Lamaran Manis dengan Unsur Shibori ala Fiona dan Tom

Style Guide

The Vendors Who Made This Happen

Lamaran

Perkenalan yang tak disengaja antara Fiona dan Tom ternyata berakhir manis. Berawal dari perkenalan melalui sahabat mereka, kemudian berlanjut via Twitter untuk janjian ketemuan. Walaupun memiliki background pekerjaan yang berbeda, Fiona, seorang Fashion Stylist dan Tom bergelut di dunia IT, namun ternyata mereka bisa ngobrol berbagai topik seru. Mereka pun ternyata memiliki beberapa kesamaan seperti menyukai aliran musik yang sama dan doyan ngopi. Hanya butuh waktu satu bulan untuk Fiona dan Tom akhirnya sepakat berpacaran.

“Aku ketemu Tom pada tanggal 12 November 2011, sebenarnya tidak sengaja dikenalkan oleh sahabatnya Tom. Orangnya asik dan enak diajak ngobrol. Saat itu kita ngobrol sampai larut malam. Sempat beberapa kali mention di Twitter untuk janjian bertemu minggu depannya. Tapi ternyata pas minggu depan, Kathy, teman kami, tidak bisa ikut. Lalu kami memutuskan untuk pergi berdua saja. Setelah itu baru intens ketemu dan tidak sampai 1 bulan, kami memutuskan untuk pacaran.” tutur Fiona.

Fiona dan Tom berpacaran hingga 5 tahun dan pada tanggal 3 Desember 2015, tepat di hari ulang tahun Fiona, Tom mengajaknya ke Gaia Restaurant, The Plaza. Sayangnya ajakan Tom tidak langsung disambut manis oleh Fiona, karena Fiona malas dan mendadak ingin makan malam di warung pinggir jalan saja. Tom lalu panik dan membujuk Fiona untuk dress up. Bujukan Tom pun berhasil dan mereka akhirnya menikmati makan malam sambil menikmati pemandangan indah Jakarta. Di tengah obrolan mereka yang seru, Tom tiba-tiba berubah menjadi serius. Fiona pun merasa aneh dengan hal tersebut. Tetapi tanpa disangka Tom mengeluarkan sebuah kotak cincin dan melamar Fiona. Fiona kehilangan kata-kata dan menangis terharu lalu kemudian menjawab lamaran Tom tersebut.

Karena kedua nya berasal dari latar belakang yang multicultural, mereka pun memutuskan untuk mengambil tema  lamaran yang umum. Mereka menyelipkan unsur Shibori. Shibori sendiri adalah teknik pewarnaan kain yang berasal dari Jepang dan menggunakan warna dasar biru dan putih. Fiona menginginkan suasana lamaran yang kekeluargaan dan santai, tidak terlalu kaku dan formal. Hal ini juga dimaksudkan agar semua yang datang bisa betah sampai akhir acara.

Sejak dulu, Fiona sangat menyukai kerajinan tangan, oleh karena itu ia pun memutuskan untuk mendekor sendiri acara lamarannya. Sehari sebelum acara berlangsung ia sudah sibuk mendekor dengan bantuan adik, mama dan temannya. Fiona yang kebetulan memiliki alergi bunga, lebih memilih untuk memakai daun, ranting dan aksen kayu sebagai pemanis dekorasi. Selain itu, Fiona juga secara khusus mendesain Shibori yang makin mempercantik dekorasi dalam acara lamarannya.

Acara dimulai dengan prosesi keluarga Fiona menyambut keluarga besar Tom. Keluarga Tom lalu memberi seserahan yang sudah dipersiapkan dan ditata cantik oleh teman Fiona, Sitha dari Kemas. Keluarga saling duduk berhadapan dan perwakilan keluarga menyampaikan maksud untuk melamar. Kemudian Fiona dipanggil untuk memberi keputusan. Sebelum Fiona muncul, Tom harus menebak dulu kaki Fiona diantara kaki-kaki saudara Fiona yang lain. Jika Tom memberikan jawaban yang benar maka lamaran diterima. Untungnya jawaban Tom benar! Kemudian Mama Fiona memberikan syal Shibori sebagai tanda bahwa Tom sudah menjadi bagian dari keluarga besar Fiona.

“Shibori ini aku buat dan jahit satu-satu. Warnanya  matching dengan dress code atasan putih dan bawahan jeans biru. Setelah itu acara dilanjutkan dengan perkenalan masing-masing keluarga, lalu berdoa, makan dan foto-foto,” cerita Fiona.

Untuk baju, Fiona mempercayakan Atelier Isaura, temannya sendiri untuk mendesainnya. Fiona memilih kebaya dengan dekorasi pita untuk menambah kesan manis, karena biasanya Fiona agak tomboy. Kain rok disesuaikan dengan kemeja Tom yaitu Batik Tulis dengan motif Awan dari Bluesville.

Vendor yang direkomendasi oleh Fiona dan Tom:

1. Aenigma Picture

“Suka banget semua hasilnya sesuai dengan tone yang aku suka. Sangat Instagramable. Teamnya ada enam orang dan bekerja dengan sungguh-sungguh. Setiap detailnya difoto dan mereka bisa mengabadikan momen yang kekeluargaan. Tidak hanya itu, mereka sudah siap bahkan dari pagi sekali.”

2. Kemas (Instagram : @_dikemas)

“Tidak hanya sekadar merias, tapi teman aku Sitha juga menyarankan apa yang bagus di dalamnya. Semua dihias sesuai dengan tema, padahal aku kasih barangnya lumayan mepet. Aku suka sekali aksen kayu, pinus, goni yang menurut aku simple tapi tetap berkonsep dan unik sekali.”

3. Yona Catering

“Tante Yona ini baik sekali dalam mengajak diskusi mana yang enak dan harus aku ambil. Makanannya mendapat nilai positif dan pujian dari semua keluarga. Bahkan Om aku suka banget sama Rujak Pengantin nya. Aku memang sengaja memilih makanan Indonesia karena memang suka dan masuk di semua lidah. Dari Bakso Tahu, Ayam Panggang Madu, Puyunghai, sampai Dessert Surabi Kinca Durian. Porsi nya pun banyak dan tidak akan takut kekurangan. Team catering juga menyiapkan meja dan sudah memasang taplak yang sangat rapih hari sebelumnya.”

4. Atelier Isaura

“Aku memercayakan busana yang aku kenakan kepada teman sendiri, Atelier Isaura. Kebaya tersebut juga ditambahkan aksen lace sehingga terlihat sangat manis.”

5. Bluesville

“Motif Awan di Batik tulis untuk kemeja Tom dan rok yang ingin aku pakai sebenarnya sudah habis, tetapi mereka mau memproduksi lagi untuk dipakai di acara spesial ini.”

6. Vizzily Vizzya dan Ade Ragil

“Duo favorit aku. Hasilnya aku suka banget. Make up yang tidak hanya terlihat bagus, tapi juga sangat halus waktu saat di foto. Mengeluarkan aura dan membuat pangling keluarga. Mas Ade juga baik meminjamkan aku hiasan rambut untuk aku pakai.”

Tips dari Fiona dalam empersiapkan lamaran:

“Tanyakan dulu dari kedua belah pihak keluarga apakah masih ada adat istiadat yang harus dijalankan, lalu komunikasikan dengan baik selama persiapan. Jika ingin mendekor sendiri, jangan segan minta pertolongan keluarga atau teman. Bride-to-be juga harus fit dan tidak boleh terlihat lelah pada hari H. Masukkan juga unsur yang disukai oleh kamu dan pasangan, seperti makanan favorit atau warna. Sehingga kamu juga senang dalam menjalankannya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *