Lamaran Jasmine dan Riska dengan Nuansa Bronze

By Motya on under The Engagement

Lamaran Jasmine dan Riska dengan Nuansa Rustic Bronze

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Residential

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue Private Residence

Event Styling & Decor Kava Studio

Event Styling & Decor Akaya Tent

Photography Memorize Photography

Make Up Artist Maharani Nilla

Hair Do Fajri Salon New

Catering Dasa Catering

Wedding Organizer Chandira Wedding Organizer

Seserahan Sentra Bunga Seserahan

Bride's Attire La Mariee Official

“Pertemuan pertama-ku dengan Riska sangat unpredictable. Siapa sangka akan bertemu calon suami di salon?” kata Jasmine memulai ceritanya.

Saat itu teman Jasmine akan melakukan consignment product di salon milik Jasmine. Ternyata teman Jasmine tidak bisa hadir, sehingga digantikan oleh rekannya yang bernama Riska. Awalnya Jasmine mengira bahwa Riska adalah seorang wanita, “Siapa sangka ternyata yang datang malah laki-laki!”.

Jasmine menceritakan tentang sweet proposal yang dilakukan oleh Riska, yaitu saat ulang tahun Riska bulan November 2017. “Aku yang sudah mempersiapkan surprise, malah dapat surprise balik,”. Sehari sebelum ulang tahun Riska, mereka berdua makan malam di suatu restoran di Ubud, Bali. Jasmine berencana untuk memberikan surprise Riska jam 12 malam, tapi saat makan malam tersebut, Riska bertingkah aneh. Jasmine sendiri tidak menyadari kalau Riska sedang mempersiapkan surprise. Riska berkata kalau dia sakit perut sampai harus dua kali ke toilet. Jasmine sama sekali tidak curiga karena Riska adalah tipe orang yang mudah ke toilet, terlebih saat setelah makan. Setelah 30 menit tidak kembali dari toilet, akhirnya manajer restoran memanggil Jasmine dan berkata bahwa Riska tiba-tiba sakit sehingga harus dibawa ke klinik. Akhirnya Jasmine mengikuti manajer restoran dan ternyata ia dibawa ke salah satu meja yang sudah dihias sehingga meja tersebut terlihat cantik dan romantis. “Disitu Riska berlutut melamarku! Tanpa keraguan dan pikir panjang, aku tau kalau Riska adalah satu-satunya orang yang akan selalu ada dan bisa melengkapiku.” kata Jasmine. Riska berkata kalau jawaban “I do” dari Jasmine adalah kado terbaik selama 29 tahun. So sweet!

Jasmine mendesain dan membuat kebayanya sendiri dengan niat menghemat biaya. Ternyata, calon ibu mertua Jasmine memiliki usaha jahit pribadi, sehingga Jasmine menggunakan jasa jahit tersebut semaksimal mungkin untuk berhemat. Jasmine juga tidak menginginkan warna yang mainstream untuk kebayanya. Apabila busana lamaran identik dengan warna muda atau soft, Jasmine sendiri memilih warna bronze. Menurut Jasmine, warna bronze adalah warna yang timeless dan cantik dipakai baik siang maupun malam hari. Sedangkan untuk dekorasi, Jasmine menyesuaikan dengan warna busana dan perabotan didalam rumahnya. Karena tidak perlu dekor terlalu banyak di dalam rumah, Jasmine meminta vendor dekorasi untuk membuat dekorasi dengan tema simple rustic.

Menurut Jasmine, momen yang paling berkesan dari hari lamarannya adalah saat kondisi ayah Riska membaik menjelang hari lamaran. Seminggu sebelum hari H, ayah Riska sempat dirawat karena stroke. Karena kondisi tersebut, Jasmine dan Riska sempat berpikir untuk mengundur hari lamaran. Wacana tersebut terdengar oleh ayah Riska dan surprisingly dalam keadaan dimana dibutuhkan 3-4 minggu untuk pemulihan kesehatan, ayah Riska berkata “The show must go on,”. Sejak saat itu, kondisi beliau membaik dan bisa hadir di acara lamaran Jasmine dan Riska. “Disitu aku benar-benar melihat dan merasakan bahwa apabila ada jalan pasti akan diberi kemudahan oleh Allah,” kata Jasmine.

Top 3 vendors rekomendasi Jasmine:

1. Akaya Tent

“Aku baru kontak Akaya Tent H-7 acara lamaran. Awalnya aku tidak kepikiran untuk pakai tenda, karena semua acara akan didalam rumah. Tapi agak riskan karena pertengahan Februari masih musim hujan. Mas Rido dan Mbak Ika benar-benar membantu! Aku sempat hopeless karena baru menghubungi mereka H-7. Ditengah-tengah survei dan loading – unloading, pasangan ini membawa anaknya yang berumur kurang dari sebulan. Mas Rido dan Mbak Ika benar-benar menunggu sampai selesai walaupun ada person-in-charge di rumahku.”

2. Memorize Photography

“Aku lihat hasil foto lamaran sepupuku, aku memang ingin difoto oleh Memorize. Alhamdulillah tanggal lamaran dan pre-wedding pas dengan schedule Memorize, dimana aku baru deal H-7.”

3. Dasa Catering

“Selain enak, Dasa Catering juga memberikan beberapa complimentary untukku.”

Tips untuk para brides-to-be dalam mempersiapkan acara lamaran:

“Lamaran adalah salah satu langkah besar menuju momen yang sakral. Kalau bisa, utamakan yang hadir adalah keluarga dekat agar lebih dapat momennya. Cantik itu tidak perlu mahal, compare vendor-vendor yang kamu inginkan. Tidak harus vendor besar dan mahal kok! Selama kamu mau turun untuk mencari vendor sendiri, kamu bisa membuat acara lamaran impian kamu sesuai dengan budget yang sudah disiapkan.”