Jenis Souvenir yang Sering Mengecewakan Para Tamu

By Rebebekka on under How To

Dalam sebuah acara pernikahan, souvenir hadir sebagai pelengkap penghibur para undangan. Souvenir tidak harus mahal namun kita harus memastikan bahwa souvenir yang kita berikan kepada para tamu memang berkualitas dan berguna. Jangan sampai souvenir tersebut hanya diletakkan sia – sia di pojokan rumah atau malah berakhir di tempat sampah, mubazir bukan? Seperti apa sih souvenir yang sering membuat tamu kecewa. Berikut listnya :

  1. Set Manicure Yang Tidak Tajam
    Gunting kuku dan teman – temannya adalah barang yang berguna dan pasti terpakai. Namun seringkali gunting kuku yang didapat dari souvenir pernikahan tidak tajam dan akhirnya malah tidak terpakai. Jadi, pastikan kepada vendor souvenir kamu bahwa isi set manicure yang diberikan memang tajam dan siap pakai. Untuk antisipasi, ada baiknya kamu meminta sample dari souvenir itu terlebih dahulu.

  2. Kipas Yang Mudah Rusak
    Kipas masih menjadi souvenir yang banyak dipilih oleh para brides-to-be untuk diberikan kepada para tamu undangan. Kipas juga merupakan barang yang berguna dan pasti terpakai namun lagi – lagi kamu harus memastikan jika kipas tersebut memang kuat dan tidak mudah rusak. Jangan sampai baru sekali – dua kali pakai langsung rusak dan tidak bisa digunakan lagi.

  3. Mug Dengan Foto Pengantin
    Coba kamu bayangkan betapa awkward-nya mereka yang ingin meminum kopi atau teh di pagi hari dengan tatapan mata dari foto kalian berdua yang terpampang di lingkaran mug, hihihi.

  4. Souvenir Dengan Nama Dan Tanggal Pernikahan Kamu
    Maksud hati kamu ingin agar orang – orang yang hadir di pernikahan kamu bisa mengenang hari spesial kalian berdua dan ingat bahwa souvenir itu dari kalian. Boleh – boleh saja sih, namun alangkah baiknya penulisan nama dan tanggal pernikahan kalian tidak dicetak besar – besar pada souvenir tersebut. Kamu boleh menuliskan nama dan tanggal dengan ukuran kecil di ujung barang sehingga tidak terlalu mencolok.
  5. Hiasan Rumah
    Tidak semua orang memiliki gaya yang sama dalam mengatur dekorasi rumahnya dan tidak semua juga memiliki lemari penyimpan pajangan. Jadi sebaiknya hindari memberikan hiasan rumah yang nantinya hanya akan dibuang karena mereka tidak punya tempat untuk memajangnya.

Mencari souvenir memang susah – susah gampang, tidak perlu yang terlalu mahal namun jangan murahan. Selain itu sebaiknya souvenir diberikan di saat tamu undangan akan pulang bukan pada saat mereka baru saja datang. Hal ini untuk menghindari kerepotan mereka membawa – bawa souvenir selama acara berlangsung. Semoga kamu bisa menemukan souvenir yang tepat untuk para undangan kamu ya brides!