Lamaran Indira dan Maudi di Wyl’s Kitchen

By Motya Anjani on under The Engagement

Lamaran Indira dan Maudi di Wyl's Kitchen

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Pernahkah terbayangkan olehmu apabila dengan mengikuti ajang Abang None, kamu akan bertemu dengan jodohmu? Artikel kali ini membahas acara lamaran Indira dan Maudi yang keduanya merupakan finalis Abang None 2017.

Indira dan Maudi pertama kali bertemu tanggal 11 Maret 2017, dimana keduanya sedang mengikuti seleksi Abang None Jakarta Selatan. Mereka berdua lolos seleksi dan Indira menjadi None no. 18, sedangkan Maudi sebagai Abang no. 7. Selama 1,5 bulan latihan, Maudi selalu baris tepat didepan Indira. Keduanya mulai dekat sejak Indira sering “menebeng” Maudi untuk pulang kerumah. “Dari situ, kami mulai dekat dan mulai chat, main tebak-tebakan, bertukar playlist lagu dan ternyata selera musik kami cocok!” tambah Indira.

Setelah malam final Abang None, Maudi mulai chat Indira secara intense dan mengajak Indira pergi untuk pertama kalinya. Ternyata, hari itu adalah hari ulang tahun ibu Maudi, dan Indira diajak makan bersama keluarga Maudi. “Saat itu aku agak bingung karena baru jalan pertama dan malah ikut acara keluarganya. Tapi setelah hari itu, hubungan kami tambah dekat dan sebulan kemudian Maudi menyatakan perasaannya, yaitu tepat saat malam lebaran,”.

Indira dan Maudi sama-sama memiliki cerita yang lucu. Papa Indira adalah orang yang sangat protective terhadap anak perempuannya dan tidak pernah setuju dengan semua pacar Indira yang sebelumnya. Namun papa Indira sangat setuju saat Indira ingin menjalin hubungan serius dengan Maudi! Sedangkan ibu Maudi, pernah melihat foto Abang None angkatan Indira dan Maudi. Sebelumnya ibu Maudi belum pernah bertemu atau kenalan dengan Indira, namun saat melihat foto tersebut beliau menunjuk Indira dan berkata ke Maudi “Mama mau dia jadi istri kamu,”. Tepat saat hari ulang tahun Indira, Maudi melamar Indira di cafe favorit mereka. Empat hari setelahnya, Maudi meminta izin kepada orang tua Maudi dan pada bulan November 2017 mereka mulai mempersiapkan semua urusan lamaran dan pernikahan.

Untuk hari lamarannya, Indira dan Maudi memilih warna dusty pink untuk dekorasi dan busana yang mereka dikenakan. Model kebaya yang Indira pilih adalah kebaya panjang yang desain dan bahannya ia pilih sendiri. Indira juga menggunakan kain wiron agar ada sentuhan Jawa pada lamarannya, karena mama Indira berasal dari Blitar.

Menurut Indira, momen yang paling berkesan adalah saat ia masuk ruangan diiringi oleh para bridesmaid dengan mukanya yang ditutup kain. Indira jalan melewati lorong dan diiringi lantunan doa dan sholawat. “Awalnya aku sudah memilih lagu saat masuk, tapi ternyata suasana lebih terbangun dengan lantunan doa secara live.”

Top 3 vendors rekomendasi Indira:

1. Wyl’s Kitchen

“Tempatnya bagus dan lokasinya strategis. Makanannya juga enak! Hanya saja agak sulit untuk booking tanggal karena seringkali fullbooked.”

2. Memorize Photography

“Aku mendapatkan foto dari momen-momen yang aku inginkan. Setelah lamaran juga mereka mengarahkan untuk foto semi-prewedding.”

3. @riripsrmakeup

Makeup-nya natural dan harganya sangat terjangkau untuk acara lamaran.”

Tips untuk para brides-to-be:

“Aku sangat senang dengan suasana hangat saat hari lamaranku. Oleh karena itu, undang teman-teman terdekat saja. Kamu juga bisa tentukan dresscode, karena dengan tone warna yang senada dapat membuat hasil foto yang bagus. Book venue dari jauh hari apabila ingin mengadakan acara di luar rumah. Rapat dan arahkan fotografer mengenai best angle dan momen-momen yang ada nantinya. Gunakan busana dan makeup yang dapat membuatmu merasa paling cantik. Karena kalau tidak pede, nanti auranya akan hilang. Goodluck!”

 

×