Lamaran Dengan Tema Warna Gold and Peach di Semarang

Style Guide

The Vendors Who Made This Happen

Lamaran

Banyak cerita tentang kisah dua orang yang berjodoh karena orangtua mereka telah lebih dulu mengenal satu sama lain. Seperti kisah Desi dan Dio yang sudah saling mengenal sejak kecil karena kedua orangtua mereka merupakan rekan bisnis. Selain itu Dio merupakan senior dua tahun di atas Desi di sekolah yang sama sejak TK hingga SMA!

Namun mereka sendiri jarang berinteraksi secara akrab. Hingga akhirnya pada bulan Desember 2016, mereka bertemu di acara pernikahan salah seorang kerabat mereka. Di sana Dio bertemu dengan Desi dan kedua orangtuanya. Lucunya, Dio sempat berkelakar kepada orang tua Desi apakah dia pacaran dengan Desi saat mama Desi menanyakan perihal status Dio saat itu.

“Pada saat itu, mas Dio membawa kamera dan mengambil foto aku bersama teman-temanku. Seusai acara, aku meminta hasil fotonya. Lalu esoknya ia mengajakku dinner, di situ kami semakin dekat. Dalam hati aku yakin bahwa dia adalah jawaban dari segala doaku, karena seperti sebuah skenario, hal yang aku doakan kepada Allah, ada pada diri Mas Dio. Namun karena aku tidak boleh untuk berpacaran lagi oleh kedua orangtuaku, jadi aku mencoba untuk menjauhinya. Ia berkata bahwa dirinya serius denganku dan akan membuktikannya. Tanggal 15 Januari 2017 ia dan keluarganya datang kerumahku untuk niat serius melamarku. Tanpa ada status pacaran, tanggal 12 Februari 2017, kami resmi bertunangan,” kenang Desy bahagia.

Desy memilih classy modern serta warna gold dan peach sebagai konsep dan tema lamarannya. Desi memilih warna gold sebagai warna dari kebayanya dan nuansa peach untuk seragam orangtua dan kakak serta adiknya. Desy yang memang berbisnis di bidang dekorasi, memutuskan untuk mendekorasi semuanya sendiri.

“Aku menggunakan styrofoam untuk membuat model backdrop yang aku inginkan. Aku memilih menggunakan dekorasi backdrop styrofoam karena aku menginginkan nuansa warna gold yang dominan, sehingga akan lebih mudah jika aku menggunakan styrofoam. Untuk bunga, karena aku sangat detail dan sangat menyukai bunga, aku menggunakan bunga import seperti Mawar Holland, Casablanca, Baby breath, dan Calla Lilly sebagai pemanis. Aku memadu-madankan warna gold, peach, dan putih untuk acara lamaran. Gold dan peach untuk dekorasi dan bunga backdrop, putih untuk kursi keluarga calon mempelai dan para tamu undangan. Aku menggunakan welcome sign board dari bahan acrylic dan tulisannya aku engrave agar terlihat lebih classic, dan aku bingkai menggunakan frame gold classic, which I love it! Aku puas sekali akan hasil engrave di atas acrylic tersebut, dan juga framenya! Kemudian frame tersebut aku letakkan di atas tripod classic bernuansa coklat tua. Dengan mendekor sendiri, aku merasa lebih puas akan hasilnya, karena sesuai dengan konsep yang kuinginkan. Aku tidak merasa kerepotan karena aku dibantu oleh beberapa rekan-rekanku dan juga calon bridesmaid-ku,” cerita Desi.

Desi juga beruntung saudara sepupunya adalah seorang makeup artist, yang memiliki bridal salon bernama Nacitha Salon & Bridal di Semarang. Karena Desi menyukai bunga, ia pun menambahkan baby breath pada rambutnya yang membuat ia semakin manis.

Highlight acara adalah pada saat Mas Dio menebak apakah dibalik tirai benar aku atau bukan. Beberapa kerabatku keluar dari balik tirai seolah-olah itu diriku namun Mas Dio berkata bahwa itu bukan aku. Sampai pada akhirnya, aku berkata kepada saudaraku yang memegang tirai untuk tidak memberikan bocoran kaki siapakah itu dan Mas Dio berkata ‘jika saya ditantang untuk menebak, saya yakin, seyakin saya melamar Desi dengan nama Allah bahwa dibalik tirai itu adalah Desi.’ Dibalik tirai saya merinding dan sempat berlinang air mata,” ucap Desi mengenai momen terindah di hari lamarannya.

Desi tidak lupa memberi pesan kepada para brides-to-be yang akan mempersiapkan acara lamaran, “Acara lamaran merupakan salah satu acara krusial dalam proses menuju acara pernikahan. Dalam mempersiapkan acara lamaran kita perlu menentukan konsep apa yang akan digunakan. Jangan lupa juga untuk membuat checklist yang berisi semua hal yang harus dipersiapkan, karena tidak jarang kita terlalu fokus pada hal besar sehingga hal kecil menjadi terlupakan. Serta turut melibatkan orang tua agar dapat memberikan masukan demi keberlangsungan acara.”

Top 3 vendor pilihan Desi :

1. Tri Liest (modiste_liesty)

Mbak Tri merupakan vendor kebayaku dan ibuku. Kami membuat kebaya di mbak Tri dengan waktu yang sangat mepet dikarenakan waktu penentuan tanggal lamaran kami yang kilat, hehehe. Awalnya aku takut tidak sempat membuat kebaya seperti yang kuinginkan, namun Mbak Tri membuat kebayaku dan ibuku sesuai dengan harapan kami. Aku sangat suka akan detail kebaya, dan aku sedikit ‘rewel’ akan bentuk kebaya, namun mbak Tri mengerti apa yang aku mau dan membuat konsep kebaya yang aku inginkan menjadi luar biasa!

2. Photographer: @prabawasurya & Videographer: @alcander_brian & @achmad.fjr

Surya, Brian, dan Fajar merupakan vendor untuk dokumentasi acara lamaranku. Aku sangat menyukai konsep dan arahan yang diberikan oleh mereka. Mereka meng-capture moment bahagia kami dengan sangat manis!

3. Liezt_nacitha

Pada saat acara lamaran aku memutuskan untuk meminta bantuan MUA favoritku dan juga saudaraku sendiri. Aku sangat suka dengan hasil make upnya karena membuatku flawless pada saat salah satu acara bahagiaku kemarin. Banyak yang memuji aku terlihat cantik,hehehe. Hal ini membuktikan bahwa make up ku terlihat sangat cocok diwajahku dan aku sangat berterimakasih kepada Mbak Sulis yang telah membuatku flawless! Hahaha. Mbak Sulis juwarak!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *