sama-sama menjadi mahasiswa di kampus London School of Public Relations Jakarta. Dimulai dari saling follow di Instagram, kemudian dilanjutkan dengan saling tegur sapa di kampus, akhirnya  hubungan mereka semakin dekat dengan adanya teman Paras yang mengenalkannya langsung ke Febri. Saat itulah, mereka saling bertukar kontak dan mulai chatting secara intens.

Setelah proses pendekatan selama satu bulan, Paras dan Febri memutuskan untuk berpacaran. Bertahun-tahun menjalani hubungan pacaran, Paras selalu menjadi support system bagi Febri yang kerap disibukkan dengan jadwal manggung bersama bandnya, HiVi.

Di tahun 2017, mereka berdua sepakat untuk membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius dengan mengutarakan keseriusan mereka ke kedua belah pihak orang tua. Keputusan ini mereka ambil setelah saling melakukan obrolan serius.

“Ngga ada sweet proposal, tapi lebih seperti ‘kita udah lama pacaran, udah bukan waktunya main-main. Nabung dan nikah yuk’.” Tutur Paras.

Dekorasi lamaran mereka didominasi oleh warna coklat. Konsep yang mereka pilih adalah intimate engagement yang hanya melibatkan keluarga dan teman-teman dekat saja. Bagi Paras dan Febri, yang terpenting adalah momen khidmat dan doa dari orang-orang terdekat. Mereka pun mempercayakan keterlibatan keluarga dan teman-teman terdekat untuk menyiapkan acara lamaran alih-alih menggunakan wedding organizer.

Tantangan yang dihadapi selama persiapan acara lamaran adalah kesibukan masing-masing antara Paras dan Febri. Terlebih, jadwal manggung Febri bersama HiVi di luar kota hampir setiap minggu. Namun, semua tantangan itu terbayar dengan momen bahagia di hari lamaran ketika Febri menceritakan tentang betapa berartinya sosok Paras baginya di hadapan seluruh keluarga dan tamu lamaran.

“Febri menceritakan waktu pertama kali bertemu saya dihadapan seluruh pihak keluarga, dan teman. Dia bercerita bahwa karena saya orang yang paling menerima kekurangan dia, support system, sumber inspirasi lagu nya ‘Siapkah Kau Tuk Jatuh Cinta Lagi’. Sambil menangis, Febri mengucap terima kasih atas kehadiran saya dalam hidupnya.” Ujar Paras.

Top Vendors

  1. Soe Weddings merupakan vendor photography yang dipercaya Paras dan Febri untuk mengabadikan momen-momen bahagia selama acara lamaran. Momen-momen penting berhasil didokumentasikan secara indah dengan vendor ini.
  2. Tidak menyukai hasil make up yang terlihat heavy, Paras mempercayakan jasa Bening Subianti sebagai Make Up Artist untuk acara lamaran. Dengan balutan soft make up karya Bening Subianti, Paras tampil menawan dan natural di hari bahagianya.
  3. Restoran Rantang Ibu yang berlokasi di ITS Tower, dipilih Paras dan Febri sebagai vendor catering di acara lamaran mereka. Dengan makanan khas Indonesia serta service yang sangat baik dari pihak restaurant, maka Paras dan Febri tepat telah memilih vendor ini menjadi salah satu vendor favorit mereka.
  4. Terakhir, ada vendor perhiasan LITANY (@litany.official) yang dipercaya Paras dan Febri untuk membuat cincin pertunangan mereka. Desain cincinnya terbilang unik karena diukir berdasarkan bunga yang sesuai dengan karakter pasangan. Seperti cincin milik Paras dan Febri yang diukir dengan bentuk bunga lotus karena dianggap tepat melambangkan karakter mereka. “Khusus punya aku dan Febri, bunga lotus. Febri sebagai akar dari sebuah rumah tangga. Aku (dilambangkan sebagai) bunganya yang memperindah suatu rumah tangga yang kokoh.” Ujar Paras.

Tips untuk Bride To Be

Paras berbagi tips untuk para bride to be. Bagi dirinya, komunikasi adalah hal terpenting selama proses persiapan lamaran. Menyampaikan keinginan secara tepat kepada pasangan dan keluarga adalah solusi terbaik agar terhindar dari missed communication. Hindari pula stress selama proses persiapan.

“Juga, jangan sampai stress dalam mempersiapkan segalanya, jadi santai aja.” Tutup Paras.

×