Lamaran Bertema Chinoiserie ala Tasya dan Ahmad

By Renya Nuringtyas on under The Engagement

Lamaran Bertema Chinoiserie ala Tasya dan Ahmad

Style Guide

Style

International

Venue

Hall

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue De La Rossa

Event Styling & Decor La Tulip Decorations

Photography Rio Motret

Make Up Artist Anpa Suha

Hair Do Ariva

Catering Al's Catering

Chinoiserie menjadi tema yang dipilih oleh Tasya dan Ahmad untuk acara lamaran mereka berdua. Tema Chinoiserie menjadi pilihan karena tema ini menampilkan dekorasi unik yang menggabungkan gaya desain dari China, Jepang dan aksen negara Asia yang cantik banget. “Aku pilih konsep Chinoiserie karena sepertinya masih jarang banget dipakai untuk acara, dan aku memang sengaja memilih warna-warna yang jarang aku pakai, supaya ada kesan manglingi,” cerita Tasya.

Acara lamaran bertema Chinoiserie ini menjadi momen yang membuktikan bahwa setelah menjalani hubungan LDR selama kurang lebih tujuh tahun, komitmen Tasya dan Ahmad untuk menjalani hubungan dengan serius tidak pernah berubah, dan Ahmad akhirnya resmi melamar Tasya di depan keluarga besar mereka berdua.

Tasya dan Ahmad sebenarnya sudah saling mengenal sejak lama, Tasya bahkan mengaku sempat naksir Ahmad saat mereka berdua masih duduk di bangku SD. Tapi mereka baru benar-benar berkenalan saat akhir masa SMA, tepatnya saat Tasya meminta temannya untuk mencarikan pacar untuknya. Temannya kemudian mengenalkan Ahmad kepada Tasya yang saat itu terkenal sebagai sosok yang tidak mau berurusan dengan yang namanya wanita. Karena pernah naksir Ahmad saat mereka sama-sama masih duduk di bangku SD, Tasya pun kemudian membuka diri untuk lebih mengenal Ahmad dan akhirnya mereka berdua pacaran, sampai beberapa bulan yang lalu Ahmad kembali ke Indonesia for good dan mereka langsung memulai proses persiapan acara lamaran dan pernikahan.

Menurut Tasya, Ahmad tidak pernah melamarnya dengan sweet proposal, tapi setahun setelah menjalani hubungan LDR tanpa sekalipun bertemu, Ahmad sempat pulang ke Jakarta dan saat mereka bertemu untuk pertama kalinya, Ahmad langsung menyampaikan niatnya untuk serius menjalani hubungan dan ingin menikah dengan Tasya. “Sejak awal pacaran memang kita berdua serius dan dari dulu aku juga sudah mulai spent time dengan keluarga Ahmad. Walapun hubungan pacaran kami sempat berliku-liku, Alhamdulillah akhirnya aku dan Ahmad berjodoh,” cerita Tasya.

Untuk tema dekorasi acara lamaran, selain mengangkat tema Chinoiserie yang dipilih, Tasya juga terinspirasi oleh warna brand Dolce and Gabbana yang identik dengan warna biru, putih dan sedikit sentuhan warna merah. Selain itu, tema dekorasi acara juga terinspirasi oleh ide sang Mama yang ingin mengangkat adat Chinese campuran. Tanpa disangka-sangka, sang Mama juga ternyata mempersiapkan tarian khusus dengan menyewa penari yang menampilkan tarian adat Mongolia atau Tibet, khusus untuk mengiringi Tasya saat masuk ke ruangan acara lamaran.

Untuk acara lamaran ini Tasya mengenakan dress yang cantik banget. Awalnya Tasya ingin membuat mermaid dress yang simple dan tidak terlalu heboh. Tapi kemudian ia melihat keluarganya memakai pakaian yang lumayan heboh untuk acara lamaran ini, jadi ia merasa calon pengantin harus dibuat lebih ‘tampil’ supaya lebih terlihat sebagai calon pengantin wanita nantinya. Tasya akhirnya memutuskan untuk memakai outer semi ballgown untuk dipakai di luar mermaid dress yang telah ia siapkan sebelumnya, sebagai aksen untuk membuatnya tampil berbeda. Ia sengaja membuat outer supaya bisa menggunakan mermaid dress saja tanpa outer di acara-acara lainnya, karena akan berkesan lebih simple.

Momen yang paling berkesan untuk Tasya adalah saat sahabat-sahabatnya setia menemani selama acara. “Biasanya apabila sahabat-sahabat aku menikah atau lamaran aku biasa menjadi yang paling sibuk, dan sekarang aku jadi bisa merasakan pengorbanan mereka untuk aku, dan jadi terasa banget kalau this is my moment. Sampai akhirnya Ahmad datang, rasanya lega banget, finally after seven years of LDR relationship, we made it,” tutup Tasya.

Menurut Tasya, top 3 vendor untuk acara lamarannya adalah Anpa Suha dan Riva Hairdo, “mereka berhasil membuat aku manglingi banget,” ujar Tasya. Selain itu, ia juga berterima kasih kepada La Tulip Decorations, “dengan budget yang ada mereka bisa membuat dekorasi acara yang tematik dan dengan dekorasi yang simple berhasil membuat ruangan menjadi cantik dan rapi,” ujar Tasya.

Tidak ketinggalan Tasya juga memberikan tips untuk para brides-to-be yang sedang mempersiapkan acara lamaran:

“Fokus tentukan tema acara dari jauh-jauh hari dan jangan dadakan. Walaupun ingin membuat acara yang simple, tetap harus memperhatikan dekorasi dan acara akan menjadi jauh lebih berkesan apabila diberi tema khusus. Enjoy saja di hari H, jangan terlalu fokus pada kekurangan karena di setiap acara pasti akan ada saja detail yang terlewat, dan yang terpenting enjoy saja dan ingat kalau there are more meaning to your wedding than just decorations and make up, jadi harus fokus ke inti dari acara-acara tersebut.”

×