Ketika Calon Suami Kamu Adalah Anak Tunggal

Keluarga Indonesia pada umumnya memiliki banyak anak. Katanya banyak anak, banyak rezeki yang sampai akhirnya membentuk keluarga besar. Nah, pernikahan di Indonesia menganut “sistem” jika kamu menikah dengan pasanganmu, maka kamu wajib “menikahi” pula keluarganya. Lalu, seperti apa ya jika kamu menikah dengan anak tunggal? Berikut gambaran situasi dan kondisinya.

1. Bebas Drama Dengan Ipar

Salah seorang teman saya pernah hampir batal menikah, karena kakak dari pasangannya belum menikah. Sang kakak tidak mengizinkan mereka untuk “melangkahi” dirinya. Lalu setelah sekian drama bertahun-tahun akhirnya mereka berhasil menikah. Namun setelah menikah, segala sesuatunya tidak juga membaik karena ia sering konflik dengan kakak ipar. Saya sendiri tidak ada masalah dengan adik-adik ipar saya. Akan tetapi, tentu saja dengan menikahi anak tunggal kamu akan terbebas dari drama-drama dengan para ipar.

2. Paham Dengan Ibu Mertua

Walaupun bebas dengan drama para ipar, kamu harus memahami betul akan kedekatan pasangan kamu dengan ibu mertua. Kebanyakan anak tunggal memiliki kedekatan dengan ibunya melebihi anak-anak dari keluarga besar. Jauhi perasaan cemburu ketika melihat kedekatan pasangan dan ibu mertua. Yang harus kamu lakukan adalah mengambil hati ibu mertua dengan menjadi menantu yang baik dan berjanji merawat anak laki-laki semata wayangnya itu. Soal menantu yang baik, tenang saja, kamu tidak memiliki saingan untuk hal yang satu ini, hehehe.

3. Bersiap Untuk Tinggal Satu Rumah Dengan Mertua

Anak tunggal biasanya tidak direlakan untuk pergi jauh atau bahkan meninggalkan rumah. Jadi siapkan hati kamu apabila pasangan meminta izin untuk kamu tetap tinggal bersama mertua setelah kalian menikah. Baca lagi ya rules tentang tinggal bersama mertua di web The Bride Dept.

4. Pahami Calon Suami

Pahami karakteristik calon suami kamu yang merupakan anak tunggal. Setelah sekian lama dirinya hidup sendiri tanpa kakak atau adik, bisa saja dirinya menjadi kurang nyaman jika berkumpul dengan banyak orang. Atau mungkin justru keramaian dengan keluarga besar adalah hal yang dirindukannya sejak lama. Hal-hal seperti itu harus kamu pelajari dan pahami sebelum mengajak dirinya masuk ke keluarga kamu ya.

Yang namanya jodoh memang rahasia. Kamu bisa saja menikah dengan anak sulung,anak bungsu, anak dari keluarga yang sangat besar dan juga anak tunggal. Seperti apapun keadaan keluarga calon pasangan kamu, kalian berdua harus sama-sama belajar untuk memahami satu sama lain. Cheers brides!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *