Lamaran DIY dengan Tema Navy Blue ala Dita dan Zaldy

By Gregoria Elsa on under The Engagement

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Residential

Colors

Vendor That Make This Happened

Lamaran

Photography Gardenia Diary

Make Up Artist Nanath Nadia

Catering Destiny Catering

Florist Jola Florist

Dita dan Zaldy menyiapkan acara lamaran dalam waktu singkat, segera setelah Zaldy datang bersama keluarga dan menyampaikan keseriusannya untuk melamar Dita. Acara lamaran yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat membuat Dita sibuk menyiapkan segala sesuatunya. Sampai-sampai dia tidak menyangka bahwa Zaldy sebenarnya sedang mempersiapkan proposal yang dulu sempat tertunda di Belitung.

Pada suatu malam di awal bulan Mei, Zaldy mengajak Dita untuk makan malam di suatu restoran unik di Jakarta. Saking serunya menikmati suasana makan di restoran tersebut, Dita pun tidak menyadari gelagat aneh Zaldy yang sepanjang acara dinner bolak balik ke kamar mandi yang ternyata sedang mempersiapkan sesuatu. Ada 17 set menu yang disajikan dan sebelum set menu terakhir, Chef Andrian membawakan kue coklat yang bisa dimakan dengan bentuk cincin yang bertuliskan “Will You Marry Me, Dita Eka Septiawati?”. Zaldy pun keluar membawa bunga & puluhan balon. “He’s down on his knees, brought out the ring and asked me to marry him. I just couldn’t handle it, cuma bisa nangis dan gak bisa ngomong apa-apa, tapi akhirnya aku menjawab “OF COURSE!!” kisah Dita.

Acara lamaran ini bertemakan DIY Simple Decoration, karena untuk dekorasi benar-benar dipersiapkan oleh Dita dan Zaldy serta dibantu sepupunya. Chalkboard-chalkboard yang ada di acara lamaran ditulis sendiri olehnya dengan menggunakan kapur dan spidol putih. Botol-botol emas sebagai vas bunga dan lampu-lampu emas bertuliskan engagement day Dita-Zaldy dicat sendiri oleh mereka berdua dengan menggunakan pylox emas. Dita juga meminta ibunya untuk membeli kotak kayu bekas untuk dicat ulang dan dijadikan meja artsy sebagai center point dari dekorasi acara ini. Selain itu, mereka juga membeli bunga-bunga dan daun-daun rambat untuk kami dirangkai sendiri. “I spent more time decorating the engagement than making myself pretty hehe. Tetapi aku puas karena hasil dekorasi acara lamaran kami sesuai yang diharapkan,” ujar Dita.

Tips dari Dita untuk membuat dekorasi DIY adalah pertama-tama harus menentukan konsep yang diinginkan, searching di Pinterest, Instagram dan website wedding seperti The Bride Dept akan sangat membantu. Setelah konsep terbentuk maka akan lebih mudah untuk menentukan hal-hal apa saja yang dibutuhkan. Tidak jarang barang-barang tidak terpakai bisa dimanfaatkan, hanya dengan membersihkan atau mengecatnya kembali, misalnya botol bekas atau kotak kayu bekas tempat buah dari pasar tradisional.

Di hari lamarannya, Dita terlihat cantik dengan balutan kebaya berwarna navy blue yang menjadi warna favoritnya. Sejak awal, Dita sudah terbayang untuk menggunakan kebaya warna biru dan lipstick berwarna maroon dengan flower bouquet dan hiasan rambut yang terbuat dari baby breath. Namun di tengah-tengah persiapan, sesungguhnya dia sempat terdistraksi dengan warna-warna masa kini yaitu pink pastel, hingga akhirnya Dita membuat 2 kebaya. Sampai hari H pun, Dita masih belum memutuskan akan memilih kebaya yang mana. “Tapi atas keyakinan dan didukung oleh pendapat Teh Nanath sebagai makeup artist dan sahabatku Indah, akhirnya aku memutuskan untuk kembali ke rencana awal yaitu kebaya biru dan lipstick merah maroon,” jelas Dita.

Momen yang paling berkesan untuk Dita adalah ketika ayahnya memecahkan keseriusan di tengah suasana lamaran yang berlangsung formal sejak acara dimulai. Ayah Dita memberikan candaan-candaan yang membuat semua orang tertawa dan disambut oleh MC yang merupakan Paman Dita sendiri, sehingga acara pun menjadi cair dan semakin intimate. “Bapak saya juga sempat menanyakan hal konyol kepada Zaldy : “Zaldy, kamu yakin memilih anak saya? Banyak loh sepupu-sepupu Dita gak kalah cantik-cantik juga” dan semua pun tertawa mendengarnya,” kisah Dita.

Top 3 vendors yang dipilih oleh Dita dan Zaldy adalah:

1. The Daydreamstory

“Nadya, the girl behind the lens tak lain dan tak bukan adalah teman dekatku. We have the same taste of photography sehingga kami puas dengan hasil foto-fotonya terutama videonya”.

2. Gardeniadiary

“Kru Gardeniadiary sangat ramah dan lihai untuk mengarahkan kami dalam pengambilan foto. Keluargaku sangat senang karena banyak  moment-moment penting terabadikan oleh Gardeniadiary”.

3. Nanathnadia

 “One word, flawless!”

Bagi para pasangan yang sedang menyiapkan acara lamaran, Dita membagi tips berikut:

  1. Sharing seluruh ide dan realisasinya dengan pasangan kalian. Karena seberat apapun persiapan yang kalian lakukan, akan lebih menyenangkan kalau dikerjakan berdua.
  2. Jangan segan-segan meminta bantuan keluarga terdekat, karena keluargaku benar-benar membantu terutama dekorasi bahkan sampai H-1 sebelum lamaran
  3. The most important thing is that your engagement doesn’t have to be expensive, but it needs to be memorable
×