Lamaran Manis di Rumah Putih ala Indira dan Randi

By Renya Nuringtyas on under The Engagement

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Restaurant

Colors

Vendor That Make This Happened

Lamaran

Venue Rumah Putih Poolside Restaurant

Event Styling & Decor Ematey.co

Photography Fotologue Photo

Videography Daily Photo Jakarta

Kebaya Joko Sutono

Make Up Artist Fauzia Hanum

Invitation Kodelatte

Souvenir Bee Handi Crafts

“Speechles!” begitulah tanggapan Indi saat Randi melamarnya tepat 10 hari setelah mereka bertemu untuk pertama kalinya. Indi sama sekali tidak menyangka bahwa Randi akan melamarnya saat itu. Mau tahu cerita lengkap mengenai kisah cinta Indi dan Randi sampai ke acara Lamaran mereka berdua? Yuk kita simak kisahnya.

Suatu malam, Randi mengajak Indi makan malam tanpa memberitahu kemana mereka akan pergi. Ternyata, Randi mengajaknya untuk makan malam romantis di restoran Segarra, Ancol. Saat mereka berdua kembali ke mobil setelah makan malam usai, tiba-tiba Randi mengeluarkan rangkaian bunga mawar biru dan langsung melamar Indi. Saat itu, Indi sempat meminta waktu sebentar untuk berpikir, namun bukan karena ia tidak yakin dengan Randi, tapi karena ia kaget dan speechless! Namun, Randi tidak perlu mengunggu terlalu lama, karena malam itu Indi menerima lamaran Randi.

“Sejak pertama kali saya bertemu dengan Randi, entah mengapa saya sudah yakin bahwa dia adalah orang yang saya cari selama ini untuk menjadi pendamping hidup saya, dan saya pun menerima lamaran Randi saat itu juga,” kenang Indi.

Kisah mereka berawal di bulan November 2014 saat dikenalkan oleh dua orang sahabat mereka berdua. Sebenarnya mereka berasal dari universitas yang sama, bahkan dari fakultas yang juga sama. Namun karena mereka terpaut lima angkatan, mereka saat itu tidak saling mengenal satu sama lain. Perkenalan mereka terjadi saat Randi sudah bergelar dokter dan bekerja di salah satu rumah sakit di Jakarta Timur, sedangkan Indi saat itu masih berstatus mahasiswa. Setelah perkenalan itu, hubungan mereka berlanjut dan akhirnya Indi dan Randi memutuskan untuk berpacaran. Setelah 6 bulan berpacaran, mereka harus manjalani hubungan LDR karena Randi harus meneruskan kuliahnya dan mengambil program spesialis di Kota Solo. Menjalani hubungan jarak jauh tidak menjadi halangan untuk mereka berdua untuk serius dalam menjalani hubungan, sampai akhirnya Indi dan Randi memutuskan untuk menjalani hubungan ke jenjang yang lebih serius dan mulai merencanakan acara lamaran resmi dengan mengundang kedua keluarga.

Untuk acara lamaran resmi ini, Indi dan Randi sepakat untuk menyelenggarakannya di bulan Mei 2016. Kondisi Randi yang saat ini tengah melanjutkan kuliahnya di Solo dan Indi yang memiliki kesibukan sebagai Dokter Muda, juga tidak menjadi halangan bagi mereka untuk melakukan persiapan acara lamaran mereka dengan baik.

Acara lamaran Indi dan Randi diselenggarakan di Rumah Putih Poolside Restaurant, yang sengaja dipilih oleh Indi karena suasana retoran tersebut nyaman dan homey. Rumah Putih Poolside Restaurant sendiri berlokasi di belakang rumah si pemilik restoran lengkap dengan kolam renang cantik dan dikelilingi pepohonan rindang. Sempat ada ide untuk menyelenggarakan acara lamaran di kediaman keluarga Indi, namun melihat pengalaman acara Lamaran kakak Indi yang pada waktu itu diselenggarakan di rumah, keluarga akhirnya memutuskan untuk menyelenggarakan acara lamaran Indi dan Randi di Rumah Putih Poolside Restaurant, yang tidak hanya nyaman, namun juga karena lokasinya berdekatan dengan kediaman keluarga Indi, sehingga tidak terlalu sulit untuk menginformasikan lokasi acara kepada para undangan.

 

Tema yang dipilih oleh Indi dan Randi untuk acara Lamaran mereka adalah simple dengan nuansa deep colors. Karena bertema simple, Indi tidak menambahkan dekorasi yang terlalu banyak dan kebetulan, venue yang ia pilih juga telah memiliki dekorasi berupa bunga-bunga artificial yang cantik. Indi hanya menambahkan paper flower backdrop sebagai hiasan untuk mempercantik suasana dan sebagai lokasi untuk foto bersama. Saat ditanya kenapa Ia memilih paper flower? Indi bercerita bahwa paper flower memiliki kenangan dan cerita tersendiri bagi mereka berdua, “Paper flower sangat menggambarkan kami, karena sudah tiga kali Randi memberikan kejutan berupa bucket paper flower kepada saya,“ ujar Indi.

Meskipun acara lamaran Indi dan Randi tidak mengangkat unsur adat dan budaya, baik dari keluarga Indi maupun keluarga Randi, mereka tetap memasukkan unsur tradisional pada busana yang mereka kenakan. Indi, yang merupakan penggemar warna-warna deep, memilih warna burnt orange sebagai warna kebaya yang dikenakannya, dipadukan dengan kain jumputan khas Palembang yang merupakan kota kelahiran Ayah Indi. Masih bertema Palembang, keluarga Indi juga mengenakan busana kain jumputan Palembang berwarna maroon. Serasi dengan busana Indi, Randi mengenakan kemeja berwarna burnt orange dengan motif khas Makassar, yang merupakan kota kelahiran Ibunda Randi. Keluarga Randi juga mengenakan busana bermotif Makassar berwarna evergreen.

Indi dan Randi hanya mengundang keluarga dekat dan sahabat yang berjumlah kurang lebih 150 orang untuk hadir di acara lamaran mereka. Undangan dikirim melalui social media dengan desain yang unik berkat bantuan dari @kodelatte (Instagram) yang membantu membuat sketsa wajah Indi dan Randi sebagai desain undangan tersebut. Serunya lagi, nasi tumpeng yang dihidangkan di acara juga berbentuk wajah mereka berdua lho!

Ada satu momen yang sangat berkesan bagi Indi, yaitu momen disaat Randi memberikan surprise berupa green tea cake dengan hiasan bunga mawar diatasnya. Selama dua tahun berpacaran, terlebih lagi karena mereka berada di dua kota yang berbeda, mereka seringkali memberikan surprise kepada satu sama lain. Mulai dari memesan case handphone dengan sketsa wajah mereka berdua, mengirimkan rangkaian paper flower, hingga memesan sepasang gelang bertuliskan nama mereka berdua dalam bahasa Arab. Momen lain yang juga berkesan bagi Indi adalah saat para sahabatnya memberikan surprise untuk merayakan hari ulang tahunnya, yang hanya berselang 11 hari dari acara lamaran Indi dan Randi.

Berikut top 3 vendor pilihan Indi dan Randi:

1. Fauzia Hanum (@fauziahanummakeup)

Make up Hanum membuat wajah saya menjadi ‘manglingi’ tanpa terlihat berlebihan.

2. Umara Catering

Keluarga dan sahabat-sahabat kami setuju, makanan dari Umara sangat enak!

3. Fotologue Photo

Hasil foto-fotonya sesuai dengan keinginan kami.

Dan buat kamu brides-to-be yang sedang mempersiapkan acara lamaran, yuk simak tips dari Indi berikut ini:

Nomor satu yang harus diperhatikan dalam mempersiapkan acara lamaran, apalagi untuk para pasangan yang menjalani long distance relationship, adalah komunikasi! Mulai dari apa yang kamu inginkan, dia inginkan, atau keluarga inginkan dalam acara lamaran. Tidak perlu bertemu langsung, sisihkan waktu saat sedang bertelepon untuk membicarakan persiapan lamaran hingga mendapat kesepakatan. Nah, yang harus ditentukan pertama kali adalah konsep lamaran baru kemudian memilih vendor-vendor yang akan kamu gunakan. Jangan memaksakan keinginan kamu kalau memang tidak sesuai dengan konsep yang sudah kamu, pasanganmu, dan keluarga setujui bersama. Buat to-do-list untuk persiapan lamaran kamu, jangan lupa untuk bagi tugas dengan pasanganmu atau keluarga atau sahabatmu. And enjoy every moment of your preparation!