Lamaran Adat Sunda ala Dea dan Putra

By Rebebekka on under The Engagement

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Lamaran

Venue Fame Hotel Serpong

Event Styling & Decor Rolas Decor

Photography Namora Pictures

Kebaya Merras

Make Up Artist Bubah Alfian

Catering Als Catering

Wedding Organizer Kayena Organizer

Pemandu Adat Sanggar Ekayana

Kenal sejak dari bangku Sekolah Menengah Pertama dan lima tahun berpacaran  membuat mereka sudah saling paham satu sama lain hingga akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka ke pelaminan. Dea resmi dipinang oleh Putra dengan nuansa adat Sunda di Fame Hotel Serpong, Tangerang.

Sebelum acara lamaran ini, Putra terlebih dulu melamar Dea secara personal di negeri Sakura, Jepang. Ketika itu mereka sedang berlibur dan tengah menikmati pemandangan di taman Osaka Castle. Tanpa disangka – sangka oleh Dea, Putra melamarnya dan tentu saja Dea menerima lamaran Putra tersebut.

Nuansa adat Sunda pun dipilih oleh Dea dan Putra untuk acara lamaran mereka. “Semua proses acara dipandu dengan pemangku adat Ibu Elly dari Sanggar Griya Seni Ekayana. So excited! Ternyata lamaran dengan adat tradisional sangat menyenangkan loh,” seru Dea.

Dea memilih tema dan warna bunga – bunga yang sesuai dengan warna kebaya Dea dan ibunya serta batik yang dikenakan Putra. Dea memilih nuansa ungu, pink dan kuning untuk pilihan bunga dengan frame backdrop berwana hijau daun. Kebaya yang Dea pakai saat lamaran berwarna lime green yang sangat manis dan pas untuk kulit Dea. Dea sengaja meminta kepada Merras untuk dibuatkan kebaya yang tidak terlalu banyak aksen payet berlebihan. Hasilnya simple namun sangat cantik.

Bagi Dea lamaran ini sangat berkesan karena sahabat dan keluarga dekat bisa hadir dan meramaikan acara. Dea juga sempat merasa tegang ketika Putra meminta izin kepada ayahnya untuk melamarnya. “ Sempat dibecandain dulu oleh ayah bahwa Putra tidak boleh duduk dulu sampai ayah memberi jawaban. Yang paling menghibur adalah ketika ayah saya harus mengunyah sirih yang telah disiapkan oleh pemangku adat sebagai tanda menerima lamaran dari Putra. Daun sirih itu rasanya pahit sekali sehingga seluruh tamu tertawa melihat ekspresi muka ayah saya,” cerita Dea bahagia.

“Survey harga vendor – vendor yang masuk dengan budget kita. Selanjutnya akan lebih mudah untuk menentukan vendor mana yang akan digunakan. Jika vendor – vendor yang dipilih memiliki reputasi yang baik, biasanya hasilnya pun akan memuaskan,” pesan Dea kepada brides to be.

Top 3 vendor pilihan Dea :

1. Rolas Decor / Suryo Decor

“Wah, Mas Yarri baik dan sabar sekali Mereka mengerti dekor yang saya mau seperti apa, budget bisa disesuaikan dan saya puas sekali dengan hasil karyanya.”

2. Bubah Alfian

Magical hands! Tangannya handal sekali memoles wajah saya. Paham letak dimana kekurangan yang harus ditutupi dan menonjolkan bagian mana yang menurutnya menjadi kelebihan.”

3. Als Catering

“Makanannya semuanya enak dan banyak pilihan menunya.”

×